• Follow Us On : 

Terkait Relokasi Pedagang, Bupati Mursini Akui Daya Tampung Pasar Rakyat Kurang Memadai


Ingatan | Kamis,04 Mei 2017 - 18:39:23 WIB
Dibaca: 15500 kali 
Terkait Relokasi Pedagang, Bupati Mursini Akui Daya Tampung Pasar Rakyat Kurang Memadai H.Mursini

TELUK KUANTAN - Bupati Kuansing H Mursini mengakui dihadapkan pada kondisi yang sulit saat pemerintah mengeluarkan kebijakan melakukan relokasi pedagang pasar lumpur ke pasar rakyat.

Di satu sisi kata Bupati, pemerintah ingin menata para pedagang secara layak dan mendesak untuk dilakukan. Namun disisi lain katanya, daya tampung pasar rakyat kurang memadai luasannya apabila didistribusikan untuk masing-masing pedagang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kuansing H Mursini pada sidang paripurna agenda jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraks-fraksi tentang Ranperda APBD Kuansing Tahun Anggaran 2017, Kamis (4/5/2017).

Sidang paripurna dipimpin ketua DPRD Kuansing Andi Putra, SH, MH dihadiri Wakil ketua Sardiyono dan Alhamra serta anggota DPRD Kuansing. Juga hadir Wabup Kuansing H Halim, Forkopimda, pejabat dilingkungan Pemkab Kuansing dan undangan lainnya.

Dilanjutkan Bupati, pemerintah akan terus melakukan penataan secara berkelanjutan, sampai pada saatnya akan dilakukan penataan secara menyeluruh dengan memanfaatkan pasar modern jika fasilitasnya secara menyeluruh sudah memadai.

Hal ini menjawab pandangan umum fraksi Golkar Kuansing melalui juru bicaranya Andi Cahyadi, menilai pemerintah belum siap untuk melakukan relokasi tersebut.

Hal ini dilihat dimana para pedagang yang diminta pindah masih menggunakan badan jalan dan trotoar untuk tempat berjualan. Akibatnya kondisi kota Teluk Kuantan terlihat sembraut dan menimbulkan bau busuk dimana-mana.

Padahal kata Andi Cahyadi, pihak Kejari Kuansing sudah membuka diri untuk menyelesaikan persoalan pedagang serta siap memanggil rekanan yang mengerjakan pasar modern supaya pedagang pasar lumpur yang direlokasi bisa menempati bangunan pasar modern untuk berjualan.

Namun Kejari Kuansing sampai hari ini belum menerima surat permohonan dari Pemkab Kuansing yang meminta pendampingan TP4D Kejari Kuansing. Untuk itu FPG meminta penjelasan kepada Pemkab Kuansing kenapa niat baik Kejari Kuansing tidak jalankan.*** (halloriau)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,26 Februari 2017 - 21:26:53 WIB

DPRD Riau akan Panggil Manajemen PT SSS Terkait Kasus Kebakaran Lahan Perusahaan

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Komisi A DPRD Riau dalam waktu dekat berencana untuk memanggil manajemen P

Senin,08 Mei 2017 - 22:06:41 WIB

Polres Kepulauan Meranti Tingkatkan Pemeriksaan Di Pelabuhan Terkait Napi Kabur

MERANTI - Terkait kabutnya tahanan dari Rutan Kelas IIB Sialang Bungkuk Pekanbaru jajaran Polda Riau

Kamis,07 September 2017 - 10:45:28 WIB

Terkait Silpa 2016, Fraksi GBAK Pinta Pemda Memetakan Kegiatan Prioritas

INHIL - Terkait Silpa tahun anggaran 2016, pemerintah daerah Kabupaten Indragiri Hilir diminta lebih

Rabu,10 Mei 2017 - 10:57:05 WIB

Ini Penjelasan Karutan Pekanbaru Terkait 200 Tahanan Belum Didata

PEKANBARU - Pelaksana Harian Kepala Rumah Tahanan Kelas II B Pekanbaru, Azhar mengungkapkan bahwa se

Kamis,02 Februari 2017 - 20:46:29 WIB

Dinas LH Pertanyakan Prosedur Pelindo Terkait Tumpahan CPO

DUMAI (WAHANARIAU) - Crude palm oil (CPO) yang tumpah di Dermaga B PT Pelindo 1 Dumai, Selasa (31/1/

Selasa,01 Agustus 2017 - 22:15:13 WIB

Legislator Dumai Nyatakan Nagamas Bersalah Terkait Tumpahan Stearin di Laut

DUMAI (Wahanariau) - Anggota Komisi III DPRD Kota Dumai Johanes MT Tetelepta dengan tegas menyatakan

BERITA LAINNYA
Kamis,13 Februari 2020 - 14:40:54 WIB

Toyota Mobility Foundation Introduces Next-Gen Urban Development and Traffic Management Global Challenge with MDEC

The competition will be done in collaboration with Kuala Lumpur City Hall as Malaysia's capita

Kamis,13 Februari 2020 - 14:35:35 WIB

Bank Indonesia Adopts Refinitiv Auctions for Domestic NDFs

Follows strong demand of Refinitiv Auctions in 2019 across Asia, Europe, the Middle East and Africa

Kamis,13 Februari 2020 - 14:32:19 WIB

Etiqa Insurance Singapore Protects Customers with Financial Assistance Benefit amid COVID-19 Outbreak

SINGAPORE - Media OutReach - 13 February 2020 - Etiqa Insurance Singapore is providin

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI