• Follow Us On : 

Nexusguard Menunjukkan Serangan Multi Vektor dan Botnet Android sebagai Topik Utama Keamanan Internet


Redaksi | Jumat,20 Januari 2017 - 00:11:58 WIB
Dibaca: 621 kali 
Nexusguard Menunjukkan Serangan Multi Vektor dan Botnet Android sebagai Topik Utama Keamanan Internet Hasil penelitian keamanan Internet menunjukkan 55 persen dari serangan yang ada menggunakan berbagai vektor untuk mempersulit tindakan penanganan

SAN FRANCISCO - Media OutReach - 19 Des 2017 - Serangan multi vektor mendominasi serangan distributed denial of service (DDoS) yang terjadi selama kuartal ketiga tahun 2017, dengan jumlah total 55 persen dari seluruh jenis serangan.

Serangan ini memiliki memadukan UDP-flood, amplifikasi NTP dan metode lain yang cukup popular, seperti yang tertera dalam "Laporan Kuartal 3 tahun 2017" dari Nexusguard.

Menurut laporan yang terbit setiap tiga bulan tersebut, dari semua 9.600 serangan yang dipantau, para peretas menggunakan metode multi vektor, termasuk pembajakan telepon zombie untuk Android botnet. Para pakar keamanan dunia maya juga menemukan peningkatan cukup tinggi dalam serangan amplifikasi network time protocol (NTP) -- 10 kali lebih tinggi daripada periode yang sama dalam tahun 2016.

Sementara itu, serangan universal datagram protocol (UDP) dengan fokus pada server DNS melalui alat-alat yang terhubung dengan IP juga menunjukkan kenaikan sebesar 68 persen dari kuartal sebelumnya.

Laporan per kuartal Nexusguard mengenai serangan distributed denial of service (DDoS) disusun berdasarkan data real time ancaman yang menyerang para perusahaan serta jaringan penyedia jasa di seluruh dunia.

Semua data tersebut diperoleh Nexusguard dengan menggunakan proses pemindaian botnet scanning, Honeypots, penyedia jasa internet dan lalu lintas data antara peretas dan target mereka.

Dengan laporan tersebut, diharapkan pada perusahaan dapat melihat kerentanan pada jaringan masing-masing dan mengetahui perkembangan terbaru dalam serangan dunia maya di dunia. Melihat jumlah serangan yang mengalami kenaikan sebesar 15 persen dari K2, Nexusguard menganjurkan pada perusahaan untuk mengevaluasi kembali kesiapan dan skalabilitas langkah-langkah mitigasi yang diterapkan dalam menghadapi pertumbuhan tersebut.

"Ramalan kami pada K1 yang menyatakan bahwa serangan berbasis UDP oleh karena kerentanan NTP akan mengalami kenaikan ternyata terbukti, sebagaimana kami melihat amplifikasi NTP yang meningkat sebesar 425 dari K2," ujard Juniman Kasman, Chief Technology Officer Nexusguard.

"Selain itu, serangan multi vektor semakin menyulitkan semua pihak dalam membedakan lalu lintas serangan dari lalu lintas normal dengan menggunakan metode mitigasi tradisional. Untuk itu, para perusahaan sebaiknya mengembangkan cara-cara baru untuk mengidentifikasi ancaman baru dan memulihkan aplikasi yang terkena serangan.

Selain itu, langkah-langkah yang diambil juga harus cukup fleksible dalam menghadapi serangan-serangan yang semakin meningkat."

Sebagaimana para peretas juga semakin canggih dengan menggunakan botnet IOT, mereka juga membajak gawai zombie lainnya untuk menciptakan botnet Android maupun ancaman lain seperti botnet WireX yang berhasil menyerang 100 negara dan 120.000 gawai Android.

RRC berada pada posisi puncak dalam penyebaran serangan global, yaitu 21 persen dari seluruh serangan di dunia.

AS sendiri berada pada peringkat dua dengan jumlah 15 persen dari seluruh serangan dan Perancis beranjak dari posisi delapan dalam K2 ke posisi tiga dalam K3, dengan jumlah serangan meningkat lebih dari tiga kali lipat. (riauone).


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,20 September 2018 - 05:46:41 WIB

Penelitian Nexusguard Mengungkap Peningkatan 500 Persen Dalam Rata-rata Ukuran Serangan DDoS

Para peneliti keamanan siber menganjurkan perlindungan lebar pita (bandwidth) terhadap botnet IoT A

Kamis,10 Mei 2018 - 11:07:29 WIB

Nexusguard dan NG Crossing Bergabung Melindungi Perusahaan MENA dari Serangan DDoS

SAN FRANCISCO - 10 Mei 2018 - Nexusguard, penyedia solusi keamanan DDoS terkemuka, mengumumkan dalam

Selasa,20 Maret 2018 - 14:20:04 WIB

Serangan Amplifikasi Melonjak Tinggi dalam K4, Menurut Penelitian Nexusguard

SAN FRANCISCO - Media OutReach - 20 Maret 2018 - Serangan Distributed denial of

Selasa,26 Maret 2019 - 04:03:16 WIB

Largest DDoS-for-hire Websites Responsible for 11 Percent of Attacks Worldwide, According to Nexusguard Threat Report

The FBI’s shutdown of the world’s 15 largest DDoS-for-hire “booter” websites

Selasa,12 Juni 2018 - 12:15:14 WIB

Nexusguard dianugerahi ''Layanan Keamanan Terbaik'' Asia di Information Management Awards 2018

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - Juni 12, 2018 - Nexusguard, sebuah penyedia solusi keamanan nafi

Senin,16 September 2019 - 12:42:56 WIB

Nexusguard Research Reveals 1,000% Increase In DNS Amplification Attacks Since Last Year

Enterprise networks and communications service providers (CSPs) need advance attack mitigation as DN

BERITA LAINNYA
Rabu,11 Desember 2019 - 22:29:56 WIB

Kades Ketaping Jaya Bakal Bangun Sarana Prasaran untuk Pemuda

TELUK KUANTAN - Iputra, Kepala Desa Ketaping Jaya, Kecamatan Inuman, baru saja dilantik memiliki vis

Rabu,11 Desember 2019 - 21:40:22 WIB

Ini Program Kerja Kades Kampung Baru Koto yang Baru Dilantik

TELUK KUANTAN - Khairul Kepala Desa Kampung Baru Koto, Kecamatan Inuman yang baru saja dilantik samp

Rabu,11 Desember 2019 - 05:11:18 WIB

Bupati Kuansing Lantik Tiga Kades di Kecamatan Inuman

TELUK KUANTAN - Bupati Kuantan Singingi Mursini melantik tiga Kepala Desa di Kecamatan Inuman, berte

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI