• Follow Us On : 

Hingga Kini Pemkab Meranti Tidak Punya Sentra Perdagangan Kelapa


Redaksi | Jumat,20 Oktober 2017 - 12:59:20 WIB
Dibaca: 642 kali 
Hingga Kini Pemkab Meranti Tidak Punya Sentra Perdagangan Kelapa

SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, sangat membutuhkan sentra perdagangan kelapa dan hasil bumi petani setempat guna menghindari sistem kartel yang merugikan masyarakat.

"Hingga kini Meranti tidak punya sentra perdagangan hasil bumi khususnya kelapa, mereka menjual ke tengkulak," kata Bupati Meranti Irwan, dilansir Antarariau, Kamis (19/10/2017).

Irwan menjelaskan akibat tidak adanya sentralisasi penampungan hasil perkebunan khususnya kelapa oleh Pemerintah RI, ini memicu terjadinya permainan oleh kartel besar Malaysia bekerja sama dengan para tengkulak sehingga menyebabkan harga beli kelapa terus jatuh.

Akibat ulah kartel harga kelapa yang harusnya bisa dijual Rp2.500 hingga Rp2.900 perbutir hanya dihargai oleh tengkulak Rp1.500 perbutir.

Sementara jelas Irwan harga pasar dan jual kelapa di Batu Pahat, Malaysia masih tinggi. Hal ini tentu merugikan petani dan menyulitkan ekonomi masyarakat di Kepulauan Meranti tidak bisa menikmati hasil yang semestinya.

"Ini terjadi akibat adanya kartel yang dibuat oleh pengusaha Malaysia yang bekerjasama dengan para tengkulak yang ada di Meranti. Bisa dibuktikan contohnya, jika petani menjual langsung dapat dipastikan sesampai di Batu Pahat akan ditolak karena tidak mendapat izin dari pengusaha yang ada di Malaysia (Fama)," tuturnya.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,17 Oktober 2017 - 14:24:30 WIB

BI Sebut Investasi Pembangunan SID Butuh Biaya Hingga Rp650 Miliar

PEKANBARU - Bank Indonesia menyatakan biaya untuk investasi pembangunan infrastruktur Sistem Informa

Selasa,17 Oktober 2017 - 14:19:07 WIB

Hingga Agustus 2017, Kredit Produktif Meningkat Sebesar Rp6,75 Triliun

PEKANBARU - Bank Indonesia menyatakan angka penyaluran kredit yang bersifat produktif di Provinsi Ri

Jumat,08 September 2017 - 03:21:18 WIB

Diresmikan Istri Walikota Dumai, Dirgantara Jaya Hadirkan Layanan Hingga Bandara

DUMAI (Wahanariau) - Ibu Walikota Dumai Hajjah Haslinar Zulkifli AS Kamis (7/9/2017) secara langsung

Jumat,28 April 2017 - 22:31:25 WIB

Tahun Ini, BUMN Anggarkan Subsidi Hingga Rp 133 Triliun

BOGOR - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah memberikan 8 layanan yang disubsidi untuk masyarakat.

Jumat,13 Januari 2017 - 18:32:24 WIB

Cerita Mentan Soal Beras Hingga Cabai dari Singapura Masuk RI

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mengaku heran Singapura bisa men

Senin,14 Agustus 2017 - 12:14:34 WIB

Bulog Pastikan Stock Beras di Riau Hingga Idul Adha Aman

PEKANBARU (Wahanariau) - Badan Urusan Logistik Divisi Regional Provinsi Riau menyatakan memiliki sto

BERITA LAINNYA
Sabtu,23 Juni 2018 - 02:43:38 WIB

Ini Rekam Jejak Dirut BEI Baru

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan Inarno Djajadi sebagai Direktur Utama PT Bur

Sabtu,23 Juni 2018 - 02:33:18 WIB

Ini Tanggapan Rossi Soal Kemenangan Galang Hendra di Brno

JAKARTA - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi ternyata memantau keberhasilan mantan anak didik

Sabtu,23 Juni 2018 - 02:10:36 WIB

Panwaslu Minta KPU Dumai Segera Lengkapi Kekurangan Surat Suara Pilgubri

DUMAI - Divisi Pengawasan Panitia Pengawas Pemilu Kota Dumai Agustri minta KPU setempat melengkapi k


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI