• Follow Us On : 

Tiga Desa Kecamatan Batang Tuaka Alami Banjir, Bupati Inhil Instruksikan BPBD Dirikan Posko Pengungsian


Dedek Pratama | Minggu,26 November 2017 - 16:15:42 WIB
Dibaca: 682 kali 
Tiga Desa Kecamatan Batang Tuaka Alami Banjir, Bupati Inhil Instruksikan BPBD Dirikan Posko Pengungsian

 

Batang Tuaka - Setidaknya terdapat 3 (Tiga) Desa di Kecamatan Batang Tuaka yang mengalami banjir, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan pun segera menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendirikan posko pengungsian untuk keperluan evakuasi warga.

Ketiga desa terdampak banjir tersebut ialah Desa Sungai Junjangan, Desa Sungai Raya dan Desa Tasik Raya. Kondisi terparah akibat banjir dialami oleh Desa Sungai Junjangan dengan ketinggian berkisar antara 75 hingga 90 sentimeter atau setinggi pinggang orang dewasa.

Sejauh ini, pihak BPBD Inhil baru mendirikan 1 (satu) posko pengungsian di salah satu desa dengan dampak banjir terparah, yakni Desa Sungai Junjangan. Di posko pengungsian, juga telah disiagakan tim evakuasi korban banjir sebanyak 3 tim yang masing - masing tim terdiri dari 7 (tujuh) orang personel.

Bupati Inhil, HM Wardan, mengaku prihatin atas bencana banjir yang melanda sebagian kawasan Kecamatan Batang Tuaka sejak Kamis lalu. Dia mengaku telah mengarahkan pihak BPBD untuk bertindak cepat menangani banjir yang terjadi di 3 Desa tersebut.

"Saya telah meminta pihak BPBD untuk mendirikan posko, merespons cepat dalam upaya penanganan banjir. Saya turut prihatin akan kondisi banjir yang terjadi. Namun, ini semua adalah musibah yang kita tidak tahu kapan akan datang," pungkas Bupati.

Oleh karena itu, Bupati mengimbau kepada warga yang terdampak banjir agar senantiasa bersabar dalam menghadapi ujian berupa banjir ini. Dia juga mengatakan telah meminta pihak BPBD Inhil untuk terus siaga selama masa - masa banjir dan kedatangan banjir susulan yang mungkin saja terjadi di beberapa hari ini.

"Tetap bersabar, tawakal. Ini cobaan. Kita tidak tahu banjir itu kapan akan terjadi. Saya juga telah mengimbau BPBD bersiaga di posko pengungsian untuk mengakomodir kebutuhan para warga terdampak Banjir sampai banjir dapat benar - benar reda," tukas Bupati.

Bupati juga berpesan kepada pihak BPBD untuk memaksimalkan pelayanan terhadap warga terdampak banjir dan senantiasa menjalin koordinasi dengan pihak - pihak terkait lainnya dalam upaya penanggulangan bencana banjir yang terjadi.

Kepala Pelaksana BPBD Inhil, Yuspik, SH mengaku telah mengerahkan tim penanganan banjir di beberapa titik banjir dan mendirikan posko di masing - masing Desa terdampak banjir setelah mendapat instruksi dari Bupati Inhil beberapa hari sebelumnya.

"Setelah mendapat instruksi dari Bupati  bahwa telah terjadi banjir yang melanda beberapa desa di Batang Tuaka. Kami pun segera menindaklanjuti dengan meluncurkan tim untuk memantau langsung kondisi disana guna pendirian posko pengungsian," ujar Yuspik saat dikonfirmasi.

Berdasarkan hasil pantauan, diungkapkan Yuspik, banjir yang melanda 3 Desa Kecamatan Batang Tuaka memang termasuk parah, dimana jalan - jalan di sekitar desa, tepatnya Desa Junjangan tergenang banjir, begitu pula dengan kawasan permukiman warga yang sebahagiannya juga ikut terendam banjir.

"Siswa dan siswi disana sempat diliburkan karena jalan Desa tidak bisa dilewati. Sebagaian warga juga ada yang mengungsi ke rumah keluarga mereka karena air sudah masuk ke dalam rumah. Sedangkan, di posko pengungsian sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi," pungkas Yuspik.

Kendati belum ada pengungsi, Yuspik mengatakan, pihak BPBD bersama TNI dan Polri tetap bersiaga di posko pengungsian sampai banjir dapat dipastikan tidak lagi melanda kawasan tersebut.

"Dari evaluasi yang kita lakukan, hujan deras disertai petir dan air pasang sungai masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Artinya, kami masih mewaspadai datangnya banjir. Namun, untuk hari ini, debit air, khususnya di Desa Sungai Junjangan perlahan mulai turun," papar Yuspik.

Yuspik mengatakan, pihak BPBD akan selalu siap sedia membantu evakuasi warga, jika banjir datang secara mendadak. Dia mengimbau kepada warga desa terdampak banjir untuk segera melapor ke Posko pengungsian jika banjir mulai masuk ke permukiman tempat tinggal warga.

"Disini kami stand by 24 jam. Warga tidak perlu sungkan untuk melapor ke Posko yang kami dirikan. Silahkan saja datang jika membutuhkan bantuan evakuasi, kami akan senantiasa siap dan secepatnya melakukan evakuasi," tandas Yuspik.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,08 Agustus 2017 - 21:36:31 WIB

Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks, BPJS Kesehatan Temukan Tiga Peserta Terindikasi Positif

DUMAI (Wahanariau) - BPJS Kesehatan Cabang Dumai menyatakan, hasil pelayanan gratis pemeriksaan dini

Senin,16 Januari 2017 - 21:24:44 WIB

Tiga Kawanan Bandit Spesialis Dugaan Pencurian CPO di Rohil Dibekuk Polisi

BAGANSIAPIAPI (WAHANARIAU) - Tiga orang bandit spesialis pencuri crude palm oil (CPO) atau proses ha

Selasa,15 November 2016 - 22:43:49 WIB

Kedua Kalinya di Bulan November, Banjir Melanda Tiga Desa di Kemuning

INDRAGIRI HILIR (WR) - Memasuki musim penghujan di akhir tahun 2016, sejumlah Desa di Kecamatan Kemu

Kamis,08 Desember 2016 - 14:44:30 WIB

Ini Jawaban Bupati Amril Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Tentang Tiga Ranperda

BENGKALIS (WAHANARIAU) -- Bupati Bengkalis Amril Mukminin yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) S

Senin,09 Januari 2017 - 21:33:19 WIB

Tiga Event di Meranti Masuk Daftar Pariwisata di Riau

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Propinsi Riau telah mela

Minggu,28 Mei 2017 - 13:37:32 WIB
Wartawan Riau Berduka

Diawal Bulan Penuh Berkah, Wartawan Tiga Zaman Ini Telah Pergi

PEKANBARU - Innalilahiwainailahi rajiun, wartawan senior di Pekanbaru, Riau, H Muljadi Sabtu (27/5/2

BERITA LAINNYA
Kamis,07 November 2019 - 15:21:41 WIB

FlexEnable Acquires Merck’s OTFT Materials Portfolio for Flexible Displays

FlexEnable is the first company to offer a complete solution – materials and processes –

Kamis,07 November 2019 - 15:15:18 WIB

Kuehne + Nagel Launches New Airfreight Perishable Hub in New Zealand

One of the world's leading perishable logistics providers further expands its global network

Kamis,07 November 2019 - 15:12:12 WIB

New Economic Impact Study Shows that Singapore SMEs Financed by SME Financing Platform Validus Capital Contributed Over S$400 Million in GDP in 2018

Validus Capital (Validus) is filling a critical financing gap for SMEs across industries to fuel S

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI