• Follow Us On : 

Satu Tahun Pembunuh Tri Arum Belum Terungkap


Redaksi | Selasa,02 Januari 2018 - 13:17:38 WIB
Dibaca: 219 kali 
Satu Tahun Pembunuh Tri Arum Belum Terungkap Foto: Foto Tri Ari Yani Pupso Arum bersama keluarga dan kerabat (dok. Instagram/@arum_efendi)

JAKARTA - Hampir satu tahun pembunuh mahasiswi Universitas Esa Unggul, Tri Ariyani Puspo Arum (21) di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, belum juga terungkap. Hingga kini, polisi belum berhasil menangkap pelakunya.

Sebagaimana dilansir detikcom, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono memastikan, pihaknya masih bekerja untuk mengungkap kasus yang menjadi pekerjaan rumah (PR) di tahun 2017 itu.

"Tim masih bekerja melakukan penyelidikan dan anggota dari Polres Metro Jakarta Barat akan melakukan gelar untuk menyelidiki siapa pelakunya," kata Argo, Selasa (2/1/2018).

Gelar dilakukan untuk mengetahui kendala-kendala dalam proses penyelidikan tersebut. Dalam proses gelar itu pula, polisi akan mengumpulkan kembali alat bukti yang sudah dimiliki.

"Nanti disusun apa saja yang menjadi kendala, dicari lagi bukti-bukti baru yang menguatkan segala macam di situ ya (dalam proses gelar)," ungkapnya.

Ia menambahkan, lamanya kasus itu terungkap karena polisi menemukan hambatan dalam proses penyelidikan tersebut. Minimnya saksi dan petunjuk menjadi hambatan polisi mencari siapa pelakunya.

Seperti diketahui, Tri Arum ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka tusuk di lehernya. Korban pertama kali ditemukan oleh kekasihnya, Zainal di kosannya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Senin 9 Januari 2016 silam.

Sejumlah saksi saat itu telah diperiksa, termasuk Zainal, teman Arum, dan seorang pria berkewarganegaraan Nigeria. Namun sampai saat ini, pembunuh Arum masih misterius.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,14 Agustus 2016 - 23:45:56 WIB
Rapatkan Barisan Mempertahankan NKRI

Basri : Akibat Kejahatan Luar Biasa Korupsi, Persatuan Bangsa Terancam Perpecahan Secara Nasional

JAKARTA (WR) - Ketua Umum HM Basri Budi Utomo As mengatakan GNPK-RI adalah kumpulan para aktifi

Selasa,03 Oktober 2017 - 01:52:42 WIB
Peringatan Hari Batik Nasional

Batik Jadi Perekat Sekaligus Simbol Persatuan

JAKARTA - Batik merupakan perekat bangsa sekaligus menjadi simbol persatuan. Dengan berbatik, tidak

Kamis,27 April 2017 - 18:42:16 WIB

Dari 23 Daerah Berkinerja Terbaik Ketetapan Kemendagri, Tak Satu pun Daerah Dari Sumatera

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan 23 daerah berkinerja terbaik. Salah satu

Jumat,09 Maret 2018 - 13:18:42 WIB

Kunjungi Ponpes Langitan, Presiden Jokowi Ajak Santri Jaga Persatuan dan Kerukunan

TUBAN - Usai melakukan kunjungan kerja ke Gresik dan Lamongan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta

Senin,18 September 2017 - 04:09:46 WIB

Islam dan Kebangsaan Melebur Jadi Satu, Coba Memisahkan Berarti Tak Paham Sejarah

SOLO - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengingatkan pentingnya relasi Islam dan kebangsaan. Baginya, kedua

Selasa,01 Mei 2018 - 14:38:38 WIB

LAMR Diharapkan Jadi Pemersatu Suku dan Etnis

BENGKALIS – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) diharapkan  tidak hanya memayungi suku Melayu

BERITA LAINNYA
Rabu,18 Juli 2018 - 23:36:49 WIB

New Ruckus R730 is the First IoT- and LTE-ready 802.11ax Access Point for Stadiums, Public Venues, Train Stations and Schools

Company also launches Ultra-High Density Technology Suite that enhances network performance and WPA3

Rabu,18 Juli 2018 - 23:29:58 WIB

Light Rail Transit, Angkutan Massal Untuk Mewujudkan Interkoneksi Antarmoda

JAKARTA - Pembangunan Light Rail Transit (LRT) merupakan bagian dari sistem angkutan massal dan sala

Rabu,18 Juli 2018 - 13:04:01 WIB

Kepala Daerah Yang Maju Capres/Cawapres Harus Kantongi Izin Presiden

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan, kepala daerah yang akan maju menjadi c

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI