• Follow Us On : 

Dugaan Menggarap Diluar Izin, Polda Riau Akan Ukur Lahan PT Hutahean


Alink Mhd Iskandar | Jumat,07 Juli 2017 - 12:11:57 WIB
Dibaca: 349 kali 
Dugaan Menggarap Diluar Izin, Polda Riau Akan Ukur Lahan PT Hutahean

PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau terus mendalami tindak pidana yang diduga dilakukan PT Hutahean karena menggarap lahan diluar izinnya. Selain memeriksa saksi, penyidik juga berencana ke lapangan untuk mengukur lahan.

"Penyidik mengukur berapa luasan lahannya," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK, dilansir Faktariau, Rabu (5/7/2017).

Guntur menjelaskan, kasus ‎PT Hutahean sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan karena penyidik telah menetapkan dua alat bukti. Selain saksi dari perusahaan, juga diperiksa ahli untuk mendalami kasus ini.

"Nanti diminta keterangan ahli dari dinas kehutanan, lalu perkebunan," kata Guntur.

Dia menyebut, kesaksian ini dirasa perlu untuk memastikan apakah kawasan yang digarap milik negara ataupun berada di luar konsesi.

"Yang jelas, perusahaan tersebut diduga melanggar Undang-undang Perkebunan, di mana ada kawasan yang digarap tanpa memiliki izin. Dia tidak ada izin di situ, tidak ada HGU-nya. Itu yang kita dalami dugaannya," katanya.‎

Selain PT Hutahaean, ada tiga perusahaan perkebunan lainnya yang masuk 'bidikan' Polda Riau, yakni PT Perkebunan Nusantara V, PT Gandahera dan PT Seko Indah.

"Untuk yang tiga lagi kita tunggu gelar perkaranya," tutupnya.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,11 September 2017 - 14:20:18 WIB
Masih Berstatus Saksi

Proses Hukum Dugaan Menghina Agama Islam di Facebook Dipertanyakan, Ini Penjelasan Waka Polres Dumai

DUMAI (Wahanariau) - Puluhan massa tergabung dari berbagai Organisasi Massa Islam dan Organisasi Kep

Kamis,25 Mei 2017 - 19:25:34 WIB

Warga Bumi Ayu Digiring ke Mapolres Dumai Atas Dugaan Lecehkan Agama Islam

DUMAI - Seorang pemuda bernama Yandi (23) warga Jalan Gunung Merapi, Kelurahan Bumi Kecamatan Dumai

Jumat,01 Juni 2018 - 14:15:05 WIB

Dugaan Penjarahan Pasir Ilegal Rupat Terus Berlangsung, Kemana Penegak Hukum di Laut?

BENGKALIS - Kendati oknum awak kapal yang membawa Pasir diduga ilegal dari Rupat salah satunya telah

Jumat,17 Maret 2017 - 09:45:20 WIB

Panitia Pemasangan Listrik Desa Bukit Kerikil Diperiksa Tim Saber Pungli Terkait Dugaan Mark Up

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Bengkalis Provinsi Ria

Kamis,09 November 2017 - 10:55:44 WIB

Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Penggelapan Dalam Jabatan, Penasehat Hukum Bacakan Esepsi

DUMAI – Pengadilan Negeri (PN) Kota Dumai menggelar sidang lanjutan pembacaan esepsi pada kasu

Senin,23 April 2018 - 20:11:39 WIB

Datangi Mapolda Riau, Formak Minta Usut Dugaan Korupsi di Rohul

PEKANBARU - Puluhan mahasiswa yang tergabung kedalam Forum Mahasiswa Riau Anti Korupsi (FORMAK) mend

BERITA LAINNYA
Jumat,15 Juni 2018 - 19:33:03 WIB

Open House, Ketua DPRD Inhil Menjamu Ratusan Tamu Di Kediaman Dinas

  Tembilahan - Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Dani M Nursalam menjamu ra

Jumat,15 Juni 2018 - 15:55:18 WIB

Madame Tussauds Singapore First One To Include Kim Jong-un

SINGAPORE - Media OutReach - 14 June 2018 - After the Trump-Kim summit on Sentos

Jumat,15 Juni 2018 - 02:44:26 WIB

CUHK Business School Research Reveals Local Financial Analysts with Access to Political Knowledge Generate More Accurate Forecasts in China

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - June 14, 2018 - Research study on work of local a


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI