• Follow Us On : 

Kembalinya Sang Mantan, Suara Partai Golkar Diprediksi Turun


Alink Mhd Iskandar | Kamis,01 Desember 2016 - 02:36:32 WIB
Dibaca: 1074 kali 
Kembalinya Sang Mantan, Suara Partai Golkar Diprediksi Turun Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto. (VIVA.co.id/Ezra Natalyn)

JAKARTA (WAHANARIAU) — Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, berpendapat, pergantian kursi pimpinan DPR dari Ade Komarudin kepada Setya Novanto akan berdampak pada sejumlah agenda yang sudah direncanakan Partai Golkar.

Menurut Siti, partai merupakan representasi suara rakyat. Setiap keputusan atau sikap suatu partai politik akan dilihat dan diamati.

Karena itu, upaya yang dilakukan partai berlambang pohon beringin terkait pergantian pimpinan DPR juga akan dinilai oleh publik.

"Publik mencatat partai mana yang betul-betul bisa dipercaya, setidaknya dalam lima tahun (ke depan)," ujar Siti di Kemenpan RB, di Jakarta Selatan, seperti dilansir kompas.com, Rabu (30/11/2016).

Siti berpendapat, tata aturan memang membolehkan terjadinya pergantian pimpinan, bahkan rehabilitasi nama Novanto sudah dilakukan. Namun, masyarakat tidak pernah lupa dengan kasus "Papa Minta Saham" yang dinilai publik melanggar etika.

Secara bertahap, menurut Siti, dampak yang akan diterima Partai Golkar atas kembalinya sang mantan akan terlihat di pemilihan kepala daerah. Dukungan masyarakat terhadap calon pemimpin yang diusung Partai Golkar akan menurun.

Hal serupa juga bisa terjadi pada Pemilihan Presiden 2019. Partai Golkar akan sulit mendapatkan banyak simpati dan suara masyarakat.

"Publik enggak punya kemewahan, kekuasaan, selain dalam memilih dalam pemilu dan Pilkada. Nanti mereka akan memberi 'penalti' itu," kata dia.

Pergantian pimpinan DPR bermula dari rapat pleno DPP Partai Golkar yang memutuskan Novanto kembali menjadi Ketua DPR dilakukan pada Senin (21/11/2016) lalu.

Keputusan DPP ini mendapatkan dukungan Dewan Pembina, yang sebelumnya meminta penundaan pergantian Ketua DPR.

Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan, keputusan ini diambil dengan mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi terkait kasus "Papa Minta Saham" yang menyeret nama Novanto.

Setelah melalui proses cukup panjang, Novanto pun kembali menjabat ketua DPR. Bahkan, Novanto menjabat ketua DPR tanpa penolakan dari satu pun fraksi. (Kompas)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Sabtu,14 Juli 2018 - 01:55:33 WIB

Satu Korban Terjepit Tongkang di Dermaga PT BDL Indragiri Hilir Meninggal Dunia

TEMBILAHAN - Satu dari dua korban yang terjepit tongkang di Dermaga PT BDL Desa Belantaraya, Kecamat

Sabtu,14 Juli 2018 - 01:17:51 WIB

Ahli Waris Bisa Gantikan JCH yang Meninggal Dunia

PEKANBARU - Ada kabar baik bagi seluruh keluarga Jamaah Calon Haji (JCH) yang berangkat untuk tahun

Sabtu,14 Juli 2018 - 01:03:40 WIB

DPMPTSP Pekanbaru Raih Penghargaan Investment Award 2018

PEKANBARU - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI memberikan penghargaan terbaik nasional dibid

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI