• Follow Us On : 

Presiden Jokowi Ajak Petani Ubah Paradigma Dari Fokus Pada Proses Budidaya ke Agrobisnis


Redaksi | Rabu,13 September 2017 - 01:02:16 WIB
Dibaca: 82 kali 
Presiden Jokowi Ajak Petani Ubah Paradigma Dari Fokus Pada Proses Budidaya ke Agrobisnis Presiden Jokowi berdiskusi dengan Mensesneg dan Seskab di sela-sela rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (12/9/2017) siang. (Foto: JAY/Humas)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkritisi cara peningkatan kesejahteraan petani atau nilai tukar petani yang dalam beberapa tahun terakhir selalu berkutat pada on farm-nya, selalu berkutat pada sektor budidaya, dan cenderung melupakan proses bisnisnya. Padahal, nilai tambah yang tinggi, nilai tambah yang besar itu berada pada proses agrobisnisnya.

“Inilah paradigma yang harus kita ubah. Jangan sampai kita terlalu berkutat pada sektor budidaya, yang berkaitan dengan pupuk, yang berkaitan dengan benih, yang berkaitan dengan insektisida,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Mengkoroporasikan Petani, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (12/9/2017) siang.

Presiden mengakui bahwa sektor budidaya pertanian merupakan hal yang penting. Namun diingatkan, kalau kita ingin memberikan keuntungan yang besar, maka paradigma itu harus diubah. “Kita harus masuk ke sektor proses bisnisnya, ke sektor agrobisnisnya,” tegas Presiden.

Paradigma inilah, lanjut Presiden, yang ingin dilakukan pemerintah, sehingga petani itu mestinya memiliki sendiri industri benih itu, memiliki aplikasi-aplikasi produksi yang moderen yang sekarang ini harganya juga tidak mahal.

Memiliki penggilingan-penggilingan moderen, sambung Presiden, harganya juga tidak mahal kalau di back up dengan perbankan. “Asal hitung-itungan fisibel, asal bank masuk ke sana, dan dihitung bankable, ya itu yang kita cari,” ujarnya.

Selain itu, Presiden berharap, petani memiliki industri pengolahan sendiri, memiliki industri benih, memiliki aplikasi produksi, memiliki penggilingan moderen, memiliki kemasan juga yang langsung berada di satu lokasi kemasan yang moderen, packaging yang moderen, memiliki industri pengolahan pasca panen, kalau beras misalnya ke tepung.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : redaksi.wahanariau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,28 Juli 2017 - 14:13:19 WIB

Peluncuran Program Vokasi, Presiden Jokowi : SMK Jangan Terjebak Kurikulum Lama

BEKASI (WR) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peluncuran program Pendidikan Vokasi Industri

Kamis,27 April 2017 - 11:04:58 WIB

Buka Inacraft 2017, Presiden Jokowi: Masa Depan Indonesia Ada di Industri Kreatif

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo membuka Pameran Ina

Selasa,18 April 2017 - 16:58:40 WIB

Perpres Penyelenggaraan Diteken, Presiden Jokowi Minta Promosi Asian Games 2018 Digencarkan

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar momentum penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahu

Jumat,14 April 2017 - 15:59:35 WIB

Presiden Jokowi Ajak Beberapa Warga Cirebon Makan Bersama

CIREBON - Ada pemandangan yang berbeda saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko

Minggu,11 September 2016 - 18:08:22 WIB

Karhutla Masih Saja Terjadi, Walhi Desak Presiden Jokowi 'Sikat' Oknum Pembeking

JAKARTA (WR) - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mendesak Presiden Joko Widodo untuk menunta

Rabu,10 Mei 2017 - 18:11:53 WIB

Kendarai Trail Tinjau Jalan Trans Papua, Presiden Jokowi Puji Duet Kementerian PUPR – TNI

PAPUA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pujian kepada duet Kementerian Pekerjaan Umum dan P

BERITA LAINNYA
Rabu,20 September 2017 - 11:01:01 WIB

H Mariyanto Pimpin Paripurna Pengesahan Perubahan RPJMD Tahun 2013-2018

INHIL - Rapat Paripurna pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) perubahan Nomor 5 Tahun 201

Selasa,19 September 2017 - 10:59:02 WIB

Bikin Bingung, LPJ APBD 2016 Pemkab Inhil Dipertanyakan

INHIL - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil), khususnya Fraksi Partai Keban

Jumat,15 September 2017 - 10:56:30 WIB

Fraksi Demokrat Duga Banyak Perusahaan di Inhil Tidak Bayar Pajak

INHIL - Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Inhil, menduga banyak pengusaha dari


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI