• Follow Us On : 

Oknum ASN Disdukcapil Terbukti Bersalah atas Kasus Pungli, Ini Tanggapan Wako Pekanbaru


Redaksi | Jumat,04 Agustus 2017 - 21:53:20 WIB
Dibaca: 430 kali 
Oknum ASN Disdukcapil Terbukti Bersalah atas Kasus Pungli, Ini Tanggapan Wako Pekanbaru

PEKANBARU (Wahanariau) - Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan sanksi tegas kepada oknum aparatur sipil negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru menyusul putusan Pengadilan Negeri setempat yang menyatakan oknum tersebut terbukti bersalah melakukan tindakan pungutan liar.

"Sesuai Undang-Undang, apakah nanti langsung dinonaktifkan, pecat tidak hormat? Kita pelajari undang-undangnya dulu," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Jumat (4/8/2017)

Dia menuturkan berdasarkan regulasi seorang oknum ASN akan langsung dicopot apabila selama persidangan dituntut oleh jaksa dengan hukuman diatas 5 tahun penjara. Hal sebaliknya berlaku apabila tuntutan dibawah 5 tahun penjara.

Menurut Firdaus, hal itu yang masih perlu dibahas oleh Pemerintah Kota Pekanbaru sebelum mengambil keputusan sanksi yang tepat.

Oknum ASN Dinas Kependudukan dan Pencatatan (Disdukcapil) Kota Pekanbaru, Fahmi (34) dan istrinya Rita (33) divonis bersalah oleh majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru, Kamis (3/8/2017).

Dalam putusannya, Hakim menjatuhkan hukuman 1 tahun 2 bulan penjara kepada Fahmi, sementara istrinya lebih ringan dua bulan. Selain itu, keduanya juga diwajibkan membayar denda Rp50 juta subsidair satu bulan penjara.

Pasangan suami istri yang diciduk tim satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Satgas Saber Pungli) Januari 2017 lalu itu terbukti melakukan pungli pengurusan kartu tanda penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga.

Keduanya diputuskan melanggar pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 KUHPidana.

Sementara itu, dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut keduanya dengan hukuman 1,5 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsidair tiga bulan kurungan.

Menanggapi putusan itu, Firdaus menghargai proses hukum yang diterima oleh jajarannya tersebut.

Dirinya meminta agar perkara yang menimpa kedua orang tersebut dijadikan pelajaran untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Dia juga mendukung upaya bersih-bersih yang dilakukan oleh tim Satgas Saber Pungli kepada jajarannya yang terlibat dalam pungutan "haram" tersebut.

"Ini pelajaran untuk semuanya. Bekerjalah dengan baik, sesuai aturan. Kalau ada oknum seperti itu, tidak ada lain, kita sikat," ujarnya. (rdk/ant)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,31 Maret 2017 - 15:51:50 WIB

Kasus Narkoba, Oknum ASN di Bengkalis Diringkus Polisi

BENGKALIS - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bengkalis berinisial S (35) dirin

Minggu,07 Agustus 2016 - 19:10:57 WIB

Ngakunya Rugi Terus, Komisi IV DPRD Pekanbaru Buka Posko Pengaduan Aksi Dugaan Pungli Oknum PLN

PEKANBARU (WR) - Keseriusan Komisi IV DPRD Pekanbaru Provinsi Riau dalam mengakomodir laporan masyar

Senin,25 Juli 2016 - 11:10:22 WIB
Himbauan...!

Waspada...! Asosiasi Klinik Swasta Sebut Ada Oknum Mengaku BPOM Berkeliaran di Dumai

WAHANARIAU - Ketua Asosiasi Klinik Swasta dan Praktek Dokter Kota Dumai Al Ikhwan mengimbau pengusah

Selasa,24 Januari 2017 - 16:36:50 WIB

KPK Kantongi Data Oknum Pengusaha Alihkan Fungsi Lahan di Kuansing

TELUKKUANTAN (WAHANARIAU) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata sudah mengantongi data terka

Rabu,28 Maret 2018 - 01:06:02 WIB

Oknum Bidan Diduga Mesum di Ruang VK RSUD Selatpanjang

SELATPANJANG - Seorang oknum Bidan RSUD Selatpanjang berinisial JLH (32) tertangkap diduga mesum di

Senin,01 Agustus 2016 - 04:37:37 WIB
Ratusan Juta Uang Pustaka Raib

Bendahara Sebut Dipergunakan untuk Oknum Pejabat Tinggi Dumai

DUMAI(WR) – Uang senilai 200 juta rupiah yang dialokasikan untuk belanja langsung maupu

BERITA LAINNYA
Sabtu,26 Mei 2018 - 21:11:33 WIB

RAPP Santuni Lima Panti Asuhan di Pekanbaru

PEKANBARU - PT Riau Andalan Pulp and Paper mengadakan acara buka bersama kalangan insan pers, pemeri

Sabtu,26 Mei 2018 - 21:07:25 WIB

RAPP Gelar Buka Bersama Stakeholder Riau dan Media

PEKANBARU  - Sebagai upaya untuk meningkatkan silaturahmi di bulan Ramadan, PT Riau Andalan Pul

Sabtu,26 Mei 2018 - 20:50:10 WIB

Disnakertrans Riau Bakal Buka Posko Pengaduan THR

PEKANBARU - Jelang Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertr


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI