• Follow Us On : 

Dua Kali Mangkir, Ketua DPRD Bengkalis Terancam Dijemput Paksa Polisi


Alink Mhd Iskandar | Jumat,30 Desember 2016 - 21:23:10 WIB
Dibaca: 507 kali 
Dua Kali Mangkir, Ketua DPRD Bengkalis Terancam Dijemput Paksa Polisi Ketua DPRD Bengkalis H. Heru Wahyudi, SH

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Ketua DPRD Bengkalis H. Heru Wahyudi, SH dinyatakan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau sudah 2 kali mengabaikan panggilan penyidik. Surat panggilan ketiga-pun dilayangkan kepada politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, di mana Heru bakal dijemput paksa jika mengabaikannya lagi.

‎"Kalau tidak hadir dalam panggilan, kita akan bawa paksa dengan dilengkapi surat perintah membawa (penangkapan)," tegas Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Rivai Sinambela kepada wartawan, Kamis (29/12/2016).

Rivai menyebutkan, pemanggilan ini bukan untuk pemeriksaan. Melainkan menyerahkan Heru kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau karena berkasnya sudah dinyatakan lengkap atau P-21.

"Pemanggilan ini untuk tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti," sebut Rivai.

Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memerintahkan anggotanya di direktorat tersebut untuk menahan setiap tersangka yang berkasnya sudah dinyatakan lengkap.

"Kalau sudah P-21, harus dipanggil dan ditahan untuk diserahkan ke jaksa," tegas mantan Kapolda Maluku Utara ini.

H. Heru Wahyudi, SH merupakan tersangka dugaan korupsi Bansos di Bengkalis pada tahun 2012 senilai Rp 230 miliar. Dia diduga ikut merugikan negara Rp 31 miliar karena menyetujui dan memberikan Bansos yang diduga tak sesuai peruntukannya.

Heru ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menemukan tiga alat bukti. Ketiga alat bukti itu adalah keterangan saksi dari kelompok dana hibah, hasil audit investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau dan keterangan ahli Kementerian Dalam Negeri terkait penggunaan dana Bansos.

Heru merupakan tersangka kesekian dalam kasus ini, setelah mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dan Kepala Bagian Keungan Kabupaten Bengkalis Azrafiani Aziz Rauf.

Kasus ini juga menjerat lima kalangan legislatif, Rismayeni, Muhammad Tarmizi, Hidayat Tagor, Purboyo dan Jamal Abdillah yang merupakan mantan Ketua DPRD Bengkalis.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka, Heru memang belum ditahan.

Dugaan korupsi dalam kasus ini terjadi tahun 2012 lalu, saat Pemerintah Kabupaten Bengkalis menganggarkan alokasi untuk dana hibah sebesar Rp230 miliar. Diduga dana tersebut disalurkan tidak pada peruntukkannya, atau fiktif. *** (faktariau.com)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,04 Februari 2017 - 19:49:18 WIB
Peringati Hari Kanker Sedunia

Pertamina Serahkan Dua Ambulans Kepada Pemprov Riau

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Difasilitasi anggota DPRD Riau Agus Triansyah, manajemen PT Pertamina menye

Kamis,05 Januari 2017 - 19:54:15 WIB

Tanpa Badan dan Kepala, Seekor Kambing Lahir Hanya dengan Dua Kaki

PELALAWAN (WAHANARIAU) - Masyarakat di Desa Tanjung Sum, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan

Rabu,31 Agustus 2016 - 12:28:10 WIB

Terkait Penggelapan Dua Mobil Dinas Toyota Alphard, Gubri Akan Kirim Satpol PP ke Jakarta Untuk Mencari

PEKANBARU (WR) - Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman saat dikonfirmasi soal mantan pejabat

Selasa,15 November 2016 - 22:43:49 WIB

Kedua Kalinya di Bulan November, Banjir Melanda Tiga Desa di Kemuning

INDRAGIRI HILIR (WR) - Memasuki musim penghujan di akhir tahun 2016, sejumlah Desa di Kecamatan Kemu

Kamis,25 September 2014 - 19:01:55 WIB

Soal Istri Kedua, Abang Oknum Pejabat Meranti Ancam Wartawan

SelatPanjang - Usai menerima keterangan dari diduga istri kedua oknum pejabat dilingkungan Pemda Kep

Jumat,28 April 2017 - 11:04:46 WIB

Masuri dan 770 Personel Federasi SPTI Bakal Goro di Dua Desa di Bengkalis

BENGKALIS - Ketua Federasi Serikat Pekerja Tranportasi Indonesia (F. SPTI) kabupaten Bengkalis, Masu

BERITA LAINNYA
Sabtu,17 Februari 2018 - 13:56:09 WIB

Putri Elvy Sukaesih Patungan Rp 200 Ribu Perorang Buat Beli Sabu

JAKARTA - Putri Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida, disebut patungan untuk membeli sabu buat dikonsum

Sabtu,17 Februari 2018 - 13:49:56 WIB

Dhawiya Putri Elvy Sukaesih Jadi Tersangka Kasus Sabu

JAKARTA - Putri Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida, menjadi tersangka terkait kasus sabu. Polisi

Jumat,16 Februari 2018 - 21:31:13 WIB

Isu BPJS Guru Bantu Riau Juga Diduga Sarat Muatan Politik

PEKANBARU - Belum selesai isu mutasi Kepala Sekolah (Kepsek) yang disebut sarat kepentingan pol


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI