• Follow Us On : 

UIR dan UTP Malaysia Sepakat Lakukan Penelitian Bersama


Redaksi | Minggu,15 April 2018 - 19:46:36 WIB
Dibaca: 184 kali 
UIR dan UTP Malaysia Sepakat Lakukan Penelitian Bersama Kepala LPPM UIR Dr. Evizal Abdul Kadir bersama Tim UPT Malaysia merumuskan rencana penelitian bersama senilai Rp 1,4 Miliar.

PEKANBARU - Universitas Islam Riau (UIR) dan Universitas Teknologi Petronas (UTP) sepakat melakukan joint research (penelitian bersana). Dengan substansi mengarah ke sustainable environment. Meliputi fisika, kimia, matematika terapan, teknologi informasi, perminyakan dan geologi.

Rektor Universitas Islam Riau Prof Dr Syafrinaldi, SH, MCL mengamini joint research UIR-UTP yang pendanaannya dibiayai kedua universitas. Kata Rektor, penelitian bersama ini merupakan langkah maju baik bagi UIR maupun UPT.

"Tentu ini langkah maju bagi UIR, melalui joint research ini diharapkan bisa memberi pengalaman bagi para Dosen--dosen kita yang terlibat, ini tentunya merupakan pintu masuk bagi UIR menuju Visi UIR 2020, yakni menjadi universitas Islam yang unggul dan terkemuka di Asia Tenggara tahun 2020,'' ujar Rektor, seperti dalam rilis yang diterima redaksi.

Dengan waktu satu tahun yang disepakati kedua Universitas, Syafrinaldi berharap, hendaknya dapat dimanfaatkan oleh para dosen yang terlibat dalam penelitian sebaik mungkin.

Terbuka kemungkinan penelitian serupa berlanjut dimasa akan datang baik bersama UTP maupun dengan university lain. Tak hanya di Malaysia melainkan di negara-negara ASEAN lain.

"Tidak hanya dengan Universitas di Malaysia, kita juga banyak melakukan jalinan kerjasama dengan beberapa Universitas di luar negeri. Ini juga bagian dari kita untuk meningkatkan kualitas para dosen," pungkasnya.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) UIR Dr Evizal Abdul Kadir ST MEng, menjelaskan, penelitian bersama melalui matching grant itu mentargetkan 10 judul penelitian yang anggotanya diambil dari kedua universitas.

Masing-masing proposal, di danai bersama dengan total 10.000 dollar USD per proposal untuk jangka waktu satu tahun. Total dana ke-10 proposal senilai 100.000 dollar USD atau Rp 1,4 miliar.

"Guna mensukseskannya, UIR telah menyiapkan dana sebesar Rp 700 juta, sedangkan UTP Malasyia mengalokasikan dana 200.000 Ringgit Malaysia," jelas Eviza kepada wartawan melalui pesan whatshapp jumat 13 April 2018 malam.

(mcr/mcr)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Rabu,25 April 2018 - 18:50:33 WIB
Aksi Demo Mahasiswa Terkait Anjloknya Harga Kelapa

Duduki Kantor DPRD Inhil, Massa Aksi Lakukan Sidang Rakyat Dan Sampaikan 3 Tuntutan

Tembilahan - Aliansi Pemuda Mahasiswa Indragiri Hilir (APMI) menggelar aksi demonstrasi terkait

Rabu,25 April 2018 - 18:49:59 WIB
TMMD Ke - 101

Usia Boleh Tua, Namun Semangat Harus Terus Menyala

KERINTANG - 'Usia Boleh Tua, Namun Semangat Harus Terus Menyala', agaknya kalimat itula

Rabu,25 April 2018 - 17:29:06 WIB

DasCoin Set To Trade On Public Exchanges

LONDON - Media OutReach - APRIL 25, 2018 - DasCoin, the Currency of Trust and the store of


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI