• Follow Us On : 

Hingga 2019, Pemerintah Menjamin BBM dan Listrik Tak Naik


Redaksi | Sabtu,07 April 2018 - 16:28:34 WIB
Dibaca: 228 kali 
Hingga 2019, Pemerintah Menjamin BBM dan Listrik Tak Naik Ilustrasi (Photo: Internet)

JAKARTA - Pemerintah kembali menegaskan dan menjamin harga BBM jenis premium, solar dan minyak tanah tidak akan naik hingga 2019 untuk melindungi daya beli masyarakat ditengah tren harga minyak yang meningkat.

Sejak 1 April 2016, harga premium khusus penugasan turun dari Rp6.950 menjadi Rp6.450 per liter, sedangkan solar turun dari Rp5.650 menjadi Rp5.150 per liter. Harga tersebut tetap hingga kini. Begitupun dengan minyak tanah, harganya juga tidak naik sejak 2008.

Tarif listrik untuk semua golongan juga dijamin tidak mengalami kenaikan sejak Mei 2017. Hingga akhir 2019 tarif listrik dipastikan tidak akan mengalami kenaikan, meskipun harga minyak dan batubara sebagai bahan bakar energi primer pembangkit relatif meningkat.

"Pemerintah melindungi daya beli masyarakat dan daya saing industri, sehingga harga BBM premium, solar, minyak tanah serta tarif listrik semua golongan tidak naik, meski ada tren kenaikan harga minyak dan batubara global," jelas Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Jumat (06/04/2018), sebagaimana dikutip dari laman Rimanews.

Agung menyatakan BBM jenis minyak tanah dan solar ini bahkan tetap disubsidi pemerintah. Minyak tanah disubsidi penuh sehingga harganya tetap Rp2.500 per liter sejak 2008. Sementara itu, solar diberikan subsidi tetap Rp500 per liter dan rencananya akan ditambah menjadi Rp1.000 per liter.

Untuk premium tidak disubsidi pemerintah, tetapi harganya ditetapkan pemerintah dan juga tidak naik. Jenis BBM yang paling menyangkut hajat hidup orang banyak tersebut tetap dikontrol pemerintah.

Tarif listrik untuk rakyat kecil juga tetap disubsidi penuh. Rumah tangga golongan pelanggan 450 VA dan 900 VA tidak mampu disubsidi sehingga tarifnya masing-masing sekitar Rp 415 per kWh dan Rp605 per kWh. Padahal tarif listrik keekonomian sekitar Rp1.467 per kWh. Hingga akhir 2019, tarif listrik yang berlaku saat ini tidak naik.

"Harga jenis BBM yang konsumsinya besar, menyangkut hajat hidup orang banyak, seperti solar, premium, juga minyak tanah, harganya diatur pemerintah dan tidak naik hingga akhir 2019. Tarif listrik juga tidak naik. Subsidi tetap diberikan untuk solar, minyak tanah, dan tarif listrik rakyat tidak mampu," kata dia.

"Bahkan susidi tetap solar rencananya akan ditambah. Ini bukti negara hadir. Jadi tidak benar apabila ada isu mengenai kenaikan tarif listrik dan BBM," kata dia.

Berdasarkan data realisasi BBM sepanjang 2017, konsumsi premium, solar dan minyak tanah yaitu lebih dari 56 persen dari total penjualan BBM Pertamina di transportasi/rumah tangga.

Jenis BBM seperti pertalite, pertamax series, dexlite, pertamina dex, dan BBM di SPBU swasta seperti misalnya Shell dan Total merupakan BBM umum tidak bersubsidi dan harganya ditentukan badan usaha, namun diawasi pemerintah serta margin-nya dikontrol yaitu 5-10 persen sesuai peraturan.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,13 Januari 2017 - 18:32:24 WIB

Cerita Mentan Soal Beras Hingga Cabai dari Singapura Masuk RI

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mengaku heran Singapura bisa men

Sabtu,02 September 2017 - 12:02:11 WIB

Wanita Ini Jatuh Bangun Bisnis Gado-gado Hingga Raup Omzet Ratusan Juta

JAKARTA (Wahanariau) -- Memulai suatu bisnis kerap menghadapi hambatan, jatuh bangun biasanya selalu

Jumat,20 Oktober 2017 - 12:59:20 WIB

Hingga Kini Pemkab Meranti Tidak Punya Sentra Perdagangan Kelapa

SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, sangat membutuhkan sentra perdagangan kelapa

Kamis,29 Desember 2016 - 20:30:06 WIB

BPS: Aktivitas Ekspor Impor Beras Melambung Hingga 138 Persen

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat volume impor beras ke Indonesia sebesar

Selasa,17 Oktober 2017 - 14:19:07 WIB

Hingga Agustus 2017, Kredit Produktif Meningkat Sebesar Rp6,75 Triliun

PEKANBARU - Bank Indonesia menyatakan angka penyaluran kredit yang bersifat produktif di Provinsi Ri

Senin,14 Agustus 2017 - 12:14:34 WIB

Bulog Pastikan Stock Beras di Riau Hingga Idul Adha Aman

PEKANBARU (Wahanariau) - Badan Urusan Logistik Divisi Regional Provinsi Riau menyatakan memiliki sto

BERITA LAINNYA
Rabu,18 Juli 2018 - 23:36:49 WIB

New Ruckus R730 is the First IoT- and LTE-ready 802.11ax Access Point for Stadiums, Public Venues, Train Stations and Schools

Company also launches Ultra-High Density Technology Suite that enhances network performance and WPA3

Rabu,18 Juli 2018 - 23:29:58 WIB

Light Rail Transit, Angkutan Massal Untuk Mewujudkan Interkoneksi Antarmoda

JAKARTA - Pembangunan Light Rail Transit (LRT) merupakan bagian dari sistem angkutan massal dan sala

Rabu,18 Juli 2018 - 13:04:01 WIB

Kepala Daerah Yang Maju Capres/Cawapres Harus Kantongi Izin Presiden

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan, kepala daerah yang akan maju menjadi c

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI