• Follow Us On : 

Pemblokiran Telegram Hanya Gertakan


Redaksi | Senin,17 Juli 2017 - 11:03:14 WIB
Dibaca: 250 kali 
Pemblokiran Telegram Hanya Gertakan Pengamat Media Sosial Nukman Luthfie. (Foto: MI/Bary Fathahilah)

JAKARTA (WR) - Pengamat Media Sosial Nukman Luthfie menyebut langkah pemerintah yang memblokir layanan aplikasi telegram versi website hanya sebuah gertakan. Sebab, selama ini kekhawatiran pemerintah Indonesia atas penyebaran konten radikalisme dan terorisme melalui aplikasi pesan tersebut tak pernah ditanggapi.

"Saya tau ini maksudnya untuk menggertak Telegram. Pemerintah itu sudah mencoba mengontak Telegram lewat jalur resmi tapi tidak direspon. Ini cari perhatian saja sama Telegram," ujarnya, dalam Selamat Pagi Indonesia, Senin 17 Juli 2017.

Nukman mengatakan pemblokiran aplikasi dinilai sebagai sesuatu yang tak perlu, mengingat sisi positif yang diberikan. Namun untuk kali ini, dia mengapresiasi langkah tegas pemerintah dengan alasan keamanan atas konten-konten yang dinilai berbahaya bagi negara.

Bicara mengenai teroris yang memanfaatkan Telegram untuk 'melebarkan sayap', dia menilai pemblokiran Telegram bukan langkah efektif.

Nukman mengibaratkan konten radikal dan terorisme yang disebarkan melalui aplikasi Telegram seperti tikus di lumbung padi. Untuk memberantas 'tikus-tikus' itu pemerintah membakar sebagian besar lumbung padi. Padahal ketika lumbung padi dibakar, tikus akan lari dan mencari lumbung padi yang lain.

"Makanya tugas pemerintah yang terpenting adalah mengedukasi publik agar tidak gampang terpengaruh oleh teroris. Kalau (media sosial) 'dibakar' kita mau pakai apa? Manfaat media sosial banyak sekali, jangan salah," kata Nukman. (Metro Tv News)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,18 Juli 2017 - 11:03:15 WIB

Kementerian Kominfo Jelaskan Pemblokiran Akses Aplikasi Telegram

JAKARTA (WR) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam siaran pers yang disampaikan p

BERITA LAINNYA
Jumat,15 Juni 2018 - 19:33:03 WIB

Open House, Ketua DPRD Inhil Menjamu Ratusan Tamu Di Kediaman Dinas

  Tembilahan - Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Dani M Nursalam menjamu ra

Jumat,15 Juni 2018 - 15:55:18 WIB

Madame Tussauds Singapore First One To Include Kim Jong-un

SINGAPORE - Media OutReach - 14 June 2018 - After the Trump-Kim summit on Sentos

Jumat,15 Juni 2018 - 02:44:26 WIB

CUHK Business School Research Reveals Local Financial Analysts with Access to Political Knowledge Generate More Accurate Forecasts in China

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - June 14, 2018 - Research study on work of local a


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI