• Follow Us On : 

Dua Pelajar SMP Kebelet Nikah, Ini Tanggapan KPAI


Redaksi | Senin,16 April 2018 - 16:57:31 WIB
Dibaca: 320 kali 
Dua Pelajar SMP Kebelet Nikah, Ini Tanggapan KPAI

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menanggapi dua remaja SMP di Bantaeng, Sulawesi Selatan yang kebelet menikah. KPAI berharap pencegahan pernikahan usia dini dilakukan secara konsisten.

"Pencegahan perkawinan dini mesti konsisten. Jika longgar tentu, rentan dimanfaatkan pihak-pihak tertentu agar bisa menikah dini. Ini tidak baik bagi masa depan generasi," ujar Ketua KPAI Susanto kepada detikcom, Sabtu (14/4/2018).

Susanto mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait kasus dua remaja kebelet nikah di Sulawesi Selatan ini. KPAI menyatakan selalu mengimbau anak untuk tidak menikah pada usia dini.

"Kami koordinasikan dulu dengan stakeholders yang ada di sana. Prinsipnya kita mengimbau agar tak ada anak menikah usia dini," tutur dia.

Menurut Susanto, pernikahan harus direncanakan dengan matang dan persiapan mental. Beberapa kasus keluarga yang konflik atau retak lantaran usia calon pasangan mempelai belum dewasa. 

"Menikah itu, tidak sederhana. Banyak hal yang mesti dipertimbangkan. Aspek kematangan, pendidikan yang cukup, kesiapan mental dan manajerial dalam membangun keluarga, tentu harus dipertimbangkan. Banyak kasus keluarga rentan konflik bahkan retak, di antaranya akibat belum matangnya calon mempelai. Ini harus diperhatikan," jelas Susanto.

Dia menilai fenomena banyaknya keluarga bermasalah bisa melemahkan kualitas bangsa. "Kami akan memaksimalkan advokasi agar usia menikah sesuai regulasi yang berlaku. Karena ini tak semata-mata soal umur, tapi terkait upaya membangun kualitas bangsa ke depan," sambung Susanto.

Diberitakan sebelumnya, dua remaja yang masih duduk di bangku kelas II SMP di Bantaeng, Sulawesi Selatan, ingin segera jalinan percintaan dengan sang kekasih dihalalkan di hadapan penghulu.

Kedua remaja yang belum diketahui identitasnya itu berusia 15 tahun dan 14 tahun. Saat mengajukan permohonanh pernikahan kepada Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaeng, keduanya sempat ditolak karena alasan usia. 

Namun usaha yang ditempuh dengan bantuan keluarga mengajukan permohonan dispensasi ke Pengadilan Agama Bantaeng. Permohonan tersebut dikabulkan oleh pihak Pengadilan Agama Bantaeng. Hingga pihak KUA tak punya alasan lagi menolak pernikahan dini itu.

(dtk/dtk)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,18 April 2018 - 00:53:01 WIB

DPRD Riau Sahkan Dua Ranperda

PEKANBARU - DPRD Riau, Senin (16/04/2018) sahkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) jadi Pera

Senin,12 September 2016 - 15:16:23 WIB

Pengurus Masjid Tolak Dua Ekor Sapi Korban Dari Ahok

JAKARTA (WR) - Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, menolak dua

Jumat,30 Maret 2018 - 23:16:45 WIB
RPP Ranting Rimba Sekampung dan Dumai Kota

PAC PP Dumai Kota Sukses Gelar Dua RPP Dalam Sehari

DUMAI - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Dumai Kota sukses menggelar dua Rapat Pemil

Senin,08 Agustus 2016 - 11:01:38 WIB
Heboh Pengemis di Bandung

Dua Tahun 'Buntung', Kini Tangan Alexander Sudah Pulih Kembali

BANDUNG (WR) - Pengemis yang mengaku bernama Alexander (48) ditangkap Dinsos Kota Bandung karena pur

Sabtu,05 Mei 2018 - 21:04:53 WIB

Presiden Jokowi Berkunjung ke Riau Dua Hari, Berikut Agendanya...

PEKANBARU - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kunjungi Riau pada tanggal 8-9  Mei mendatang. Ada

Senin,12 September 2016 - 18:35:04 WIB

Memalukan...! Ngakunya Tolak Dua Sapi Korban Dari Ahok, Ini Ada Bukti Tanda Terima

JAKARTA (WR) – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dharma Jaya yang menjadi penanggungjawab pengir

BERITA LAINNYA
Rabu,18 Juli 2018 - 23:36:49 WIB

New Ruckus R730 is the First IoT- and LTE-ready 802.11ax Access Point for Stadiums, Public Venues, Train Stations and Schools

Company also launches Ultra-High Density Technology Suite that enhances network performance and WPA3

Rabu,18 Juli 2018 - 23:29:58 WIB

Light Rail Transit, Angkutan Massal Untuk Mewujudkan Interkoneksi Antarmoda

JAKARTA - Pembangunan Light Rail Transit (LRT) merupakan bagian dari sistem angkutan massal dan sala

Rabu,18 Juli 2018 - 13:04:01 WIB

Kepala Daerah Yang Maju Capres/Cawapres Harus Kantongi Izin Presiden

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan, kepala daerah yang akan maju menjadi c

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI