• Follow Us On : 

PN Gelar Sidang Perdana Dugaan Korupsi Buku PADE Dumai


UJ. Jambek | Selasa,24 Januari 2017 - 16:17:35 WIB
Dibaca: 506 kali 
PN Gelar Sidang Perdana Dugaan Korupsi Buku PADE Dumai Tidak terdakwa korupsi kasus dugaan pengadaan buku di Kantor Perpustakaan Dumai digelar di PN Pekanbaru, Selasa pagi

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan buku di Kantor Perpustakaan, Arsip, Data dan Elektronik (PADE), Selasa (24/1/2017) pagi.

Dalam sidang yang digelar di ruang sidang Cakra PN Pekanbaru, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai menghadirkan tiga terdakwa, Syahdi Rahman, Rozali Umar dan Syamsul Rizal.

Pada sidang perdana yang dipimpin hakim ketua Dahlia Panjaitan itu, JPU Kejari Dumai, Andy Bernard membacakan isi dakwaan terkait kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh ketiga terdakwa.

Setelah mendengar dakwaan dari JPU Kejari Dumai, hakim ketua memberikan kesempatan kepada ketiga terdakwa untuk berkonsultasi dengan pihak penasehat hukumnya, untuk mengajukan eksepsi atau tidak.

Terdakwa Rozali Umar melalui penasehat hukumnya memurskan untuk tidak mengajukan eksepsi terkait dakwaan JPU. Dua terdakwa lainnya, Syahdi Rahman dan Syamsul Rizal juga tidak menyatakan tidak eksepsi.

Untuk pembuktian perkara, JPU Kejari Dumai meminta waktu satu minggu untuk mengahdirkan para saksi dan sidang dugaan korupsi pengadaan buku d PADE Dumai ditunda hingga pekan depan.

"Sidang ditunda hingga Selasa (31/1/2017) mendatang, dengan agenda pembuktian perkara, mendengarkan keterangan saksi JPU. Bagi terdakwa, jika ingin mengajukan eksepsi bisa dilakukan pada sidang berikutnya," kata hakim ketua Dahlia Panjaitan.

"Untuk penasehat hukumdan JPU untuk hadir kembali dalam sidang berikutnya," tutup hakim ketua.***(goriau)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,19 Maret 2017 - 13:04:53 WIB

Beli Hp Curian Milik Guru SMPN 16 Mandau, Ayah dan Anak di Kandis Ini Diamankan Polisi

DURI (WAHANARIAU) -- Ayah dan anak warga Desa Libo Jaya Kecamatan Kandis, Siak, Riau harus mendekam

Selasa,26 September 2017 - 05:32:54 WIB

Memalukan... PNS Cantik Nakal, Berawal Dari Utang Berlanjut Goyang di Ranjang

SOLO - Kelakuan pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Koperasi Kota Surakarta berinisial AI (46) ini j

Jumat,28 Oktober 2016 - 20:37:33 WIB

Dibogem Mentah, PNS Pukesmas Polisikan Suaminya

INDRAGIRI HILIR (WR) - Ek (43), seorang wanita Pegawai Negeri Sipil (PNS) di UPT Puskesmas Pelangira

Senin,11 September 2017 - 15:51:56 WIB

Dugaan Lahan Ilegal PTPN V Menunggu Keterangan Ahli

PEKANBARU (Wahanariau) - Direktorat Kriminak Khusus Kepolisian Daerah Riau menyatakan telah menaikka

Selasa,13 Juni 2017 - 16:20:43 WIB
Korban Alami Kerugian Mencapai 8 Milyar

Suhartati Terdakwa Penipuan CPNS di Kementrian Perhubungan Laut Jalani Sidang Perdana

DUMAI - Jaksa Penuntut Umum Kejari Dumai, Yopie Budiman menyampaikan dakwaan disidang perdana Suhart

Kamis,21 September 2017 - 13:38:54 WIB

PN Dumai Vonis Bebas Tiga Terdakwa Penyeludupan Manusia, Kejari Dumai Ajukan Kasasi

DUMAI - Tiga terdakwa atas dugaan kasus penyeludupan manusia divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Du

BERITA LAINNYA
Senin,19 Februari 2018 - 12:18:43 WIB

Ali Ambar Berdakwah di Hongkong Selama Sebulan

BENGKALIS – Salah seorang ustadz asal Negeri Junjungan, Ustadz Ali Ambar LC. M.Ag, selama

Senin,19 Februari 2018 - 12:15:25 WIB

ASN Kembali Diingatkan untuk Tingkatkan Disiplin Kerja

BENGKALIS – Bupati Bengkalis Amril Mukminin, kembali mengingatkan kepada seluruh Aparatur

Senin,19 Februari 2018 - 12:12:08 WIB

BEM dan Ormawa Polbeng Gelar Baksos

BENGKALIS - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bekerjasama dengan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Politek


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI