• Follow Us On : 

Tidak Setuju dengan Perppu Ormas, Silakan Tempuh Jalur Hukum


Alink Mhd Iskandar | Minggu,16 Juli 2017 - 15:35:35 WIB
Dibaca: 242 kali 
Tidak Setuju dengan Perppu Ormas, Silakan Tempuh Jalur Hukum Presiden Joko Widodo meresmikan akademi bela negara Partai Nasdem di Jakarta, Ahad (16/7/2017). (Kompas)

JAKARTA (WR) - Presiden Joko Widodo angkat bicara soal penolakan terhadap peraturan pemerintah pengganti undang-undang Nomor 2 tahun 2017 atas perubahan UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan. Jokowi mempersilakan penolak Perppu untuk menempuh jalur hukum.

"Yang tidak setuju dengan Perppu ormas misalnya, silakan tempuh jalur hukum. Kita negara hukum. Kita beri ruang pada yang tidak setuju. Tempuh jalur hukum. Lewat jalur hukum," kata Jokowi saat peresmian Akademi Bela Negara (ABN) Partai Nasdem di Jakarta, seperti dilansir Kompas, Ahad (16/7/2017).

Namun, Jokowi menegaskan bahwa negara tidak akan tinggal diam dengan ormas atau pun individu yang ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi negara. Ia memastikan bahwa negara harus berani mengendalikan dan mengontrol ormas.

"Negara tidak bisa dirong-rong masa depannya, dirongrong kewibawaannya. Kita tidak ingin ada yg rongrong NKRI kita," ucapnya.

"Tidak boleh kita biarkan, mereka yang terang-terangan ingin mengganti Pancasila, ingin merongrong NKRI, meruntuhkan demokrasi negara ini," tambahnya.

Perppu Nomor 2/2017 menimbulkan pro kontra di masyarakat. Perppu ini menghapus pasal yang menyebut bahwa pembubaran ormas harus melalui pengadilan.

Pembubaran dengan cara pencabutan badan hukum bisa langsung dilakukan oleh pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri atau Menkumham. Perppu ini dibuat setelah pemerintah sebelumnya mengumumkan upaya pembubaran terhadap HTI yang dianggap anti Pancasila.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,27 Agustus 2017 - 18:00:12 WIB

Pemerintah Pastikan Tidak Akan Lindungi Pejabat Terkena OTT KPK

MALANG (Wahanariau) - Terkait dengan adanya pejabat yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh K

Kamis,16 Februari 2017 - 13:07:08 WIB

Kabar Agus Dukung Anies-Sandi, Rachlan Nashidik: Tidak Benar

  JAKARTA (WAHANARIAU) -- Juru bicara calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono atau

Senin,01 Agustus 2016 - 22:41:05 WIB
Terkait Berita Operasi Patuh Jaya

Polisi Sebut Kabar di Medsos Tidak Benar

JAKARTA(WR) - Akhir-akhir ini kembali muncul kabar di media sosial bahwa Polda Metro Jaya akan mel

Jumat,02 Desember 2016 - 12:56:55 WIB

Tidak Hanya Rachmawati, Ada 7 Orang Lain yang Diperiksa Polisi

JAKARTA (WAHANARIAU) - Sebanyak 8 orang dijemput penyidik Polda Metro Jaya pagi ini. Saat ini,

Kamis,17 Agustus 2017 - 16:28:11 WIB

Kapolri Tito: Tidak Ada Negara Lain Sekaya Indonesia

JAKARTA (Wahanariau) -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, tidak ada negara lain di dunia i

Minggu,11 September 2016 - 18:40:50 WIB

Himbauan...! Panitia Tidak Gunakan Kantong Plastik untuk Bungkus Daging Kurban

JAKARTA (WR) - Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengimbau paniti

BERITA LAINNYA
Minggu,14 Januari 2018 - 14:11:55 WIB

Walikota Bersama GM Resmikan Lapangan Tembak Pertamina RU II Dumai

DUMAI - Walikota Dumai bersam GM Pertamina Refenery Unit (RU) II Dumai meresmikan lapangan tembak (L

Jumat,12 Januari 2018 - 23:33:24 WIB

Meriahkan HPN 2018, PWI Riau Gelar LKTJ Raja Haji Ali Kelana

PEKANBARU - Dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2018, Persatuan Wartawan Indonesia (PW

Kamis,11 Januari 2018 - 20:26:38 WIB

Keseruan Family Gathering Ala Velozity Chapter Riau Di Provinsi Sumatera Barat

DUMAI - VCR (Velozity Chapter Riau) kembali melaksanakan agenda tahunan rutin berupa Family Gatherin


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI