• Follow Us On : 

Ternyata Ini Jadi Penyebab Banyaknya Kecelakaan Konstruksi


Redaksi | Sabtu,24 Februari 2018 - 14:58:24 WIB
Dibaca: 446 kali 
Ternyata Ini Jadi Penyebab Banyaknya Kecelakaan Konstruksi Foto: Agung Pambudhy/ detikFinance

JAKARTA - Pemerintah saat ini sedang gencar membangun infrastruktur untuk menyejahterakan masyarakat. Namun sayangnya hal itu dibarengi dengan terjadinya beberapa kecelakaan kerja.

Menurut Tim Ahli Struktur dan Konstruksi Kementerian PUPR Priyo Susilo saat ini pihaknya mengakui adanya kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk ahli pengerjaan konstruksi.

"Memang kita akui di Kementerian PUPR juga mengalami kendala itu. Jujur kita kekurangan tenaga ahli jujur saja, sama BUMN juga," katanya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (24/2/2018).

Ia menilai hal itu lah yang menyebabkan terjadinya beberapa kecelakaan kerja di konstruksi. Pasalnya, pembangunan yang terjadi saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa waktu lalu.

"Dulu hampir 10 tahun lalu tak setinggi sekarang proyeknya. Sehingga rekan-rekan di BUMN jadi nggak prepare tenaga ahli. Jadi kekurangan SDM yang ahli dan pengalaman yang cukup," imbuhnya.

Ia pun menilai bahwa perlu adanya pelatihan SDM untuk menunjang pembangunan proyek yang gencar saat ini. 

"Jadi perlu lembaga yang melatih manusia untuk bagian jalan raya atau bendungan," imbuhnya.

Selain itu, ia menyoroti kecelakaan konstruksi yang baru-baru ini terjadi, yakni robohnya kepala tiang Tol Becakayu. Ia menilai kejadian tersebut merupakan kecelakaan kerja dan bukan gagal konstruksi.

"Jadi yang kemarin di Becakayu itu belum gagal konstruksi, tapi masih kecelakaan kerja. Kalau gagal konstruksi bangun udah selesai rusak tapi masa pemeliharaan," imbuhnya.

Selain itu ia mengatakan kelelahan dari pekerja sebagai salah satu penyebab juga. Untuk itu ia menyarankan agar para pekerja selalu diawasi bekerja dalam tiga shift.

"Kita amati kecelakaan kerja pasti terjadi subuh atau pagi. Itu dari lembur mereka lelah. Jadi kerja di proyek jangan kita lepas kerja tiga shift tapi nggak dikontrol karena itu keselamatan kerja," ungkapnya.***

Sumber : detikFinance


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,05 April 2018 - 16:18:28 WIB

Ternyata Ini Penyebab Harga TBS Kelapa Sawit Turun

PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kembali mengalami fluktuatif. Kali ini harga

Rabu,18 Januari 2017 - 19:56:02 WIB

Ternyata Begini Proses Cetak Uang Rupiah

KARAWANG (WAHANARIAU) -- Banyak masyarakat yang belum tahu bagaimana proses pembuatan uang yang sela

BERITA LAINNYA
Selasa,15 Januari 2019 - 02:08:37 WIB

Blockchain Project OASIS BEBIT Hosted Singapore Meetup Successfully

SINGAPORE - Media OutReach - 14 January 2019 - January 10, 2018, project OASIS B

Selasa,15 Januari 2019 - 02:04:25 WIB

ABACA member CEZEX becomes Asia’s First Digital Asset Exchange for Currency, Asset-Backed Security Tokens and Derivatives

SINGAPORE - Media OutReach - 14 January 2019 - Asia Blockchain and Crypto Associ

Selasa,15 Januari 2019 - 02:00:58 WIB

Chubb Appoints Glen Browne Deputy Regional President for Asia Pacific and Division President, Southeast Asia

SINGAPORE - Media OutReach - 14 January 2019 - Chubb announced today the appoint

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI