• Follow Us On : 

Memperingati 23 Tahun Kematian Kim Il Sung

Dua Pesawat Pengebom AS Latihan Tempur Dekat Wilayah Korut


Alink Mhd Iskandar | Minggu,09 Juli 2017 - 15:26:08 WIB
Dibaca: 107 kali 
Dua Pesawat Pengebom AS Latihan Tempur Dekat Wilayah Korut Tatkala AS dan Korea Selatan berlatih perang, Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memperingati 23 tahun kematian kakeknya, Kim Il Sung, di Pyongyang.

KORUT (WR) - Sebanyak dua pesawat pengebom Amerika Serikat melakoni latihan serangan di dekat zona demiliterisasi yang menjadi perbatasan antara Korea Utara dan Korea Selatan.

Armada Angkatan Udara AS di kawasan Pasifik mengatakan dua pesawat B-1B Lancer didatangkan dari Pangkalan Andersen di Guam ke wilayah Korsel guna menjalani misi latihan selama 10 jam bersama sejumlah pesawat tempur Korsel dan Jepang.

Misi latihan itu, menurut Angkatan Udara AS sebagaimana dikutip kantor berita AFP, merupakan respons terhadap "serangkaian aksi Korea Utara yang kian bereskalasi, termasuk rudal balistik antar benua".

Kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan kedua pesawat pengebom terbang mendekati zona demiliterisasi—yang memisahkan Korsel dan Korut—dan masing-masing menjatuhkan bom seberat 900 kilogram demi menghancurkan tempat peluncuran rudal balistik milik musuh.

Skenario latihan juga melibatkan empat pesawat tempur Korsel yang berupaya melancarkan serangan terhadap pos komando musuh di bawah tanah.

Militer Korsel mengatakan melalui latihan itu Korsel dan AS ingin menunjukkan "determinasi kuat untuk menghukum musuh atas aksi-aksi provokatifnya dan memperlihatkan kemampuan menghancurkan pos-pos komando musuh".

Letnan Jenderal Thomas Bergeson, selaku wakil komandan pasukan AS di Korsel, mengatakan misi itu menunjukkan bahwa AS dan sekutu-sekutunya "siap menggunakan kemampuan secara penuh untuk mempertahankan dan menjaga keamanan Semenanjung Korea".

Selain latihan perang, Badan Pertahanan Rudal AS mengatakan bakal segera menguji sistem anti-rudal balistik di Alaska.

Rencana langkah ini mengemuka setelah Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, mengatakan AS akan mempertimbangkan untuk menggunakan "kekuatan militer yang besar" terhadap Korut menyusul uji coba rudal balistik antar benua pada Selasa (04/07).

Kantor berita Korut, KCNA, mengutip Kim Jong-un yang berkata uji coba itu adalah "hadiah" bagi rakyat AS yang merayakan Hari Kemerdekaan.

Pyongyang menyatakan rudal ICBM Hwasong-14 telah mencapai ketinggian 2.802 kilometer dan melesat sejauh 933 kilometer selama 39 menit sebelum mengenai sasaran di laut. (BBC)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : redaksi.wahanariau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,31 Desember 2016 - 17:46:44 WIB

Jelang Pergantian Tahun, Dua Bom Meledak di Baghdad

WAHANARIAU -- Dua buah ledakan terjadi di sebuah area sibuk di kota Baghdad, Irak. Salah satu ledaka

Selasa,13 September 2016 - 20:36:25 WIB

Waduh...! Malu Beli Kondom, Dua Sejoli Dimabuk Nafsu Malah Pakai Kantong Kresek Buat ''Gituan''

VIETNAM (WR) - Malu untuk membeli kondom rupanya malah berakibat parah bagi pasangan ini. Sejoli asa

Selasa,30 Agustus 2016 - 22:03:30 WIB

Tidur Saat Rapat, Kim Jong-un Eksekusi Mati Dua Pejabat Tinggi

KOREA UTARA (WR) - Korea Utara diberitakan kembali mengeksekusi dua pejabat tingginya atas perintah

BERITA LAINNYA
Rabu,26 Juli 2017 - 21:56:53 WIB

Izin Kimteng Kadaluarsa, Ini Tanggapan Komisi I DPRD Pekanbaru

PEKANBARU (WR) - Selain membahayakan pelanggan, ternyata keberadaan kedai kopi Kim Teng di jalan Sen

Rabu,26 Juli 2017 - 21:24:18 WIB

Finalisasi RTRW Lamban, Investasi Daerah Kena Imbasnya

PEKANBARU (WR) - Lambannya finalisasi Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau berimbas negatif ke b

Rabu,26 Juli 2017 - 21:17:56 WIB

Pelaku Mutilasi di Rupat Utara Terancam Hukuman Mati

BENGKALIS (WR) - Kejaksaan Negeri Bengkalis menunjuk 4 Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus pembunu


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI