• Follow Us On : 

Minta Dihukum Paling Berat, Sri Mulyani Kecewa Masih Ada Petugas Pajak Yang Ditangkap


Redaksi | Kamis,14 September 2017 - 15:16:11 WIB
Dibaca: 434 kali 
Minta Dihukum Paling Berat, Sri Mulyani Kecewa Masih Ada Petugas Pajak Yang Ditangkap Menkeu Sri Mulyani Indrawati menjawab wartawan usai menghadiri pembukaan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017, di Istana Negara, pada hari Kamis (14/9/2017) pagi. (Foto: JAY/Humas)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati tak bisa menutupi kekecewaannya terkait masih adanya pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan, termasuk Direktorat Jenderal Pajak, yang tertangkap aparat karena melakukan penyelewenangan dalam tugasnya, termasuk bermain-main dengan wajib pajak.

“Saya betul-betul kecewa ni dengan beberapa kali yang dilakukan. Karena pada saat kita sedang meluncurkan reformasi ada saja yang melakukan seperti itu,” kata Sri Mulyani menjawab wartawan usai menghadiri acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017, di Istana Negara, Kamis (14/9/2017) pagi.

Pernyataan itu disampaikan Menkeu menanggapi pertanyaan mengenai adanya pegawai Direktorat Jenderal Pajak dari KPP Madya Gambir, AP, dan JJ, eks pegawai di KPP Madya Jakarta Selatan, yang ditangkap petugas Kejaksaan Agung terkait penerimaan suap sebesar Rp 14 miliar dari sebuah perusahaan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, M Rum, dalam keterangannya, Selasa (12/9/2017) mengatakan, AP ditahan selama 20 hari ke depan, yakni 11-30 September berdasarkan surat penahanan bernomor Print-24/F.2/Fd.1/09/2017.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,26 Agustus 2017 - 16:37:50 WIB

Kemenkes Minta Masyarakat Tak Ragu Imunisasi Measlea Rubela

JAKARTA (Wahanariau) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat, khususnya yang memilik

Rabu,25 Oktober 2017 - 12:47:37 WIB

Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Dorong Inovasi Dalam Pertanian Dan Pendidikan Vokasional

JAKARTA - Berkaitan dengan pertanian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar petani-petani itu sej

Senin,27 Februari 2017 - 17:14:29 WIB

UNICEF Minta Indonesia Hapus Pernikahan Usia Anak

JAKARTA (WAHANARIAU) -- The United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) meminta

Rabu,07 Februari 2018 - 15:33:38 WIB

Presiden Minta Tingkatkan Industri Produk Halal atau Syariah

JAKARTA - Ada beberapa quick win yang akan didorong lebih lanjut dari Rapat Pleno Komite N

Sabtu,11 Maret 2017 - 17:06:00 WIB

Minta Maaf, Jokowi Sebut Proyek e-KTP Habiskan Rp 6 T Tapi Jadinya Cuma KTP PlastikĀ 

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Presiden Joko Widodo meminta maaf atas nama pemerintah karena belum bisa men

Kamis,18 Agustus 2016 - 02:45:43 WIB
Kasus Sari Rejo Medan

Tolak Permintaan Damai Danlanud Soewondo, Jurnalis iNews TV Sebut TNI AU Bohongi Publik

MEDAN (WR) - Andri Syafrin Purba, Jurnalis iNews TV yang menjadi korban aksi kekerasan oknum praju

BERITA LAINNYA
Selasa,22 Mei 2018 - 02:18:10 WIB

39 JCH Pelalawan Belum Lunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji

PELALAWAN - Tahap I pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) telah berakhir pekan lalu (4 Mei,r

Selasa,22 Mei 2018 - 01:33:16 WIB

Pasokan Daging Beku Bulog Naik 300 Persen di Riau

PEKANBARU - Kepala Bidang Komersial Bulog Divre Riau-Kepri Hendra Gunafi Senin (21/5/2018) meny

Selasa,22 Mei 2018 - 01:23:39 WIB

Revisi Perda Pajak Pertalite Provinsi Riau Sudah Ditandatangi Mendagri

PEKANBARU - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo akhirnya menyetujui revisi Peraturan Daera


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI