• Follow Us On : 

BI Sebut Investasi Pembangunan SID Butuh Biaya Hingga Rp650 Miliar


Redaksi | Selasa,17 Oktober 2017 - 14:24:30 WIB
Dibaca: 1239 kali 
BI Sebut Investasi Pembangunan SID Butuh Biaya Hingga Rp650 Miliar

PEKANBARU - Bank Indonesia menyatakan biaya untuk investasi pembangunan infrastruktur Sistem Informasi Debitur (SID), secara nasional butuh dana sekitar Rp650 miliar.

"Kalau infrastruktur dibangun butuh Rp650 miliar, itu jumlah angka yang besar," kata Deputi Direktur Departemen Pengelolaan & Kepatuhan Laporan Bank Indonesia (BI), Yoni Depari, pada "Diseminasi Informasi Perkreditan Nasional dan Pengawasannya", di Kota Pekanbaru, seperti dilansir Antara, Senin (16/10/2017).

Ia menjelaskan pada SID kini tercatat sekitar 140 juta debitur di seluruh Indonesia, dari jumlah itu sekitar 50 juta-an dalam kondisi aktif.

SID memerlukan pengembangan teknologi dan infrastruktur secara berkelanjutan, meski begitu data tersebut juga masih memiliki beberapa risiko.

Risiko pertama, keakuratan data debitur yang dilaporkan oleh bank umum, bank perkreditan rakyat dan lembaga keuangan nonbank (LKNB).

"Belum tentu data di BI sesuai karena mungkin informasi debitur tidak semua lengkap," ujar Yori mengingatkan betapa pentingnya keakuratan pelaporan data dari lembaga keuangan.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,05 September 2017 - 17:00:13 WIB

BI Larang Gesek Kartu ATM dan Kredit di Mesin Kasir Saat Pembayaran

JAKARTA (Wahanariau) - Bank Indonesia (BI) melarang dilakukannya penggesekan ganda (double swipe) da

Selasa,27 Februari 2018 - 15:28:46 WIB

Lapor SPT Pajak Secara ‘Online’, Caranya Mudah, Bisa Dimana dan Kapan Saja

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasil

Sabtu,07 Januari 2017 - 19:38:26 WIB

Harga Cabai Mahal, Gubernur Aher Imbau Warga Bikin 'Warung Hidup'

BANDUNG (WAHANARIAU) -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meminta masyarakat mulai menanam t

Sabtu,08 Juli 2017 - 13:56:41 WIB

PLN Bantah Tarif Listrik Malaysia Lebih Murah dari RI

JAKARTA (WR) - PLN membantah data yang menyebutkan tarif listrik di Malaysia lebih murah dibanding I

Minggu,09 Juli 2017 - 15:00:19 WIB

Food Truck Lebih Murah dari Sewa Ruko, Berapa Modal Bisnisnya?

JAKARTA (WR) - Bisnis makanan menggunakan mobil alias food truck tengah ramai digandrungi. Dere

Minggu,08 Januari 2017 - 16:01:57 WIB

Biaya Stempel STNK, Dulu Gratis Kini Berbayar

WAHANARIAU -- Penerapan tarif baru mengenai penerbitan dan pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (S

BERITA LAINNYA
Senin,16 September 2019 - 14:41:37 WIB

Tinjau Karhutla di Pelalawan, Gubri Merasa Aneh

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar usai melakukan peninjauan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di

Senin,16 September 2019 - 14:36:38 WIB

Presiden Diharapkan Bisa Membantu Penyelesaian Kabut Asap di Riau

PEKANBARU - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) diagendakan akan berkunjung ke Provins

Senin,16 September 2019 - 14:33:46 WIB

Bupati Kampar Berharap Semoga Bencana Kabut Asap Segera Berakhir

KAMPAR - Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dibeberapa titik di Provinsi Riau sudah

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI