• Follow Us On : 

Revolusi Industri 4.0 dan Transformasi Organisasi Pemerintah


Redaksi | Jumat,30 Maret 2018 - 11:36:01 WIB
Dibaca: 2504 kali 
Revolusi Industri 4.0 dan Transformasi Organisasi Pemerintah Eddy Cahyono, Tenaga Ahli Madya Kedeputian I Kantor Staf Presiden

Spirit sharing economy dengan pemanfaatan  fenomena Internet of Things (IoT), big data, otomasi, robotika, komputasi awan, hingga inteligensi artifisial (Artificial Intelligence) perlu terus dikembangkan sebagai perubahan paradigma dari owning economy.

Perubahan pola pikir bekerja sendiri, memiliki, menguasai sebagai  mindset-nya birokratik, dengan dalih mitigasi risiko atau compliance, perlu ditransformasi menuju sharing economy pada berbagai unit kerja di lingkup internal organisasi  dan  K/L yang berbeda, bekerjasama bukan sama-sama bekerja, efesiensi resources sangat dibutuhkan tanpa mengurangi KPI dari masing-masing K/L.

Dengan adanya sharing economy, unit kerja, K/L tidak lagi diminta untuk berkompetisi, melainkan berkolaborasi untuk saling menutupi celah kekurangan dan mengantisipasi perubahan yang berlangsung cepat.

BACA : Pemuda Dan Pemberantasan Korupsi

Transformasi organisasi pemerintah ditandai dengan masing-masing bagian atau biro ditantang untuk menjadi yang paling banyak bersinergi dan kolaborasi dengan bagian atau biro lainnya, demikian pula organisasi kerja satu dengan organisasi kerja lainnya, masing-masing staf mesti ditantang untuk menjadi yang paling banyak bersinergi dan berkolaborasi, bukan berkompetisi.

Secara kongkrit sharing economy dapat diwujudkan dengan membangun Sistem yang terintegrasi (Sispan Pengendalian, One big data, Situation Room bersama dll) sebagai single system yang dapat dimanfaatkan  sebagai tool atau instrumen kerja, sehingga tiap-tiap unit kerja dalam internal organisasi pemerintah dan K/L yang berbeda dapat berkonstribusi dalam updating dan pemanfaatannya, sehingga pengendalian dan output serta outcome organisasi pemerintah dapat terintegrasi dengan mengedepankan sinergitas antar K/L dalam satu platform mengedepankan efesiensi dan kecepatan.

Fenomena dilakukannya pemantauan dan pelaporan satu objek program pembangunan dengan objek dan spasial yang sama oleh berbagai K/L yang berbeda-beda sangat tidak efesien dan menghabiskan sumber daya, integrasi data melalui sharing economy ini akan sangat bermanfaat untuk menekan efesiensi dan integrasi output pelaporan dan membantu pencapaian outcome.

BACA : Dana CSR Untuk Siapa?

Kita tentunya berharap dengan  akselerasi transformasi organisasi pemerintah  diharapkan dapat menjadi jawaban terhadap tuntutan akuntabilitas dan transparansi publik yang semakin tinggi, sekaligus menjawab berbagai  tantangan yang dihadapi dalam perjalanan pembangunan nasional.

Optimisme perlu terus digelorakan pada berbagai level kepemimpinan di pemerintahan, agar dapat memberikan sumbangsih konkret dalam akselerasi transformasi organisasi pemerintah pada organisasi kerjanya masing-masing, sebagai prasyarat perbaikan tata kelola pemerintahan guna mendukung pencapaian strategi pembangunan nasional 2015-2019 dan menjadikan transformasi organisasi pemerintah sebagai salah satu pilar menuju Indonesia World Class Government pada tahun 2025. Semoga. (Setkab)

BACA : Gagalnya Tata Ruang Kampung Dumai


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumat,14 Februari 2020 - 14:50:21 WIB

Samsung Galaxy Z Flip Sold Out in Singapore

SINGAPORE - Media OutReach - 14 February 2020 - Samsung Electronics Singapore announced that the hig

Kamis,13 Februari 2020 - 14:40:54 WIB

Toyota Mobility Foundation Introduces Next-Gen Urban Development and Traffic Management Global Challenge with MDEC

The competition will be done in collaboration with Kuala Lumpur City Hall as Malaysia's capita

Kamis,13 Februari 2020 - 14:35:35 WIB

Bank Indonesia Adopts Refinitiv Auctions for Domestic NDFs

Follows strong demand of Refinitiv Auctions in 2019 across Asia, Europe, the Middle East and Africa

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI