• Follow Us On : 

Minta Konsepnya Dimatangkan, Presiden Jokowi Ingin 24 April Sudah Bisa Laksanakan Redistribusi Aset


Ingatan | Selasa,11 April 2017 - 19:43:45 WIB
Dibaca: 760 kali 
Minta Konsepnya Dimatangkan, Presiden Jokowi Ingin 24 April Sudah Bisa Laksanakan Redistribusi Aset Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla memasuki ruang sidang kabinet, di Kantor Presiden, Selasa (11/4) siang (Foto: Humas/Rahmat)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan agar pelaksanaan pembagian dari redistribusi aset maupun reforma agraria bisa segera dirumuskan, cara pembagian seperti apa, distribusinya seperti apa, siapa yang diberi, berapa hektar, tiap apa, kelompok tani atau kelompok nelayan, atau rakyat, atau pondok pesantren, sehingga menjadi jelas.

“Kemudian  siapa yang mendampingi, agar yang sudah dibagi itu menjadi produktif, dan skemanya seperti apa agar tidak bisa dijual,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada rapat terbatas Lanjutan Pembahasan Kebijakan Pemerataan Ekonomi, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (11/4) siang.

Setelah reforma agraria redistribusi aset, Presiden mengingatkan juga masalah yang berkaitan dengan akses permodalan. Siapa yang mendampingi mereka. Sementara yang berkaitan dengan penguatan keterampilan, bukan masalah vocational school, tetapi vocational training, yang seperti apa.

“Ini harus segera konkret, sehingga proses-proses pendataan dan penataan program ini betul-betul, terutama di redistribusi aset, betul-betul segera harus kita kerjakan,” tutur Presiden.

Menurut Presiden, pada 24 April nanti akan ada Kongres Ekonomi Umat. Pada saat itu, Presiden berharap sudah ada yang dibagi. “Ini nanti menjadi kewenangan dari Menteri BPN dan Menteri KLH, sehingga akan menjadi jelas. Pak Menko, ini sudah mepet, jadi kalau itu bisa, akan lebih baik,” ujarnya mengingatkan.

Ditegaskan Presiden Jokowi, dirinya hanya ingin agar ini betul-betul tepat sasaran dan mampu menyentuh 40% masyarakat yang masih berada di ekonomi yang terbawah.

“Saya minta 9 juta hektar tanah yang akan ditata kepemilikannya lewat reforma agraria ini betul- betul jelas, di mana lokasinya, berapa luasnya, kondisinya seperti apa, siapa yang menjadi target, sudah langsung konkret saja,” tegas Presiden Jokowi.

Kemudian yang berkaitan dengan redistribusi aset, Presiden minta juga agar  jelas siapa yang diberi, diberi di mana, dan akan dipakai apa. “Ini cepat-cepatan, tetapi terkonsep, terencana, dan pelaksanaannya segera,” pinta Presiden.

Presiden mengingatkan, dirinya tidak mau ini dilihat sebagai program bagi-bagi lahan atau bagi-bagi tanah. Ia menegaskan, ini adalah program yang terintegrasi untuk peningkatan produktivitas, untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang di bawah.

Rapat terbatas ini dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Menteri BUMN Rini Soemarno, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menperin Airlangga Hartarto, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.*** (humassetkab)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,02 Desember 2018 - 23:25:05 WIB

Sandiaga Minta Aparat Bijak dan Tak Peruncing Kasus Habib Bahar

JAKARTA - Calon Wakil Presiden RI, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan aparat kepolisian harus bijak

Sabtu,12 Mei 2018 - 12:35:37 WIB

Jokowi Minta Negara Lain Tidak Pindahkan Kedubesnya ke Yerusalem

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras keputusan Amerika Serikat (AS) yang memindahk

Sabtu,26 Agustus 2017 - 16:37:50 WIB

Kemenkes Minta Masyarakat Tak Ragu Imunisasi Measlea Rubela

JAKARTA (Wahanariau) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat, khususnya yang memilik

Kamis,01 Maret 2018 - 16:31:34 WIB

Presiden Jokowi Minta Heru Winarko Bawa Standar KPK ke BNN

JAKARTA - Sebagai mantan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Presiden Joko Widodo

Kamis,02 Mei 2019 - 00:08:26 WIB

KPK Diminta Tetap Jaga Netralitas dan Independensi

JAKARTA - Masyarakat antikorupsi dari Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) berunjuk rasa di depan

Kamis,14 September 2017 - 15:01:33 WIB

Jelang Tahun Politik, Presiden Jokowi Minta Ulama Bantu Jaga Suasana Kondusif Daerah

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa tahun depan sudah mulai tahun politik. Ka

BERITA LAINNYA
Selasa,15 Oktober 2019 - 14:20:37 WIB

CR Construction Group Holdings Limited Announces its Subscription Results, Recorded Approximately 8.87 Times of Over-Subscription for its Public Offer

CHINA - 15 October 2019 - CR Construction Group Holdings Limited ("CR Construction", toget

Selasa,15 Oktober 2019 - 14:15:55 WIB

DHL Express Announces KRW 175 Billion Expansion for Incheon Gateway

DHL Express has signed a concession agreement with Incheon International Airport Corporation to ex

Selasa,15 Oktober 2019 - 14:07:28 WIB

The First-Ever Cookie Suite Welcomes Guests at DoubleTree By Hilton Phuket Banthai Resort

Cookie lovers will be treated to a sweet experience at limited-time cookie-themed Deluxe Suite THAI

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI