• Follow Us On : 

CATAT!! ASN Meranti yang Ingin Pindah Keluar Daerah Harus Bayar Rp100 Juta 


Lidya Anggraini | Selasa,28 Maret 2017 - 10:53:26 WIB
Dibaca: 910 kali 
CATAT!! ASN Meranti yang Ingin Pindah Keluar Daerah Harus Bayar Rp100 Juta 

SELATPANJANG (WAHANARIAU) -- Meskipun sudah ada kesepakatan dan perjanjian di atas surat yang bermaterai untuk tetap mengabdi selama 10 tahun, namun masih ada saja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap mengajukan pindah.

Persyaratan itu mereka tanda tangani saat melengkapi persyaratan tes ASN tahun 2013 silam.

Saat ini setidaknya ada 3 ASN yang bertugas di lingkungan pemerintahan Kepulauan Meranti yang sudah mengajukan pindah keluar daerah. Ada yang dari Kepulauan Meranti ke Kabupaten Siak, dan ada juga dari Kepulauan Meranti ke Pekanbaru.

Plt Sekda Kabupaten Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE MM ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/3/2017) mengatakan saat melengkapi berkas sebelum tes, pelamar membuat pernyataan siap untuk mengabdi 10 tahun di Kepulauan Meranti. Bagi yang melanggar surat pernyataan itu, harus membayar ganti rugi sebesar Rp100 juta.

"Apapun alasan dan pertimbangannya, mereka tetap akan membayar Rp100 juta," kata Sekda.

Sekda juga menjelaskan uang yang disetor oleh PNS tersebut akan menjadi pendapatan daerah. Masuknya ke pendapatan lain-lain. Sementara untuk teknis pembayaran ganti rugi Rp100 juta tersebut.

"Setoran itu nantinya itu di kepegawaian teknisnya," tambah Sekda.

Meski akan tetap dan boleh mengajukan pindah keluar kabupaten, kata Julian lagi, Pemda Kepulauan Meranti telah melakukan kajian atas usulan tersebut. Adapun beberapa pertimbangan itu diantaranya orang tua, anak, atau pun alasan-alasan lainnya.

"Setiap yang mereka aju kita pelajari, kita proses sesuai ketentuan," tambahnya. (halloriau)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Senin,19 Agustus 2019 - 14:16:59 WIB

Komisi Dakwah MUI Nilai UAS Tak Bermaksud Mencela Agama Lain

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Fahmi Salim merespon soal isi cer

Senin,19 Agustus 2019 - 14:03:14 WIB

Polisi Negosiasi dengan Massa Manokwari

MANOKWARI - Kepolisian Daerah Papua Barat sudah turun melakukan pengamanan terkait aksi unjuk rasa m

Senin,19 Agustus 2019 - 13:55:10 WIB

Rusuh di Manokwari Dipicu Insiden Surabaya - Malang

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI