• Follow Us On : 

Diduga Gunakan Akte Kelahiran Palsu, Kades Pamesi Bathin Solapan Dipolisikan


Redaksi | Rabu,08 November 2017 - 12:04:26 WIB
Dibaca: 380 kali 
Diduga Gunakan Akte Kelahiran Palsu, Kades Pamesi Bathin Solapan Dipolisikan Akte Kelahiran yang Diduga Palsu. IST

BENGKALIS - Seorang Kepala Desa (Kades) Pamesi, Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis diduga menggunakan akte kelahiran palsu untuk mencalonkan diri menjadi kepala kampung tersebut.

Dikatakan Ahmad Darmawan Damanik, dirinya sebagai warga desa Pamesi, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, terpaksa harus melaporkan Rakino kepada pihak Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, dikarenakan Kades yang baru dilantik tersebut diduga menggunakan akte kelahiran palsu.

"Akte kelahiran tersebut digunakannya untuk syarat pencalonan Kepala Desa Pamesi, dan ini baru kita ketahui usai terlaksana pemilihan," kata Ahmad Darmawan Damanik, Sabtu (4/11/2017).

Ahmad Darmawan Damanik mengatakan, kecurigaan tersebut dikatakannya disaat dirinya melihat adanya nomor induk kependudukan pada akta kelahiran dengan nomor blangko 9640164879, dimana kutipan kelahiran tersebut tertulis dikeluarakan dan dicap oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara.

"Setelah melihat adanya kejanggalan dalam akta kelahiran tersebut, kita langsung melakukan pengecekan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Batubara, dan ternyata pihak yang terkait tidak pernah mengeluarkannya," katanya kembali.

Selain itu, dikatakannya juga, pihak yang terkait juga mengeluarkan sebuah surat yang menyatakan kutipan akta kelahiran atas nama Rakino dengan nomor akta kelahiran 1219-LT-19082015-0238 tanggal 19 Agustus 2015 tidak terdaftar dalam database Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara.

Disebutkannya juga, berdasarakan dengan adanya surat dari dinas yang terkait tersebut, dirinya melaporan Rakino pria berusia 45 tahun ke Polda Riau pada tanggal 23 Agustus 2017 yang lalu dengan dugaan tindak pidana pemalusan sesuai dengan Pasal 163 Jo 266 KUHP dengan Laporan Polisi Nomor : LP/260/VIII/2017/SPKT/Riau.

"Berkas perkara ini juga telah dilimpahkan ke Kepolisian Resort (Polres) Bengkalis, dan saya juga meminta kepada pihak yang terkait dapat segera menuntaskan permasalahan ini, kepada Bupati Bengkalis dapat melakukan tindakan tegas tekait kasus dugaan pemalsuan dokumen ini," katanya berharap.

Disebutkannya, meskipun dirinya juga merupakan lawan politik dari terlapor dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa pada saat itu, dirinya juga menyebutkan sebagai masyarakat desa tersebut merasa dirugikan dengan adanya dugaan pemalsuan dokumen tersebut.

"Masa Pemilihan Kepala Desa telah habis, saya menerima kekalahan tersebut dengan menanda tangani berkas pada saat itu, namun permasalahan dugaan pemalsuan akte kelahiran tersebut baru kita temukan usai kegiatan, dan ini harus dituntaskan karena yang dirugikan adalah masyarakat banyak dan juga negara ini," katanya mengakhiri. (RB/Iwan).


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,09 Maret 2017 - 22:53:44 WIB

Diduga Gunakan Uang Palsu Untuk Transaksi, 2 Pria Di Inhil Diringkus Polisi

Tembilahan - Karena diduga menggunakan uang palsu untuk bertransaksi, 2 (Dua) orang pria diring

Sabtu,29 April 2017 - 18:50:42 WIB

Diduga Oknum Pansel Penerimaan Dosen Tetap Bukan PNS di UIN Suska Riau Palsukan Data Dosen 

PEKANBARU - Sidang lanjutan gugatan Basir terhadap UIN Susqa Riau kembali digelar di Pengadilan Tata

Rabu,01 Februari 2017 - 19:53:39 WIB

Diduga CPO Tumpah di Perairan Dumai, Akibat Bongkar dari MV Silver Mandora

DUMAI (WAHANARIAU) - Telah terjadi tumpahan minyak crude palm oil (CPO) di perairan Dumai, Provinsi

Sabtu,28 Januari 2017 - 20:24:44 WIB

Disaksikan Sang Paman, Polisi Bongkar Makam Balita 18 Bulan Diduga Tewas Dianiaya

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Ungkap misteri kematian balita 18 bulan bernama M Zikli yang tewas diduga d

Senin,16 Januari 2017 - 22:19:37 WIB

Polisi Amankan Tujuh Orang di Kamar Hotel Grand Central Diduga Pesta Narkoba

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Sedikitnya tujuh orang diamankan tim gabungan Polresta Pekanbaru, Polsek Pa

Selasa,24 Januari 2017 - 14:20:27 WIB

Diduga Beredar Cabai Berformalin di Pekanbaru

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Diduga bagian dari modus pedagang tak bertangung jawab untuk mengeruk untun

BERITA LAINNYA
Minggu,14 Januari 2018 - 14:11:55 WIB

Walikota Bersama GM Resmikan Lapangan Tembak Pertamina RU II Dumai

DUMAI - Walikota Dumai bersam GM Pertamina Refenery Unit (RU) II Dumai meresmikan lapangan tembak (L

Jumat,12 Januari 2018 - 23:33:24 WIB

Meriahkan HPN 2018, PWI Riau Gelar LKTJ Raja Haji Ali Kelana

PEKANBARU - Dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2018, Persatuan Wartawan Indonesia (PW

Kamis,11 Januari 2018 - 20:26:38 WIB

Keseruan Family Gathering Ala Velozity Chapter Riau Di Provinsi Sumatera Barat

DUMAI - VCR (Velozity Chapter Riau) kembali melaksanakan agenda tahunan rutin berupa Family Gatherin


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI