• Follow Us On : 

Kapolda Jateng Sebut Eksekusi Mati 2 Warga Meranti Ditunda, Bukan Dibatalkan.


Redaksi | Jumat,29 Juli 2016 - 22:03:43 WIB
Dibaca: 1516 kali 
Kapolda Jateng Sebut Eksekusi Mati 2 Warga Meranti Ditunda, Bukan Dibatalkan. Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono ©TribunJateng

CILACAP - Dari 14 orang tahanan yang masuk dalam daftar eksekusi mati di Pulau Nusakambangan Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, 4 diantaranya telah dieksekusi termasuk Freedy Budiman pada Jumat (29/7/2016) dini hari. Eksekusi terhadap 10 tahanan lainnya termasuk dua warga Kabupaten Kepulauan Meranti Riau ditunda, bukan dibatalkan.

Hal ini disampaikan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono saat dikonfirmasi soal ditundanya eksekusi mati terhadap 2 warga Riau tersebut. Menurutnya, eksekusi bukan dibatalkan, namun ditunda sampai waktu yang ditentukan oleh Kejaksaan Agung.

"2 Warga Riau eksekusi ditunda bukan dibatalkan. Untuk yang lainnya belum dilaksanakan," ujar Condro, Jumat (29/7/2016). 

Dua terpidana mati asal Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti Riau itu bernama Agus Hadi alias Oki dan Pujo Lestari.

Saat ditanya kapan waktu pelaksanaan eksekusi mati tersebut, Condro mengaku belum bisa memastikan. Pihaknya menunggu koordinasi dari Kejaksaan Agung.

"Selanjutnya kita masih menunggu keputusan dari Kejaksaan Agung," ucap mantan Kapolda Riau itu.

Salah satu yang dipastikan dieksekusi adalah gembong narkoba Freddy Budiman. Tiga terpidana mati lainnya adalah Michael Titus Igweh (Nigeria), Humprey Ejike (Nigeria), dan Gajetan Acena Seck Osmane (Afrika Selatan).

"Sementara ini baru empat, sisanya bertahap," kata Noor Rachmad di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (29/7/2016) dini hari. Dia didampingi Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono.

Sumber : merdeka.com


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,11 Agustus 2016 - 14:43:59 WIB
Mafia BBM & CPO Ilegal Kebal Hukum...?

Diduga Ada Oknum yang Mem-backing, Kapolda Riau Lepas Tangan...?

DUMAI (WR) - Disinyalir Mobil Tanki Depot pemasaran PT Pertamina Dumai yang biasa mendistribusi Baha

Kamis,31 Agustus 2017 - 23:28:02 WIB

Anak Meninggal, Istri Sakit, Kapolda : Yang Salah Kami Pecat

PEKANBARU (Wahanariau) - Sungguh mengharukan, bagi siapapun yang mengalami nasib seperti ini, pasti

Minggu,14 Agustus 2016 - 14:20:10 WIB

Kapolda Riau Diminta Menindak Tegas Mafia Minyak Ilegal

DUMAI (WR) - Penampungan Bahan Bakar Minyak Ilegal dikawasan Bagan Besar Kecamatan Bukit  Kayu

Senin,27 Agustus 2018 - 05:06:30 WIB

Menyoal Video Viral Neno Warisman, Gamari Minta Kapolda Riau Mundur dan Usut Keterlibatan Kabinda

PEKANBARU - Video-video seputar penahanan dan pemulangan aktifis #2019GantiPresiden, Neno Warisman,

Jumat,26 Agustus 2016 - 16:14:01 WIB

Kapolda Sebut Hari Ini Situasi Kondusif, Pasca Kerusuhan Berujung Maut di Meranti

MERANTI (WR) - Pasca kericuhan di Polres Meranti, kini situasi telah kondusif. Masyarakat sudah bera

Sabtu,13 Agustus 2016 - 03:37:57 WIB
Diduga Istri Selingkuh

Dua Anggota Polisi Cekcok dan Tembakan, Ini Kata Kapolda Riau

PEKANBARU (WR) - Dua anggota polisi di Pekanbaru terjadi keributan dan sempat meletuskan senjata t

BERITA LAINNYA
Senin,16 September 2019 - 14:41:37 WIB

Tinjau Karhutla di Pelalawan, Gubri Merasa Aneh

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar usai melakukan peninjauan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di

Senin,16 September 2019 - 14:36:38 WIB

Presiden Diharapkan Bisa Membantu Penyelesaian Kabut Asap di Riau

PEKANBARU - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) diagendakan akan berkunjung ke Provins

Senin,16 September 2019 - 14:33:46 WIB

Bupati Kampar Berharap Semoga Bencana Kabut Asap Segera Berakhir

KAMPAR - Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dibeberapa titik di Provinsi Riau sudah

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI