• Follow Us On : 

Diduga Oknum Pansel Penerimaan Dosen Tetap Bukan PNS di UIN Suska Riau Palsukan Data Dosen 


Ferry Monuza | Sabtu,29 April 2017 - 18:50:42 WIB
Dibaca: 1159 kali 
Diduga Oknum Pansel Penerimaan Dosen Tetap Bukan PNS di UIN Suska Riau Palsukan Data Dosen 

PEKANBARU - Sidang lanjutan gugatan Basir terhadap UIN Susqa Riau kembali digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jalan Melur Panam Pekanbaru, Kamis (27/04/2017) Pagi 10.00 WIB.

Hafis Toha dan Partners dari Bangkinang yang mewakili UIN Suska Riau menjelaskan, Rektor menerima laporan dari panitia bahwa adanya 7 orang Dosen yang mempunyai Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) diluar kampus UIN, sedangkan kebijakan Rektor adalah yang memiliki NIDN di luar tidak boleh untuk menjadi Dosen Tetap Bukan PNS di UIR.

"Pihak UIN telah memanggil panitia seleksi, yang tidak terakomodir itu kan ada 7 orang dari pengumuman pertama, yang memiliki NIDN di luar tidak boleh menjadi Dosen tetap di UiN, kecuali yang mempunyai NIDN di dalam kampuz UIN itu sendiri," jelas Hafis Toha.

Berdasarkan hasil dari laporan panitia seleksi dilakukan evaluasi atas dokumen-dokumen yang ada, dan ditemukan yang mempunyai NIDN ada 6 (Enam) orang dan Nomor Urut Pengajar (NUP) atas nama penggugat.

“Makanya pihak tergugat mengambil kesimpulan yang mempunyai NIDN diluar 4 (empat) orang ini tidak bisa diangkat, yang mempunyai NUP boleh diangkat, karena itu tdk menyalahi aturan dan yang mempunyai NIDN yang di UIN 2 (dua) orang yang dulu tidak masuk karena mempunyai NIDN, akhirnya dimasukkan lagi, artinya pihak tergugat siap melakukan perubahan SK terhadap yang 3 (tiga) orang, tidak hanya penggugat tapi yang 2 (dua) orang lagi akan di SK kan juga," jelasnya.

Upaya mediasi dilakukan karena menunggu SK, dan untuk SK penggugat menunggu putusan dari pengadilan.

"Intinya dari Sidang lanjutan ini sudah diakui bahwa memang ada kesalahan dari pihak UIN terutama dari pihak Panitia Seleksi Dosen Tetap Bukan PNS ini," ungkapnya.

Namun sebelumnya pada hari Selasa (25/04/2017) berusaha untuk konfirmasi dengan ketua Panitia seleksi yaitu wakil Rektor II, tapi beliau tidak ada ditempat.

Untuk membuat janji jumpa juga tidak digubris oleh sekretaris wakil Rektor II UIN yang berwajah masam, yang juga tidak menjawab salam dari wartawan.

“Dapat diduga jabatan dosen tersebut diperjualbelikan oleh panitia dan ada dugaan panitia seleksi ini memalsukan data dosen yang lulus," kata Andrewes Ketua LPKR (Lembaga Pemerhati Kesejahteraan Rakyat).

“Jika memang benar pemalsuan data, maka perkara ini bisa dipidanakan," Tutupnya. (Fer).


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,29 Mei 2018 - 00:26:26 WIB

Diduga Dikondisikan, Lelang Pihak Ketiga Terminal Barang Dishub Dumai Dipertanyakan

DUMAI - Proses lelang pelaksana pihak ketiga Terminal Barang Dinas Perhuhungan (Dishub) Dumai dipert

Jumat,02 September 2016 - 14:07:49 WIB
Diduga Ada Tindakan Tidak Affair

Direskrimsus Polda Riau Akui Foto Dirinya Bersama Bos PT APSL Diduga Perusahaan Pembakar Lahan

PEKANBARU (WR) - Media sosial dihebohkan beredarnya foto beberapa perwira tinggi Polda Riau sedang

Rabu,24 Agustus 2016 - 16:20:27 WIB

Diduga Oknum Pol Air Dumai Backing BOS Bawang Ilegal

DUMAI (WR) - Kendati Pemerintah Pusat melalui Menperindag melarang Bawang asal Luar Negeri masuk ke

Senin,06 Februari 2017 - 18:45:21 WIB

Diduga DPT Banyak Amburadul, Legislator Sarankan Pilwako Pekanbaru Ditunda

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Dugaan daftar pemilih tetap (DPT) ganda menjadi salah satu perbincangan han

Minggu,28 Agustus 2016 - 12:36:42 WIB

Waduh...! Supir Walikota Dumai Diduga Palak Seluruh Kepala Dinas Minta Proyek PL

DUMAI (WR) - Tersiar kabar di Kota Dumai, seorang Supir Pribadi Walikota Zulkilfli As Msi, yang bern

Rabu,01 Februari 2017 - 19:56:51 WIB

Bendahara Dinas Cipkar Kampar Ditahan Diduga Miliki Rekening Gendut

BANGKINANG (WAHANARIAU) - Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau akhirnya mengirim terduga pem

BERITA LAINNYA
Senin,19 Agustus 2019 - 14:16:59 WIB

Komisi Dakwah MUI Nilai UAS Tak Bermaksud Mencela Agama Lain

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Fahmi Salim merespon soal isi cer

Senin,19 Agustus 2019 - 14:03:14 WIB

Polisi Negosiasi dengan Massa Manokwari

MANOKWARI - Kepolisian Daerah Papua Barat sudah turun melakukan pengamanan terkait aksi unjuk rasa m

Senin,19 Agustus 2019 - 13:55:10 WIB

Rusuh di Manokwari Dipicu Insiden Surabaya - Malang

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI