• Follow Us On : 

Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks, BPJS Kesehatan Temukan Tiga Peserta Terindikasi Positif


Redaksi | Selasa,08 Agustus 2017 - 21:36:31 WIB
Dibaca: 866 kali 
Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks, BPJS Kesehatan Temukan Tiga Peserta Terindikasi Positif

DUMAI (Wahanariau) - BPJS Kesehatan Cabang Dumai menyatakan, hasil pelayanan gratis pemeriksaan dini kanker servik sejak 13-31 Juli 2017, menunjukan ada tiga peserta terindikasi positif sakit karena ditemukan benjolan di alat kelamin.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Dumai Adi Siswadi mengatakan peserta terindikasi sakit ini selanjutnya dirujuk agar menjalani perawatan tingkat lanjutan dan mendapat penanganan medis lebih intensif oleh dokter spesialis.

"Mereka yang terindikasi kanker rahim ini kemudian dirujuk untuk ke perawatan tingkat lanjutan agar ditangani intensif dokter spesialis," kata Adi kepada pers di Dumai, Selasa (8/8/2017).

Disebutkan, hasil dari pelaksanaan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di semua fasilitas kesehatan primer kerjasama atau laboratorium terdaftar ini mencatat sebanyak 2.754 skrining, 90 papsmear dan 500 IVA.

Ribuan orang ikut pemeriksaan gratis bulan deteksi dini kanker servik ini, tidak saja peserta wanita asal Dumai, melainkan juga dari beberapa daerah di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Dumai.

"Periksa gratis deteksi dini servik ini bentuk dukungan kita dalam gerakan masyarakat hidup sehat sekaligus memperingati hari ulang tahun bpjs kesehatan ke 49," sebutnya.

BPJS Kesehatan Dumai saat itu membuka pelayanan deteksi dini serviks di setiap fasilitas kesehatan tingkat pertama tempat peserta terdaftar, dan papsmear di Laboratorium Klinik Prodia Duri dan Laboratorium Thamrin Dumai.

Dilanjutkan, kanker serviks baru terdeteksi ketika sudah stadium lanjut, dimana proses pengobatan jadi lebih sulit dan biaya pengobatan juga mahal, namun paling mudah dicegah dengan pemberian vaksinasi.

Data nasional 2016, diketahui jumlah kasus kanker servik di tingkat pelayanan rawat jalan tingkat lanjutan mencapai 12.820 kasus dengan total biaya sekitar Rp56,5 miliar, rawat inap tingkat lanjutan 6.938 kasus sebesar Rp87,1 miliar.

Sementara, Dokter Pengawas Tunas Muda Medika dr Rahmi Salbi menjelaskan, pemeriksaan dini terhadap kanker leher rahim ini sangat diperlukan sebagai tindakan preventif, karena jika terlambat terdeteksi maka beresiko kematian.

"Kita imbau peserta untuk mencegah dan mendeteksi dini penyakit jadi momok menakutkan kaum wanita ini karena beresiko kematian," sebut Rahmi beberapa waktu lalu. (ra)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,21 Januari 2017 - 20:21:09 WIB

Pembayaran Sisa Tunjangan Profesi Guru Empat Bulan Murni Kewajiban Pemerintah

TELUKKUANTAN (WAHANARIAU) - Pembayaran sisa tunjangan profesi guru (TPG) empat bulan terakhir di 201

Senin,19 Februari 2018 - 12:18:43 WIB

Ali Ambar Berdakwah di Hongkong Selama Sebulan

BENGKALIS – Salah seorang ustadz asal Negeri Junjungan, Ustadz Ali Ambar LC. M.Ag, selama

Minggu,28 Mei 2017 - 13:37:32 WIB
Wartawan Riau Berduka

Diawal Bulan Penuh Berkah, Wartawan Tiga Zaman Ini Telah Pergi

PEKANBARU - Innalilahiwainailahi rajiun, wartawan senior di Pekanbaru, Riau, H Muljadi Sabtu (27/5/2

Minggu,28 Mei 2017 - 00:00:22 WIB

Bupati Wardan Imbau Masyarakat Waspadai Kebakaran Dan Jaga Ketertiban Umum Di Bulan Ramadhan

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengimbau kepada seluruh masya

Rabu,22 Maret 2017 - 16:24:46 WIB

Digelar Bulan Depan, Panitia MTQ Liang Banir Kab Bengkalis Dibentuk

BENGKALIS - Pemerintah Desa Liang Banir, Siak Kecil, Bengkalis membentuk panitia penyelenggaraan Mus

Senin,09 Januari 2017 - 00:50:49 WIB

Empat Bulan Tunjangan Sertifikasi Menuunggak, Sejumlah Guru Melapor ke Polisi

TELUKKUANTAN (WAHANARIAU) - Sejumlah guru di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau merasa kecewa

BERITA LAINNYA
Senin,19 Agustus 2019 - 14:16:59 WIB

Komisi Dakwah MUI Nilai UAS Tak Bermaksud Mencela Agama Lain

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Fahmi Salim merespon soal isi cer

Senin,19 Agustus 2019 - 14:03:14 WIB

Polisi Negosiasi dengan Massa Manokwari

MANOKWARI - Kepolisian Daerah Papua Barat sudah turun melakukan pengamanan terkait aksi unjuk rasa m

Senin,19 Agustus 2019 - 13:55:10 WIB

Rusuh di Manokwari Dipicu Insiden Surabaya - Malang

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI