• Follow Us On : 

Radikalisme juga Menyasar Anak


Alink Mhd Iskandar | Senin,17 Juli 2017 - 10:52:15 WIB
Dibaca: 108 kali 
Radikalisme juga Menyasar Anak

JAKARTA (WR) - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai gerakan radikal yang merebak di kalangan anak-anak dan pelajar. Dia berpesan agar perlindungan terhadap anak dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat mesti ditingkatkan.

Khofifah yang juga Menteri Sosial itu mengemukakan itu berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga kompeten yang menurut dia cukup mencengangkan. Di antaranya hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terhadap kalangan anak dan remaja.

Menurut survei tersebut, 6,12% anak dan remaja menyatakan setuju pengeboman yang dilakukan Amrozi (kasus bom Bali) merupakan perintah agama. Lalu, 40,82% responden menjawab bersedia dan 8,16% menjawab sangat bersedia menyerang orang atau kelompok yang dianggap menghina Islam.

"Umumnya mereka itu terdapat anak dan pelajar jenjang SMA dan mahasiswa. Saya kira hal ini sangat memprihatinkan yang harus kita waspadai bersama," kata Khofifah di sela acara halalbihalal keluarga besar PP Muslimat NU di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, seperti dilansir MetroTvNews, Ahad, (17/7/2017).

SMRC juga menyebut 9,2% responden setuju NKRI diganti menjadi negara khilafah atau negara Islam. Survei lain yang dilakukan Wahid Foundation menyebutkan 7,7% responden bersedia melakukan tindakan radikal bila ada kesempatan dan 0,4% justru pernah melakukan tindakan radikal.

"Angka yang disebutkan mungkin terbilang kecil, tetapi suatu ancaman. Kita patut khawatir yang disasar pelajar dan remaja yang masih dalam tahap perkembangan. Bisa jadi benih-benih radikalisme yang tertanam menjadi bom waktu di masa mendatang," ungkap dia.

Evaluasi Guru
Ia menambahkan merasuknya radikalisme di kalangan pelajar antara lain dipengaruhi guru atau pengajar yang berafiliasi atau bersimpati terhadap organisasi yang berkeinginan mengganti Pancasila dengan ideologi transnasional. Arahnya pendoktrinan anak-anak untuk mendukung khilafah.

Khofifah pun mengingatkan, evaluasi atau uji kompetensi terhadap guru harus diperketat. Dengan begitu, deteksi terhadap guru yang berpaham radikal tidak terjadi belakangan, tapi sejak awal.

Selain pengaruh guru, menurut Khofifah, radikalisme juga terjadi akibat derasnya arus informasi yang beredar di media sosial dan internet. "Saat ini banyak orang mencari ilmu lewat gadget. Alhasil, banyak yang menjadi sesat karena tidak mengetahui asal-muasal, dalil, dan sumber informasi tersebut."

Pemerhati anak Seto Mulyadi menyarankan, dalam mendeteksi ancaman radikalisme dan narkoba terhadap anak, selain pembinaan keluarga yang baik, pelibatan masyarakat, khususnya di tingkat RT dan RW sangat diperlukan. "Dengan begitu, pelajar atau remaja di lingkungan akan terdeteksi jika dia sering pulang malam, ikut geng motor, ancaman narkoba yang masuk di wilayah RT, dan RW bahkan ancaman yang menyusup terhadap ajaran radikalisme di wilayah itu," ujar dia.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : redaksi.wahanariau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Senin,14 Agustus 2017 - 12:11:33 WIB

Bupati Wardan Ingatkan Pengurus PGRI Tentang Urgensi Menjaga Kekompakan Sekaligus Menggali Ilmu Dalam Organisasi

  Reteh - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengingatkan para pengurus P

Minggu,13 Agustus 2017 - 12:09:26 WIB

Pembukaan Festival Menongkah Heritage Tahun 2017, Bupati Wardan Nyatakan Ajang Menongkah Sebagai Sebuah Keunikan

  Tanah Merah - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyatakan ajang menon

Sabtu,12 Agustus 2017 - 12:07:04 WIB

Bupati Inhil Lantik 209 Pejabat Eselon

  TEMBILAHAN-Bupati Inhil H Muhammad Wardan melantik dan mengambil sumpah 209 pejabat Pimpinan


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI