• Follow Us On : 

Minta Dihukum Paling Berat, Sri Mulyani Kecewa Masih Ada Petugas Pajak Yang Ditangkap


Redaksi | Kamis,14 September 2017 - 15:16:11 WIB
Dibaca: 636 kali 
Minta Dihukum Paling Berat, Sri Mulyani Kecewa Masih Ada Petugas Pajak Yang Ditangkap Menkeu Sri Mulyani Indrawati menjawab wartawan usai menghadiri pembukaan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017, di Istana Negara, pada hari Kamis (14/9/2017) pagi. (Foto: JAY/Humas)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati tak bisa menutupi kekecewaannya terkait masih adanya pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan, termasuk Direktorat Jenderal Pajak, yang tertangkap aparat karena melakukan penyelewenangan dalam tugasnya, termasuk bermain-main dengan wajib pajak.

“Saya betul-betul kecewa ni dengan beberapa kali yang dilakukan. Karena pada saat kita sedang meluncurkan reformasi ada saja yang melakukan seperti itu,” kata Sri Mulyani menjawab wartawan usai menghadiri acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017, di Istana Negara, Kamis (14/9/2017) pagi.

Pernyataan itu disampaikan Menkeu menanggapi pertanyaan mengenai adanya pegawai Direktorat Jenderal Pajak dari KPP Madya Gambir, AP, dan JJ, eks pegawai di KPP Madya Jakarta Selatan, yang ditangkap petugas Kejaksaan Agung terkait penerimaan suap sebesar Rp 14 miliar dari sebuah perusahaan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, M Rum, dalam keterangannya, Selasa (12/9/2017) mengatakan, AP ditahan selama 20 hari ke depan, yakni 11-30 September berdasarkan surat penahanan bernomor Print-24/F.2/Fd.1/09/2017.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,06 Maret 2018 - 17:28:12 WIB

Presiden Minta Rupiah Untuk PKH Naik Dua Kali Lipat

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Program Keluarga Harapan (PKH) untuk tahun ini

Sabtu,12 Mei 2018 - 12:35:37 WIB

Jokowi Minta Negara Lain Tidak Pindahkan Kedubesnya ke Yerusalem

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras keputusan Amerika Serikat (AS) yang memindahk

Rabu,30 Mei 2018 - 03:37:57 WIB

Status Siaga Darurat Diperpanjang, BPBD Riau Minta Kemudahan Izin Terbang Helikopter Karhutla

PEKANBARU - Setelah status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau diper

Jumat,13 Oktober 2017 - 11:08:16 WIB

Resmikan Tol Palindra, Jokowi Minta Biaya Digratiskan Hingga Akhir Tahun

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan jalan tol Palembang-Indralaya (Palindra) sek

Minggu,01 Oktober 2017 - 19:42:02 WIB

Deputi BPJS Kesehatan Sumbagteng Minta Pemprov Riau Informasikan Keberadaan Ruang NICU/PICU

PEKANBARU - Deputi BPJS Kesehataan Wilayah Sumbagteng Siswandi meminta pemerintah Provinsi Riau untu

Jumat,02 Maret 2018 - 17:37:17 WIB

Selain Urusan Diplomatik, Seskab Minta Para Dubes Promosikan Kemudahan Investasi di Indonesia

JAKARTA - Sebagai perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri, Sekretaris Kabinet (Seskab) P

BERITA LAINNYA
Senin,22 Oktober 2018 - 01:07:55 WIB

Catat... Ini Lokasi Ujian CAT Peserta CPNS di Riau

PEKANBARU - Pelaksanaan ujian Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) d

Sabtu,20 Oktober 2018 - 02:37:50 WIB

Korupsi Pipa Transmisi Inhil, Tiga Ditahan dan Satu Tersangka Bakal Dijemput Paksa

PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, menahan tiga tersangka kasus korupsi pipa

Sabtu,20 Oktober 2018 - 01:27:02 WIB

Penuhi Panggilan Bawaslu Riau, Ketua Gerindra Rohul Bantah Dukung Jokowi

PEKANBARU - Bupati Rokan Hulu Sukiman membantah mendukung calon presiden nomor urut 01 Joko widodo-M

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI