• Follow Us On : 

INFOTORIAL

Terpilih Wakili Riau di Penilaian Tingkat Nasional, Walikota Dumai Apresiasi Posyandu Kenanga


Redaksi | Senin,02 April 2018 - 14:12:31 WIB
Dibaca: 106 kali 
Terpilih Wakili Riau di Penilaian Tingkat Nasional, Walikota Dumai Apresiasi Posyandu Kenanga

DUMAI - Walikota Dumai, Drs Zulkifli As Msi atas nama pribadi dan mewakili Pemerintah Kota Dumai apresiasi dan merasa bangga, menyambut gembira serta memberikan dukungan serta apresiasi yang tinggi atas terpilihnya Posyandu Kenanga untuk mewakili Provinsi Riau dalam penilaian Posyandu tingkat Nasional.

Dalam sambutannya pada kegiatan penilaian Posyandu tingkat nasional di Posyandu Kenanga, Kelurahan Bagan Besar pada Senin (2/4/2018). Beliau menyampaikan bahwasanya dari 196 Posyandu balita yang tersebar di 33 Kelurahan, posyandu kenanga berkesempatan mewakili Provinsi Riau bersama program unggulannya yakni kelompok Nenek Asiek.

Program Nenek Asiek sendiri merupakan sebuah program kegiatan Nenek yang mendukung Asi Ekslusif. Dimana program ini di bangun atas insiatif dari para penggerak posyandu yakni para kader masyarakat dan petugas kesehatan yang melihat banyaknya bayi yang usianya belum mencapai usia 6 bulan gagal mendapatkan Asi Ekslusif terutama di daerah Kelurahan Bagan Besar ini.

Hal ini disebabkan oleh banyaknya Nenek yang memberikan makanan kepada sang bayi Padahal pemberian makanan pada bayi sebelum berusia 6 bulan akan mengganggu sistem pencernaan pada bayi.

Kegiatan Nenek Asiek ini diantaranya memberikan pengetahuan kepada nenek tentang pentingnya asi eksklusif sehingga keberadaan nenek akan mendukung tercapainya Asi Ekslusif bagi bayi.

"Kami berharap kegiatan hari ini dapat berjalan dengan lancar. Dan kepada Tim Penilai atau Dewan Juri agar memberikan kritik dan saran kepada kami, agar kedepannya Posyandu Kenanga menjadi Posyandu yang lebih baik dan menjadi bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama bagi masyarakat Dumai," ujar Zul As.

Sebagaimana kita ketahui bersama, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) telah dibentuk pemerintah sejak tahun 1986. Pada awal berdirinya, Posyandu dibentuk sebagai upaya perbaikan gizi masyarakat terutama bayi dan balita dengan mengadakan penimbangan serta pemberian makanan tambahan setiap sebulan sekali.

Seiring berjalannya waktu, kegiatan ini berkembang tidak hanya untuk kegiatan penimbangan saja, tetapi juga kegiatan lainnya seperti pelayanan KB, penyuluhan kesehatan, dan lain sebagainya.

Posyandu merupakan salah satu kegiatan utama dari Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) terutama TP PKK Kelurahan. PKK sebagai gerakan pemberdayaan wanita, memiliki peranan besar dalam membina, membentuk dan membangun keluarga sejahtera.

Keluarga merupakan unit terkecil dalam sebuah masyarakat, namun dampaknya bagi pembangunan sangatlah besar. Ketika sebuah keluarga sejahtera maka rasa aman, damai serta keharmonisan dalam bermasyarakat akan lebih baik sehingga dapat menunjang kemajuan ekonomi serta pembangunan pada suatu daerah.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, Angka Stunting di Indonesia mencapai angka 37 persen atau sekitar 9 juta balita mengalami stunting.

Stunting sendiri adalah keadaan tubuh yang sangat pendek, dilihat dengan standar baku WHO MGRS (Multicentre Growth Reference Study). Stunting terjadi karena asupan gizi yang kurang, pola asuh dan masalah kesehatan lingkungan.

Akibat dari stunting adalah terhambatnya perkembangan otak dan fisik, rentan terhadap penyakit, ketika dewasa mudah menderita kegemukan sehingga rentan terhadap penyakit tidak menular, serta sulit berprestasi sehingga daya saing individu rendah. Bila balita banyak menderita stunting tentu saja akan mengancam kualitas SDM generasi masa depan bangsa ini.

Untuk itu, Posyandu memiliki peranan besar dalam mencegah terjadinya stunting karena salah satu kegiatan di Posyandu adalah memantau statu gizi balita. 

Di Kota Dumai, terdapat 196 Posyandu balita yang tersebar di 33 Kelurahan. Posyandu ini terdiri 193 posyandu dengan strata Mandiri dan 3 Posyandu berstrata Purnama. Posyandu di Kota Dumai berjalan karena adanya kerja sama yang baik antara Tim Penggerak PKK, kader kesehatan, Puskesmas dan masyarakat setempat.

"Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam mewujudkan Posyandu yang aktif dan memberikan manfaat yang besar bagi warga sekitar," tambah Walikota Dumai.

Penilaian Posyandu tingkat nasional dilaksanakan oleh tim juri yang terdiri dari TP PKK pusat dan TP PKK Provinsi Riau serta tim yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau di Kota Dumai Khususnya di Kelurahan Bagan Besar ini. (Infotorial/Humas)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,29 November 2017 - 16:25:37 WIB

Dilantik Bupati Inhil, 3 Kades Terpilih Di Pelangiran Resmi Menjabat

Tembilahan - 3 (tiga) Kepala Desa (Kades) terpilih di Kecamatan Pelangiran Resmi menjabat setelah di

Sabtu,29 April 2017 - 17:52:14 WIB

Dua Putera Riau Terpilih sebagai The Big & Best 10 Human Capital Director Indonesia 2017

JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri hadir dan memberikan sambutan dalam ajang Indonesia Hum

Selasa,25 April 2017 - 16:51:18 WIB

Raih 40 Suara, Wan Thamrin Wakil Gubernur Riau Terpilih

PEKANBARU - Setelah melalui proses cukup menegangkan dan makan waktu dari pagi hingga petang, Selasa

Rabu,17 Agustus 2016 - 15:26:33 WIB

Mantap...! Dua Anak Asal Riau Terpilih Sebagai Paskibraka di Istana Negara

PEKANBARU - Sepasang putra dan putri terbaik Riau kembali terpilih sebagai Pasukan Pengibar Ben

Rabu,25 Januari 2017 - 22:51:45 WIB

Dari 21 Orang Kandidat, Terpilih Tujuh Komisioner KPID Riau

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Komisi A DPRD Provinsi Riau telah menjaring tujuh Komisioner Terpilih Komis

Kamis,25 Mei 2017 - 16:46:55 WIB

Said Syarifuddin Terpilih Aklamasi Menjadi Ketua IKA UR Kabupaten Inhil

TEMBILAHAN - Said Syarifuddin terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Ikatan Alumni Universitas

BERITA LAINNYA
Rabu,25 April 2018 - 18:50:33 WIB
Aksi Demo Mahasiswa Terkait Anjloknya Harga Kelapa

Duduki Kantor DPRD Inhil, Massa Aksi Lakukan Sidang Rakyat Dan Sampaikan 3 Tuntutan

Tembilahan - Aliansi Pemuda Mahasiswa Indragiri Hilir (APMI) menggelar aksi demonstrasi terkait

Rabu,25 April 2018 - 18:49:59 WIB
TMMD Ke - 101

Usia Boleh Tua, Namun Semangat Harus Terus Menyala

KERINTANG - 'Usia Boleh Tua, Namun Semangat Harus Terus Menyala', agaknya kalimat itula

Rabu,25 April 2018 - 17:29:06 WIB

DasCoin Set To Trade On Public Exchanges

LONDON - Media OutReach - APRIL 25, 2018 - DasCoin, the Currency of Trust and the store of


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI