• Follow Us On : 

Permainan Kotor Pabrik Bikin Harga Karet Anjlok


Redaksi | Minggu,26 Oktober 2014 - 18:14:59 WIB
Dibaca: 928 kali 
Permainan Kotor Pabrik Bikin Harga Karet Anjlok

PEKANBARU - DPRD Riau mencurigai pabrik-pabrik karet melakukan permainan kotor dengan monopoli harga terhadap petani sehingga bernilai rendah yakni hanya berkisar Rp4.500/kg dari harga normalnya Rp20.000/kg beberapa bulan terakhir ini.

 "Saya sangat prihatin dengan masalah karet ini, kami mencurigai ada permainan kotor antara pemilik pabrik yang satu dengan yang lainnya. Setelah diselidiki ternyata jika petani menjual ke satu pabrik dengan harga rendah, ketika petani pindah ke pabrik lain harganya justru lebih rendah," kata Ketua DPRD Riau, Suparman di Pekanbaru.

Menurutnya, monopoli tersebut bisa dilakukan karena pabrik karet yang ada hanya dimiliki sekelompok orang. Oleh karena itu, dia mengharapkan peran pemerintah untuk bermusyawarah dengan pemilik pabrik sehingga harga tidak seenaknya ditentukan pemilik.

DPRD Riau sendiri, lanjutnya, juga akan mengundang pemilik pabrik untuk mengkonfirmasi dan menanyakan apa masalahnya sehingga harga bisa berbeda dengan tempat lain seperti di Jambi. Pemanggilan tersebut, katanya, akan dilakukan oleh komisi terkait dan juga dengan menghadirkan persatuan atau perkumpulan petani karet.

 "Masyarakat sangat dirugikan oleh ini. Jika ada indikasi macam-macam atau praktek mafia, kita akan lakukan tindakan yang lebih keras dan upaya hukum lainnya," katanya kutip antara.(wrc)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kamis,18 Oktober 2018 - 00:50:50 WIB

Warga Laporkan Dugaan Korupsi di Kota Sungai Penuh ke KPK

JAKARTA - Sejumlah warga Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Provinsi J

Kamis,18 Oktober 2018 - 00:41:49 WIB

Suap Bupati Bekasi dan Sejumlah Kepala Dinas Diduga Terkait Prizinan Meikarta

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga suap diterima Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasi

Kamis,18 Oktober 2018 - 00:29:50 WIB

Fraksi PKS Tolak Legalisasi Penyebaran Paham LGBT di Sidang Parlemen Internasional

JAKARTA - Delegasi Parlemen Indonesia yang diwakili Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyatakan penol

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI