• Follow Us On : 

Presiden Jokowi Minta Program Pertanian dan Dana Desa Mampu Sejahterakan Masyarakat


Redaksi | Rabu,26 Juli 2017 - 10:28:04 WIB
Dibaca: 862 kali 
Presiden Jokowi Minta Program Pertanian dan Dana Desa Mampu Sejahterakan Masyarakat Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla dan Seskab Pramono Anung mendiskusikan sesuatu, di sela Rapat Terbatas, di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/7/2017) sore. (Foto: Jay/Humas)

JAKARTA (WR) - Usai memimpin Rapat Terbatas tentang Perkembangan High Speed Train, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla langsung memimpin Rapat Terbatas mengenai Perkembangan Implementasi Program Pengetasan Kemiskinan, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/7/2017) sore.

Pada awal pengantarnya, Presiden Jokowi meminta agar stabilitas harga kebutuhan pokok betul-betul dijaga. Presiden juga menambahkan begitu pula dengan kebijakan yang mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok harus betul-betul dikalkulasi dengan matang, karena bila harga bahan pokok naik artinya garis kemiskinan akan naik, dan artinya biaya hidup penduduk miskin juga akan naik.

“Ini akan membuat kenaikan pendapatan penduduk miskin kita baik petani maupun buruh bangunan menjadi kurang berarti,” ujar Presiden.

Presiden meminta agar program-program Kementerian, terutama Pertanian, UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan juga penyaluran Dana Desa betul-betul bisa menjangkau 40% penduduk lapisan terbawah.

Artinya, tegas Presiden, program Kementerian harus fokus pada peningkatan pendapatan dan daya beli mayoritas rumah tangga miskin yang bekerja di sektor pertanian maupun di sektor informal. “Saya ingin program subsidi yang dialokasikan dari Kementerian Pertanian bisa tepat sasaran serta mampu menaikkan nilai tukar petani,” tegasnya.

Menurut Presiden Jokowi, pemerintah telah mengalokasikan Dana Desa. Tiga tahun yang lalu Rp20 triliun, tahun lalu Rp47 triliun, dan tahun ini Rp60 triliun. “Ini juga harus berdampak dalam mensejahterakan masyarakat yang kurang mampu,” pintanya.

Adapun terkait dengan bantuan sosial, Presiden meminta agar program-program bantuan sosial seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Program Keluarga Harapan, kemudian Beras Sejahtera bisa disalurkan kepada sasaran dan tepat waktu, sehingga bisa menurunkan beban hidup masyarakat miskin.

Agar tepat sasaran, Presiden Jokowi menegaskan, data harus betul-betul akurat, mutakhir, satu dan terpadu. Jangan menggunakan data sendiri sendiri.

“Saya ingatkan jangan bekerja linier, lakukan perubahan baik dalam sistem pendataan, sistem penyaluran,” pinta Presiden Jokowi seraya menambahkan, bahwa salah satu reformasi bantuan sosial yang digulirkan adalah penerapan sistem bantuan pangan non tunai kartu, sehingga bantuan sosial bisa lebih tepat sasaran dan mengurangi kebocoran.

Rapat terbatas itu dihadiri oleh Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Desa dan PDTT Eko Putra Sandjojo, Menteri Kesehatan Nila F. Moloek, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menaker Hanif Dhakiri, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Kepala BPS Suhariyanto, Kepala BPKP Ardan Adiperdana, dan pejabat lainnya. (Setkab)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,22 April 2017 - 16:36:52 WIB

Presiden Jokowi: Perbedaan Tidak Harus Diseragamkan dan Tidak Harus Dilenyapkan

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, membawa kembali kesadaran baru tentang makna m

Kamis,15 Februari 2018 - 17:04:13 WIB

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Padat Karya Tunai di Ambon

AMBON - Mengawali kunjungan kerjanya ke Provinsi Maluku, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau 

Rabu,10 Mei 2017 - 18:11:53 WIB

Kendarai Trail Tinjau Jalan Trans Papua, Presiden Jokowi Puji Duet Kementerian PUPR – TNI

PAPUA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pujian kepada duet Kementerian Pekerjaan Umum dan P

Rabu,04 Juli 2018 - 13:08:13 WIB

Presiden Jokowi Tinjau Bendungan Paselloreng di Wajo

WAJO - Hari kedua kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (3/7/2018), Pre

Senin,16 April 2018 - 21:17:27 WIB

Presiden Jokowi Coret 14 Proyek Strategis Nasional

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini memiliki 222 daftar proyek strategis nasional

Selasa,11 April 2017 - 19:43:45 WIB

Minta Konsepnya Dimatangkan, Presiden Jokowi Ingin 24 April Sudah Bisa Laksanakan Redistribusi Aset

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan agar pelaksanaan pembagian dari redistribusi as

BERITA LAINNYA
Kamis,20 Februari 2020 - 15:01:23 WIB

Fashion Concept GmbH: Jeremy Meeks Launch his Own Fashion Brand

US top model Jeremy Meeks is celebrating huge success in Las Vegas and New York with his new fashion

Kamis,20 Februari 2020 - 14:58:55 WIB

Sustainable Lifestyle Brand Lexngo, Revolutionises Plastics Industry with Sustainable Solutions to Everyday Necessities

SINGAPORE - Media OutReach - 20 February 2020 - Leading sustainable lifestyle brand&n

Kamis,20 Februari 2020 - 14:54:58 WIB

Ohmyhome Agents Continues to Lead with Highest Number of Transaction

38X more efficient in transacting HDB resale properties, according to data compiled from CEA Public

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI