• Follow Us On : 

Diduga Gunakan Akte Kelahiran Palsu, Kades Pamesi Bathin Solapan Dipolisikan


Redaksi | Rabu,08 November 2017 - 12:04:26 WIB
Dibaca: 153 kali 
Diduga Gunakan Akte Kelahiran Palsu, Kades Pamesi Bathin Solapan Dipolisikan Akte Kelahiran yang Diduga Palsu. IST

BENGKALIS - Seorang Kepala Desa (Kades) Pamesi, Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis diduga menggunakan akte kelahiran palsu untuk mencalonkan diri menjadi kepala kampung tersebut.

Dikatakan Ahmad Darmawan Damanik, dirinya sebagai warga desa Pamesi, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, terpaksa harus melaporkan Rakino kepada pihak Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, dikarenakan Kades yang baru dilantik tersebut diduga menggunakan akte kelahiran palsu.

"Akte kelahiran tersebut digunakannya untuk syarat pencalonan Kepala Desa Pamesi, dan ini baru kita ketahui usai terlaksana pemilihan," kata Ahmad Darmawan Damanik, Sabtu (4/11/2017).

Ahmad Darmawan Damanik mengatakan, kecurigaan tersebut dikatakannya disaat dirinya melihat adanya nomor induk kependudukan pada akta kelahiran dengan nomor blangko 9640164879, dimana kutipan kelahiran tersebut tertulis dikeluarakan dan dicap oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara.

"Setelah melihat adanya kejanggalan dalam akta kelahiran tersebut, kita langsung melakukan pengecekan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Batubara, dan ternyata pihak yang terkait tidak pernah mengeluarkannya," katanya kembali.

Selain itu, dikatakannya juga, pihak yang terkait juga mengeluarkan sebuah surat yang menyatakan kutipan akta kelahiran atas nama Rakino dengan nomor akta kelahiran 1219-LT-19082015-0238 tanggal 19 Agustus 2015 tidak terdaftar dalam database Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara.

Disebutkannya juga, berdasarakan dengan adanya surat dari dinas yang terkait tersebut, dirinya melaporan Rakino pria berusia 45 tahun ke Polda Riau pada tanggal 23 Agustus 2017 yang lalu dengan dugaan tindak pidana pemalusan sesuai dengan Pasal 163 Jo 266 KUHP dengan Laporan Polisi Nomor : LP/260/VIII/2017/SPKT/Riau.

"Berkas perkara ini juga telah dilimpahkan ke Kepolisian Resort (Polres) Bengkalis, dan saya juga meminta kepada pihak yang terkait dapat segera menuntaskan permasalahan ini, kepada Bupati Bengkalis dapat melakukan tindakan tegas tekait kasus dugaan pemalsuan dokumen ini," katanya berharap.

Disebutkannya, meskipun dirinya juga merupakan lawan politik dari terlapor dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa pada saat itu, dirinya juga menyebutkan sebagai masyarakat desa tersebut merasa dirugikan dengan adanya dugaan pemalsuan dokumen tersebut.

"Masa Pemilihan Kepala Desa telah habis, saya menerima kekalahan tersebut dengan menanda tangani berkas pada saat itu, namun permasalahan dugaan pemalsuan akte kelahiran tersebut baru kita temukan usai kegiatan, dan ini harus dituntaskan karena yang dirugikan adalah masyarakat banyak dan juga negara ini," katanya mengakhiri. (RB/Iwan).


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,04 Februari 2017 - 18:36:25 WIB

Diduga Aniaya Muridnya, Kepsek di Rohil Diamankan Polisi

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Maher (51), seorang Kepala SMP Yayasan Kartini, Kecamatan Pasir Limau Kapas

Kamis,25 Agustus 2016 - 11:17:29 WIB

Walah...! Razia BNNP Riau Diduga Bocor, Seluruh Hiburan Malam Tutup dan Sepi

DUMAI (WR) - Razia Narkoba yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau

Jumat,02 September 2016 - 14:07:49 WIB
Diduga Ada Tindakan Tidak Affair

Direskrimsus Polda Riau Akui Foto Dirinya Bersama Bos PT APSL Diduga Perusahaan Pembakar Lahan

PEKANBARU (WR) - Media sosial dihebohkan beredarnya foto beberapa perwira tinggi Polda Riau sedang

Jumat,13 Oktober 2017 - 15:50:02 WIB
Mangrove Menjadi Bahan Baku

Panglong Arang di Sungai Sepit Diduga Ilegal, Camat, Lurah, dan RT Mengaku Tidak Mengetahui

DUMAI - Panglong Arang yang berada di Sungai Sepit RT 09 Kelurahan Batu Teritip terus mengepulkan as

Rabu,04 Januari 2017 - 14:12:28 WIB

Pesta Demokrasi Pilkades Pauh Kecamatan Bonai Darusalam Diduga Banyak Kecurangan dan Pelanggaran

ROKAN HULU (WAHANARIAU) - Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Pauh Kec Bonai Da

Kamis,26 Januari 2017 - 15:29:32 WIB

Penerangan Jalan Umum Mati, Jembatan Maredan Diduga Tempat Lokasi Mesum

SIAKSRIINDRAPURA (WAHANARIAU) - Kondisi Jembatan Maredan seharga Rp178 miliar di Kecamatan Tualang,

BERITA LAINNYA
Sabtu,18 November 2017 - 12:31:21 WIB

Pengurus PWI Riau Hadiri Konkernas PWI Pusat di Bengkulu

BENGKULU - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau hadiri Konferensi Kerja Nasiona

Kamis,16 November 2017 - 15:07:24 WIB

Turunkan Satu Unit Excavator, Sekda Dumai Tinjau TPS di Jalan Sidorejo

DUMAI - Sekretaris Daerah Kota Dumai Ir H M Nasir, MP MH MT meninjau tempat pembuangan sampah (TPS)

Rabu,15 November 2017 - 22:13:44 WIB

Inovasi Kreatif, Kapolsek Pelangiran Datangkan Narasumber dari DP2AKBP3A Sosialisasi Narkoba dan KDRT

  Pelangiran - Pemerintah Desa (Pemdes) teluk bunian menggandeng pihak kepolisian sektor (Polse


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI