• Follow Us On : 

Oknum ASN Disdukcapil Terbukti Bersalah atas Kasus Pungli, Ini Tanggapan Wako Pekanbaru


Redaksi | Jumat,04 Agustus 2017 - 21:53:20 WIB
Dibaca: 766 kali 
Oknum ASN Disdukcapil Terbukti Bersalah atas Kasus Pungli, Ini Tanggapan Wako Pekanbaru

PEKANBARU (Wahanariau) - Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan sanksi tegas kepada oknum aparatur sipil negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru menyusul putusan Pengadilan Negeri setempat yang menyatakan oknum tersebut terbukti bersalah melakukan tindakan pungutan liar.

"Sesuai Undang-Undang, apakah nanti langsung dinonaktifkan, pecat tidak hormat? Kita pelajari undang-undangnya dulu," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Jumat (4/8/2017)

Dia menuturkan berdasarkan regulasi seorang oknum ASN akan langsung dicopot apabila selama persidangan dituntut oleh jaksa dengan hukuman diatas 5 tahun penjara. Hal sebaliknya berlaku apabila tuntutan dibawah 5 tahun penjara.

Menurut Firdaus, hal itu yang masih perlu dibahas oleh Pemerintah Kota Pekanbaru sebelum mengambil keputusan sanksi yang tepat.

Oknum ASN Dinas Kependudukan dan Pencatatan (Disdukcapil) Kota Pekanbaru, Fahmi (34) dan istrinya Rita (33) divonis bersalah oleh majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru, Kamis (3/8/2017).

Dalam putusannya, Hakim menjatuhkan hukuman 1 tahun 2 bulan penjara kepada Fahmi, sementara istrinya lebih ringan dua bulan. Selain itu, keduanya juga diwajibkan membayar denda Rp50 juta subsidair satu bulan penjara.

Pasangan suami istri yang diciduk tim satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Satgas Saber Pungli) Januari 2017 lalu itu terbukti melakukan pungli pengurusan kartu tanda penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga.

Keduanya diputuskan melanggar pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 KUHPidana.

Sementara itu, dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut keduanya dengan hukuman 1,5 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsidair tiga bulan kurungan.

Menanggapi putusan itu, Firdaus menghargai proses hukum yang diterima oleh jajarannya tersebut.

Dirinya meminta agar perkara yang menimpa kedua orang tersebut dijadikan pelajaran untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Dia juga mendukung upaya bersih-bersih yang dilakukan oleh tim Satgas Saber Pungli kepada jajarannya yang terlibat dalam pungutan "haram" tersebut.

"Ini pelajaran untuk semuanya. Bekerjalah dengan baik, sesuai aturan. Kalau ada oknum seperti itu, tidak ada lain, kita sikat," ujarnya. (rdk/ant)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,09 Juni 2018 - 15:08:30 WIB

Catut Namanya, Sekda Inhil Sebut Ada Oknum Minta Uang Ke Pejabat

  Tembilahan - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifu

Rabu,08 Februari 2017 - 17:08:02 WIB

Oknum Pegawai Kejari Inhil Minta 'Uang Kopi'

TEMBILAHAN (WAHANARIAU) - Sungguh perilaku tidak terpuji dilakukan oleh oknum pegawai Kejaksaan

Sabtu,26 November 2016 - 19:54:57 WIB

Diduga Jadi Bandar Sabu, Oknum PNS Pemko Dumai Masuk DPO

DUMAI (WR) - Ada-ada saja kelakuan Darsono, salah seorang Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Dum

Sabtu,28 Januari 2017 - 01:48:57 WIB

Ingin Miliki Dokumen WNI, Warga Singapura Bayar Oknum ASN Disdukcapil Rp20 Juta

PEKANBARU (MR) - Warga negara asing (WNA) asal Singapura, M Azhar diamankan Kantor Imigrasi Kelas I

Selasa,24 Januari 2017 - 16:36:50 WIB

KPK Kantongi Data Oknum Pengusaha Alihkan Fungsi Lahan di Kuansing

TELUKKUANTAN (WAHANARIAU) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata sudah mengantongi data terka

Selasa,21 November 2017 - 18:15:06 WIB

Oknum Satpol PP Pekanbaru Remehkan Organisasi dan Profesi Wartawan

PEKANBARU - Oknum Satpol PP Kota Pekanbaru yang bertugas di kediaman walikota menghalangi kerja wart

BERITA LAINNYA
Jumat,15 Februari 2019 - 23:06:11 WIB

Palace Banquet Holdings Limited Ltd Trading Debut Closed at HK$0.61 Per Share with an Increase of Around 22% as Compared to The Final Offer Price

CHINA - Media OutReach - 15 February 2019 - Palace Banquet Holdings Limited

Jumat,15 Februari 2019 - 23:03:27 WIB

Kaplan Learning Institute To Enter Into Unique Collaboration With Metis In The Acceleration Of Technical Skills For Data Scientists

SINGAPORE - Media OutReach - 15 February 2019 - Kaplan Learning Institute (KLI), one of Si

Kamis,14 Februari 2019 - 22:59:43 WIB

Palace Banquet Holdings Limited Announces Its Subscription Results

Recorded approximately 16.68 times of over-subscription for its Hong Kong public offering CHINA&nbs

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI