• Follow Us On : 

Oknum Pegawai Kejari Inhil Minta 'Uang Kopi'


Dedek Pratama | Rabu,08 Februari 2017 - 17:08:02 WIB
Dibaca: 2166 kali 
Oknum Pegawai Kejari Inhil Minta 'Uang Kopi' Sumber: Internet

TEMBILAHAN (WAHANARIAU) - Sungguh perilaku tidak terpuji dilakukan oleh oknum pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dengan meminta 'uang kopi' dalam pengurusan surat izin besuk kepada pihak keluarga yang berperkara.

Hal ini dialami oleh, Saipudin Ikhwan, yang berniat menjenguk seorang keluarga dan dimintai sejumlah uang saat mengurus surat izin besuk belum lama ini.

Saat kejadian, Saipudin Ikhwan menuturkan, meski dengan berat hati, dirinya sempat memberikan uang sejumlah Rp. 20.000 yang diminta oleh oknum pegawai tersebut dengan alasan untuk 'uang kopi'.

Namun, Dia menambahkan, oknum pegawai Kejari Inhil yang meminta uang mengembalikan uang tersebut setelah Saipudin Ikhwan mempertanyakan peruntukkannya.

"Dia (Oknum pegawai Kejari Inhil, red) bilang kalau tidak ikhlas (memberikan uang tersebut, red) tidak apa-apa. Dan dia pun mengembalikan uang Rp. 20.000 itu. Saya menanyakan peruntukkan uang itu apa, karena saat saya tanyai regulasi yang mengatur perihal tersebut, sang oknum pegawai tidak tahu," katanya seraya menunjukkan raut wajah kecewa.

Kendati persoalan selesai pada hari itu, dikatakan Saipudin Ikhwan, kekesalan tampaknya masih ada di benak oknum pegawai tersebut. Terbukti, oknum pegawai yang terus menanyakan maksud dan tujuan Saifuddin Ikhwan mempertanyakan peruntukkan sejumlah uang tersebut, Rabu (8/2/2016).

"Saat itu, saya kembali datang ke Kantor Kejari Inhil untuk menjenguk keluarga saya. Tiba-tiba saya dipanggil oleh seorang pegawai lain untuk menemui oknum pegawai yang meminta 'uang kopi' kemarin. Saat tiba diruangan, oknum pegawai tersebut kembali menanyakan tujuan saya mempertanyakan peruntukkan uang tersebut," jelasnya.

Entah apa yang merasuki kedua nya, percekcokan pun terjadi. Bahkan, dikatakan Saipudin Ikhwan, pegawai Kejari lainnya pun masuk dan memenuhi ruangan tersebut. 

"Saya seperti mau dikeroyok. Ada juga staf yang mau memukul wajah saya. Untung saja, ada seorang jaksa yang melerai staf tersebut. Tak lama, Kepala Kejari pun datang untuk meng-clear-kan masalah," pungkasnya.

Saipudin Ikhwan mengaku, sangat kecewa atas perlakuan oknum pegawai yang meminta 'uang kopi' dan segenap staf Kejari Inhil lainnya yang dianggap tidak profesional.

"Saya sangat kecewa atas kejadian ini. Karena, menurut saya 'uang kopi' yang dimaksud masuk kedalam kategori pungli (Pungutan Liar). Bukan masalah jumlah uangnya. Tak hanya itu, perlakuan staf Kejari lainnya yang ingin memukul saya itu juga tidak profesional. Saya berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. Malu kita," tutupnya.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,07 Agustus 2016 - 19:10:57 WIB

Ngakunya Rugi Terus, Komisi IV DPRD Pekanbaru Buka Posko Pengaduan Aksi Dugaan Pungli Oknum PLN

PEKANBARU (WR) - Keseriusan Komisi IV DPRD Pekanbaru Provinsi Riau dalam mengakomodir laporan masyar

Jumat,31 Maret 2017 - 15:51:50 WIB

Kasus Narkoba, Oknum ASN di Bengkalis Diringkus Polisi

BENGKALIS - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bengkalis berinisial S (35) dirin

Senin,01 Agustus 2016 - 04:37:37 WIB
Ratusan Juta Uang Pustaka Raib

Bendahara Sebut Dipergunakan untuk Oknum Pejabat Tinggi Dumai

DUMAI(WR) – Uang senilai 200 juta rupiah yang dialokasikan untuk belanja langsung maupu

Sabtu,05 November 2016 - 13:51:01 WIB

Oknum Pegawai Disdik Dumai Dukung Pungli Berkedok Penjualan LKS

DUMAI - Adanya indikasi dugaan pungutan liar (pungli) berkedok penjualan Lembar Kerja Siswa (LK

Selasa,24 Januari 2017 - 16:36:50 WIB

KPK Kantongi Data Oknum Pengusaha Alihkan Fungsi Lahan di Kuansing

TELUKKUANTAN (WAHANARIAU) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata sudah mengantongi data terka

Rabu,28 Maret 2018 - 01:06:02 WIB

Oknum Bidan Diduga Mesum di Ruang VK RSUD Selatpanjang

SELATPANJANG - Seorang oknum Bidan RSUD Selatpanjang berinisial JLH (32) tertangkap diduga mesum di

BERITA LAINNYA
Selasa,15 Januari 2019 - 01:57:49 WIB

CITIC-Prudential Receives Regulatory Approval to Establish a Branch in China’s Shaanxi Province

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 14 January 2019 - CITIC-Prudential Life

Selasa,15 Januari 2019 - 01:53:28 WIB

Romantic Solaire Resort & Casino Arts, Food, Shopping, SPA and Music All-In-One

PHILIPPINES - Media OutReach - January 14, 2019 - As the development of the global tourism

Selasa,15 Januari 2019 - 01:50:31 WIB

Fitnesssg Launch A New Co-Collaboration Platform To Support And Excel Exercise Professionals In Singapore

The new non-profit organisation will offer empowerment, opportunities and champion exercise profes

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI