• Follow Us On : 

Ingin ke Malaysia Secara Ilegal, 14 Imigran Bangladesh Malah Ditipu Supir Travel


Redaksi | Kamis,02 Maret 2017 - 13:07:16 WIB
Dibaca: 932 kali 
Ingin ke Malaysia Secara Ilegal, 14 Imigran Bangladesh Malah Ditipu Supir Travel Ke 14 imigran asal Bangladesh.

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Ingin menyeberang secara ilegal ke Malaysia, 14 imigran asal Bangladesh malah tertipu 7.000 Dollar Amerika. Selain itu, telepon genggam yang dimiliki juga dilarikan oleh supir travel yang membawanya dari Sumatera Utara.

Menurut Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK, belasan imigran ini sudah diserahkan ke Kantor Imigrasi setempat untuk penanganan lebih lanjut.

"Mereka sudah didata, kemudian diserahkan ke imigrasi untuk proses selanjutnya," kata mantan Kapolres Pelalawan ini kepad wartawan, Kamis (2/3/2017).

Guntur menerangkan, 14 imigran ini tiba di Bandara Kuala Namu, Medan Sumatera Utara pada Selasa 28 Februari 2017. Mereka ini datang dengan visa bebas, hanya saja tidak melewati pemeriksaan pihak imigrasi.

Setibanya di Medan, 14 imigran ini ingin melanjutkan perjalanan karena tujuannya adalah Malaysia. Mereka menyewa beberapa mobil untuk diantarkan ke Kota Dumai, Riau.

"Niatnya ingin melalui jalur laut tujuan Malaysia," kata Guntur.

Dalam perjalanan, persinya si sebuah rumah makan di Jalan Lintas Riau-Sumur KM 7 Kecamatan Bangko Rokan Hilir, para imigran ini dibawa berhenti supir untuk makan bersama.

Usai makan, supir kemudian meminta imigran ini menyerahkan uang 500 Dollar Amerika perorangnya. Tak hanya itu, masing-masing imigran juga diminta menyerahkan telepon genggamnya.

"Sang supir berjanji segera kembali dan meminta para imigran ini menunggu di rumah makan itu," kata Guntur.

Beberapa jam menunggu, sang supir yang masih diselidiki ini tak kunjung datang. Masyarakat sekitar kemudian melaporkan adanya orang asing ini ke Mapolsek setempat.

"Petugas kemudian membawa 14 imigran ini ke kantor kepolisian. Mereka mengaku ingin ke Malaysia dan diserahkan ke Imigrasi sebagai pihak berwenang," terang Guntur.

Guntur menerangkan, 14 imigran ini semuanya laki-laki dan memiliki pasport. Hanya saja sewaktu datang ke Indonesia melalui Medan, mereka lolos dari pemeriksaan imigrasi. (faktariau)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,16 Juni 2016 - 22:49:30 WIB

Andika Pembantai Pasutri Ditangkap, Polisi Sebut Pelaku Pembunuh Berdarah Dingin

Labura – Pelaku pembantaian suami istri di Desa Belungkut, Kecamatan Merbau, Kabupaten Labuh

Rabu,13 September 2017 - 15:50:34 WIB

Ternyata Ini Alasan Istri Turuti Keinginan Selvin Untuk Layani ''Foursome''

SURABAYA - Selvin Firnando alias Epin menjual istrinya untuk melayani perilaku seks menyimpang denga

Rabu,07 Desember 2016 - 14:01:00 WIB
Gempa Pidie Jaya Aceh

Donatur Ingin Membantu Korban Gempa Piedi Jaya Aceh...? Begini Caranya

BANDA ACEH (WAHANARIAU)  -- Baitul Mal Aceh membuka rekening rekening Solidaritas Kemanusiaan u

Sabtu,10 Juni 2017 - 11:48:07 WIB

Berdalih Ingin Bayar Hutang, Dua Warga Inhil Dibacok dengan Golok

INDRAGIRI HILIR - Dua orang laki-laki menjadi korban pengeroyokan oleh Rendi Cs di Jalan Negara Jemb

BERITA LAINNYA
Kamis,20 Februari 2020 - 15:01:23 WIB

Fashion Concept GmbH: Jeremy Meeks Launch his Own Fashion Brand

US top model Jeremy Meeks is celebrating huge success in Las Vegas and New York with his new fashion

Kamis,20 Februari 2020 - 14:58:55 WIB

Sustainable Lifestyle Brand Lexngo, Revolutionises Plastics Industry with Sustainable Solutions to Everyday Necessities

SINGAPORE - Media OutReach - 20 February 2020 - Leading sustainable lifestyle brand&n

Kamis,20 Februari 2020 - 14:54:58 WIB

Ohmyhome Agents Continues to Lead with Highest Number of Transaction

38X more efficient in transacting HDB resale properties, according to data compiled from CEA Public

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI