• Follow Us On : 

Abraham Samad Siap Jadi Cawapres


Redaksi | Senin,16 April 2018 - 15:28:38 WIB
Dibaca: 128 kali 
Abraham Samad Siap Jadi Cawapres Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad

YOGYAKARTA - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad membuka diri untuk dipinang sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2019.

"Saya siap kapan saja ketika amanah itu datang. Kalau anda tanya (kesiapan), 100 persen saya siap," kata Abraham di Yogyakarta, Ahad (15/04/2018) malam, sebagaimana dikutip dari laman rimanews.

Kendati demikian, Abraham belum bisa memutuskan akan siap menjadi cawapres untuk Joko Widodo atau Prabowo sebagai capres yang sudah resmi muncul saat ini.

"Kalau anda menyebutkan nama, maka saya harus shalat istikharah dulu apakah saya ke A atau ke B," kata dia.

Abraham mengklaim saat ini sudah ada dua partai politik (parpol) yang melakukan komunikasi dengan dirinya terkait Pilpres 2019. "Kalau saya bilang tidak ada berarti saya dusta, kan tidak boleh mantan pimpinan KPK dusta, harus jujur, maka saya harus katakan ada partai-partai menengah, dua atau lebih," kata dia.

Meski begitu, ia mengatakan tidak ingin terlalu terjebak menikmati pendekatan yang dilakukan parpol saat ini karena ia sadar dirinya bukan kader parpol. "Kedua, saya bukan orang yang punya kapital luar biasa yang bisa turun bertarung. Saya paham betul posisi saya," kata dia.

Namun, lanjut dia, ikhtiar politik harus tetap ia lakukan untuk mempersiapkan diri barangkali rakyat pada akhirnya menjatuhkan amanat kepadanya. "Apa pun amanah itu termasuk amanah untuk menjadi cawapres, capres, jadi ketua KPK kembali, maupun jadi wartawan," kata Abraham.

Ketika ditanya apa yang bisa ia berikan untuk Indonesia jika amanah itu datang, Abraham menegaskan ia mengetahui betul pola pengelolaan sumber daya alam (SDA) Indonesia serta berapa besar potensi yang bisa dihasilkan dari SDA itu.

Jika SDA bisa dikelola secara profesional, ia yakin akan mampu menyejahterakan rakyat secara menyeluruh. "Dengan pengelolaan yang profesional saya yakin sebenarnya tidak ada lagi orang miskin di Indonesia, tidak ada lagi orang yang mati kelaparan, tidak ada lagi orang yang mati karena tidak punya duit untuk ke rumah sakit," katanya.

Selain itu, ia juga akan memastikan sistem hukum tidak berpihak kepada orang-orang yang memiliki uang atau kekuasaan. "Itu hanya bisa dilakukan oleh pemimpin-pemimpin yang punya progresifitas," kata dia.

Menurut dia, pemimpin Indonesia harus memiliki national interest yang menurut dia pertama adalah keberpihakan terhadap pengelolaan SDA, pengelolaan pangan, sumber-sumber pendapatan, perbaikan sektor kesehatan dan pendidikan.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,16 April 2018 - 15:33:47 WIB

Abraham Samad ''Ogah'' Jadi Menteri

YOGYAKARTA - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad tidak berminat jika akhirnya di

BERITA LAINNYA
Rabu,25 April 2018 - 18:50:33 WIB
Aksi Demo Mahasiswa Terkait Anjloknya Harga Kelapa

Duduki Kantor DPRD Inhil, Massa Aksi Lakukan Sidang Rakyat Dan Sampaikan 3 Tuntutan

Tembilahan - Aliansi Pemuda Mahasiswa Indragiri Hilir (APMI) menggelar aksi demonstrasi terkait

Rabu,25 April 2018 - 18:49:59 WIB
TMMD Ke - 101

Usia Boleh Tua, Namun Semangat Harus Terus Menyala

KERINTANG - 'Usia Boleh Tua, Namun Semangat Harus Terus Menyala', agaknya kalimat itula

Rabu,25 April 2018 - 17:29:06 WIB

DasCoin Set To Trade On Public Exchanges

LONDON - Media OutReach - APRIL 25, 2018 - DasCoin, the Currency of Trust and the store of


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI