• Follow Us On : 

Kasus Suap Proyek Tugu Anti Korupsi

Yakin Masih Ada Sindikat Pungli Belum Terungkap, Badko HMI Minta KPK Turun Ke Riau


Redaksi | Selasa,12 Desember 2017 - 19:42:22 WIB
Dibaca: 466 kali 
Yakin Masih Ada Sindikat Pungli Belum Terungkap, Badko HMI Minta KPK Turun Ke Riau

PEKANBARU - Pasca Hari Anti Korupsi, yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2017 lalu, beragam respon masyarakat terkait kasus Korupsi yang telah jelas kembali membuat negeri lancang kuning melayu Riau kembali tercoreng ditataran Nasional maupun internasional.

Sebagaimana dilansir Riauaktual, Terungkapnya kasus suap proyek pembangunan tugu anti korupsi di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Riau, tak ayal membuat gelombang protes dari Bem Seriau, Organisasi Kepemudaan serta Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Riau Kepulauan Riau terus terjadi.

"Ini harus disikapi serius, apalagi Jumlah APBD Riau yang sebesar 10 Triliun terus dipergunakan, dan kami meyakini bahwa masih ada sindikat-sindikat pungli yang belum terungkap, untuk itu kami ingin KPK segera turun ke Riau, karena tidak cukup dengan hanya mengandalkan pihak kejaksaan," ucap Sudirman, Ketum Badko HMI Riau Kepri saat berbincang bersama para wartawan, Selasa (12/12/2017)

Kita juga menginginkan, kata Sudirman, Kejaksaan untuk tidak tebang pilih dalam menangani suatu proses tindak pidana korupsi.

"Harus tegas, jangan sampai ada kecurigaan ditengah masyarakat. Apalagi saat ini banyak pembangunan fisik yang terbengkalai, padahal uang rakyat yang dipakai sangat banyak sekali," tuturnya.

Sudirman juga menghimbau penegak hukum yang memproses kasus tugu anti korupsi tidak hanya menyelidiki disatu perkara tersebut, mengingat ada banyaknya laporan yang disampaikan dari bebeberapa kalangan kepada penegak hukum.

Disamping itu ia menambah lewat analisa, bahwasanya terdapatnya indikasi permainan dari keterlibatan pemegang jabatan di pemprov Riau yang belum terungkap sama sekali, terutama untuk kasus tidak wajarnya proses pelelangan.

"Ini catatan serius kita, dan semoga saja Kejati Riau dan Polda Riau merasakan hal yang sama, dan kalau tidak, ada baiknya Kejaksaan Agung untuk memeriksa tiap berkas proses pelelangan yang terdapat dalam LPSE Provinsi Riau, karena kurang lebih 63 persen APBD Riau digunakan untuk pembangunan yang memiliki potensi korupsi yang tinggi," katanya.

Untuk di ingat, kata Sudirman lagi, Riau saat ini mencetak prestasi memalukan, yang mana dalam beberapa media menempati urutan ke 4 sebagai provinsi terkorup di Indonesia.

Catatan kelam ini pastinya sangat meresahkan masyarakat Riau, apalagi negeri yang terkenal dengan tradisi kemelayuannya, yang identik dengan citra agama Islam.

"Harusnya para pejabat memberi tauladan, bukan hanya terjebak dalam pencitraan. Yang dibuat patung simbol bertajuk integritas, tapi kenyataannya menjadi patung tikus berdasi," tandasnya.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,11 Agustus 2017 - 12:01:59 WIB

Bupati Inhil Yakini Program Penyelamatan Kebun Kelapa Rakyat Akan Berhasil Hingga Akhir Tahun

Tembilahan - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meyakini program penyelamatan

Selasa,08 Agustus 2017 - 10:23:03 WIB

Ketua Komisi II DPRD Inhil Yakini FKI Dapat Berikan Kontribusi Bagi Laju Pembangunan

INHIL - Hari Kelapa Dunia yang diperingati melalui penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional (FK

BERITA LAINNYA
Sabtu,20 Oktober 2018 - 00:59:02 WIB

KPK Telusuri Alur Proses Perizinan Proyek Meikarta

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah 12 lokasi guna mencari bukti kasus dugaan s

Sabtu,20 Oktober 2018 - 00:47:54 WIB

Spackman Entertainment Group Acquires Greenlight Content

Greenlight Content is primarily involved in the business of investing into dramas and movies, as w

Sabtu,20 Oktober 2018 - 00:42:12 WIB

Arrow Electronics Collaborates with Infineon Technologies to Raise Innovation Capability and Engineering Competency of Start-ups in South East Asia, India, Australia and New Zealand

SINGAPORE - Media OutReach - October 19, 2018 - Global technology solutions provider

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI