• Follow Us On : 

Presiden Jokowi Minta Program Pertanian dan Dana Desa Mampu Sejahterakan Masyarakat


Redaksi | Rabu,26 Juli 2017 - 10:28:04 WIB
Dibaca: 730 kali 
Presiden Jokowi Minta Program Pertanian dan Dana Desa Mampu Sejahterakan Masyarakat Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla dan Seskab Pramono Anung mendiskusikan sesuatu, di sela Rapat Terbatas, di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/7/2017) sore. (Foto: Jay/Humas)

JAKARTA (WR) - Usai memimpin Rapat Terbatas tentang Perkembangan High Speed Train, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla langsung memimpin Rapat Terbatas mengenai Perkembangan Implementasi Program Pengetasan Kemiskinan, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/7/2017) sore.

Pada awal pengantarnya, Presiden Jokowi meminta agar stabilitas harga kebutuhan pokok betul-betul dijaga. Presiden juga menambahkan begitu pula dengan kebijakan yang mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok harus betul-betul dikalkulasi dengan matang, karena bila harga bahan pokok naik artinya garis kemiskinan akan naik, dan artinya biaya hidup penduduk miskin juga akan naik.

“Ini akan membuat kenaikan pendapatan penduduk miskin kita baik petani maupun buruh bangunan menjadi kurang berarti,” ujar Presiden.

Presiden meminta agar program-program Kementerian, terutama Pertanian, UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan juga penyaluran Dana Desa betul-betul bisa menjangkau 40% penduduk lapisan terbawah.

Artinya, tegas Presiden, program Kementerian harus fokus pada peningkatan pendapatan dan daya beli mayoritas rumah tangga miskin yang bekerja di sektor pertanian maupun di sektor informal. “Saya ingin program subsidi yang dialokasikan dari Kementerian Pertanian bisa tepat sasaran serta mampu menaikkan nilai tukar petani,” tegasnya.

Menurut Presiden Jokowi, pemerintah telah mengalokasikan Dana Desa. Tiga tahun yang lalu Rp20 triliun, tahun lalu Rp47 triliun, dan tahun ini Rp60 triliun. “Ini juga harus berdampak dalam mensejahterakan masyarakat yang kurang mampu,” pintanya.

Adapun terkait dengan bantuan sosial, Presiden meminta agar program-program bantuan sosial seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Program Keluarga Harapan, kemudian Beras Sejahtera bisa disalurkan kepada sasaran dan tepat waktu, sehingga bisa menurunkan beban hidup masyarakat miskin.

Agar tepat sasaran, Presiden Jokowi menegaskan, data harus betul-betul akurat, mutakhir, satu dan terpadu. Jangan menggunakan data sendiri sendiri.

“Saya ingatkan jangan bekerja linier, lakukan perubahan baik dalam sistem pendataan, sistem penyaluran,” pinta Presiden Jokowi seraya menambahkan, bahwa salah satu reformasi bantuan sosial yang digulirkan adalah penerapan sistem bantuan pangan non tunai kartu, sehingga bantuan sosial bisa lebih tepat sasaran dan mengurangi kebocoran.

Rapat terbatas itu dihadiri oleh Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Desa dan PDTT Eko Putra Sandjojo, Menteri Kesehatan Nila F. Moloek, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menaker Hanif Dhakiri, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Kepala BPS Suhariyanto, Kepala BPKP Ardan Adiperdana, dan pejabat lainnya. (Setkab)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,27 Juli 2017 - 21:36:37 WIB

Presiden Jokowi: Uang APBD Segera Keluarkan, Jangan Simpan di Bank

JAKARTA (WR) - Dibandingkan dengan negara-negara lain dengan keadaan ekonomi global yang sekarang in

Jumat,02 Maret 2018 - 12:27:15 WIB

Presiden Dukung Hukuman Berat Untuk Koruptor, Bandar Narkoba, dan Teroris

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah Mahkamah Agu

Kamis,14 September 2017 - 15:01:33 WIB

Jelang Tahun Politik, Presiden Jokowi Minta Ulama Bantu Jaga Suasana Kondusif Daerah

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa tahun depan sudah mulai tahun politik. Ka

Kamis,15 Februari 2018 - 18:14:40 WIB

Ini Alasan Presiden Jokowi Prioritaskan Infrastruktur

AMBON - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri pembukaan

Kamis,17 Agustus 2017 - 21:32:26 WIB

Kisah Lucu Presiden Soekarno Saat Ketemu Mantan di Jalan

WAHANARIAU -- Dulu saat masih muda Presiden Soekarno mencintai beberapa gadis Belanda. Bukan perkara

Selasa,21 Maret 2017 - 17:27:50 WIB

Satu Mobil Dinas Presiden Masih Dipinjam SBY

JAKARTA - Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala mengatakan, satu mobil dinas presiden masih

BERITA LAINNYA
Senin,16 September 2019 - 14:33:46 WIB

Bupati Kampar Berharap Semoga Bencana Kabut Asap Segera Berakhir

KAMPAR - Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dibeberapa titik di Provinsi Riau sudah

Senin,16 September 2019 - 14:24:22 WIB

Laporan RSUD Bengkalis, Terjadi 76 Kasus Akibat Bencana Karhutla

BENGKALIS – Berdasarkan rekapitulasi penyakit harian pada bencana kebakaran dan lahan RSUD Ben

Senin,16 September 2019 - 14:19:45 WIB

Bupati Siak Buka Musda III IKMR

SIAK - Bupati Siak Alfedri, membuka Musyawarah Daerah III Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) wilayah

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI