• Follow Us On : 

Menteri ESDM Tawarkan 15 Block Migas ke 52 Perusahaan Besar


Alink Mhd Iskandar | Jumat,07 Juli 2017 - 12:23:30 WIB
Dibaca: 882 kali 
Menteri ESDM Tawarkan 15 Block Migas ke 52 Perusahaan Besar

JAKARTA - Menteri ESDM Ignasius Jonan pagi ini mengumpulkan para petinggi 52 perusahaan migas besar di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Dalam pertemuan yang berlangsung pukul 10.00 WIB sampai 10.45 WIB itu, Jonan menawarkan 15 Wilayah Kerja (WK/blok) migas yang dilelalang tahun ini.

"Hari ini 52 perusahaan besar kita undang semua. Ada 10 WK konvensional dan 5 WK non konvensional yang ditawarkan," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, seperti dilansir detikFinance, Jumat (7/7/2017).

Seluruh WK yang ditawarkan menggunakan kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC) skema gross split sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2017. Ketentuan bagi hasil yang diterapkan sebesar 57%:43% untuk minyak dan gas 52%:48%. 

Tapi kontraktor bisa mendapat bagi hasil lebih banyak karena ada variable split dan progresif split yang menambah bagian kontraktor. Misalnya Pertamina Hulu Energi (PHE) di Blok ONWJ bisa mendapat bagian sampai 57,5% produksi minyak karena wilayah kerjanya di lepas pantai dan faktor-faktor lainnya.

Blok migas ditawarkan melalui mekanisme penawaran langsung dan lelang reguler. Ada 7 WK konvensional yang menggunakan mekanisme penawaran langsung (direct offer), berikut daftarnya:
1. Andaman I (lepas pantai Aceh) luas 7.346 km2
2. Andaman II (lepas pantai Aceh) luas 7.399,85 km2
3. South Natuna (lepas pantai Natuna) luas 7.827,09 km2
4. Merak Lampun (lepas pantai dan daratan Banten-Lampung) luas 5.104,17 km2
5. Pekawai (lepas pantai Kalimantan Timur) luas 7.775,83 km2
6. West Yamdena (lepas pantai dan daratan Maluku) 8.209,96 km2
7. Kasuri III (daratan Papua Barat) luas 752,39 km2

Lalu ada 3 WK konvensional yang ditawarkan lewat lelang reguler:
1. Tongkol (lepas pantai Natuna) luas 583,98 km2
2. East Tanimbar (lepas pantai Maluku) luas 8.242,81 km2
3. Mamberano (daratan dan lepas pantai Papua) luas 7.783 km2.

Sementara ada 3 WK non konvensional yang direct offer:
1. MNK Jambi I (daratan Jambi) luas 2.823,93 km2
2. MNK Jambi II (daratan Jambi dan Sumatera Selatan) luas 1.622,35 km2
3. GMB West Air Komering (daratan Sumatera Selatan) luas 1.085 km2

Serta 2 WK non konvensional yang dilelang secara reguler:
1. GMB Raja (daratan Sumatera Selatan) luas 580 km2
2. GMB Bungamas (daratan Sumatera Selatan) luas 483,6 km2

Sebagian besar bid document blok migas yang ditawarkan telah diakses perusahaan yang berminat. Lelang masih dibuka dan batas akhir pemasukan dokumen penawaran adalah sampai dengan:
17 Juli 2017 untuk WK konvensional (direct offer)
25 Juli 2017 untuk WK konvensional (reguler tender)
12 Juli 2017 untuk WK non konvensional (direct offer)
25 September 2017 untuk WK non konvensional (reguler tender)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,17 April 2017 - 13:57:55 WIB

Ini Jawaban Sri Mulyani Saat Ditanya Kalau Tak Lagi Jadi Menteri Keuangan

TANGERANG SELATAN - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memberikan kuliah umum ke seribuan maha

Senin,16 Oktober 2017 - 11:10:14 WIB

BKPM dan Kementerian Tawarkan Proyek Pariwisata Senilai Rp39 Triliun

PADANG - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kementerian Pariwisata menawarkan proyek

Sabtu,01 November 2014 - 12:31:05 WIB

Menteri Susi di Mata Nelayan dan Pedagang Ikan Pangandaran

JAKARTA - Para pedagang ikan di lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pangandaran Jawa Barat memilik

Rabu,12 Juli 2017 - 17:00:06 WIB

Menteri Susi Siapkan 7.500 Alat Tangkap Ikan untuk Nelayan

JAKARTA (WR) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan memberikan 7.500 alat tangkap baru peng

Minggu,21 Agustus 2016 - 00:49:54 WIB
Energi Baru dan Terbarukan

Versi Dosen ITB, Berikut Lima Nama Dinilai Layak Masuk Bursa Calon Menteri ESDM

JAKARTA (WR) - Diberhentikannya Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mine

BERITA LAINNYA
Senin,16 September 2019 - 14:41:37 WIB

Tinjau Karhutla di Pelalawan, Gubri Merasa Aneh

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar usai melakukan peninjauan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di

Senin,16 September 2019 - 14:36:38 WIB

Presiden Diharapkan Bisa Membantu Penyelesaian Kabut Asap di Riau

PEKANBARU - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) diagendakan akan berkunjung ke Provins

Senin,16 September 2019 - 14:33:46 WIB

Bupati Kampar Berharap Semoga Bencana Kabut Asap Segera Berakhir

KAMPAR - Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dibeberapa titik di Provinsi Riau sudah

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI