• Follow Us On : 

Dua Pelajar SMP Kebelet Nikah, Ini Tanggapan KPAI


Redaksi | Senin,16 April 2018 - 16:57:31 WIB
Dibaca: 582 kali 
Dua Pelajar SMP Kebelet Nikah, Ini Tanggapan KPAI

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menanggapi dua remaja SMP di Bantaeng, Sulawesi Selatan yang kebelet menikah. KPAI berharap pencegahan pernikahan usia dini dilakukan secara konsisten.

"Pencegahan perkawinan dini mesti konsisten. Jika longgar tentu, rentan dimanfaatkan pihak-pihak tertentu agar bisa menikah dini. Ini tidak baik bagi masa depan generasi," ujar Ketua KPAI Susanto kepada detikcom, Sabtu (14/4/2018).

Susanto mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait kasus dua remaja kebelet nikah di Sulawesi Selatan ini. KPAI menyatakan selalu mengimbau anak untuk tidak menikah pada usia dini.

"Kami koordinasikan dulu dengan stakeholders yang ada di sana. Prinsipnya kita mengimbau agar tak ada anak menikah usia dini," tutur dia.

Menurut Susanto, pernikahan harus direncanakan dengan matang dan persiapan mental. Beberapa kasus keluarga yang konflik atau retak lantaran usia calon pasangan mempelai belum dewasa. 

"Menikah itu, tidak sederhana. Banyak hal yang mesti dipertimbangkan. Aspek kematangan, pendidikan yang cukup, kesiapan mental dan manajerial dalam membangun keluarga, tentu harus dipertimbangkan. Banyak kasus keluarga rentan konflik bahkan retak, di antaranya akibat belum matangnya calon mempelai. Ini harus diperhatikan," jelas Susanto.

Dia menilai fenomena banyaknya keluarga bermasalah bisa melemahkan kualitas bangsa. "Kami akan memaksimalkan advokasi agar usia menikah sesuai regulasi yang berlaku. Karena ini tak semata-mata soal umur, tapi terkait upaya membangun kualitas bangsa ke depan," sambung Susanto.

Diberitakan sebelumnya, dua remaja yang masih duduk di bangku kelas II SMP di Bantaeng, Sulawesi Selatan, ingin segera jalinan percintaan dengan sang kekasih dihalalkan di hadapan penghulu.

Kedua remaja yang belum diketahui identitasnya itu berusia 15 tahun dan 14 tahun. Saat mengajukan permohonanh pernikahan kepada Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaeng, keduanya sempat ditolak karena alasan usia. 

Namun usaha yang ditempuh dengan bantuan keluarga mengajukan permohonan dispensasi ke Pengadilan Agama Bantaeng. Permohonan tersebut dikabulkan oleh pihak Pengadilan Agama Bantaeng. Hingga pihak KUA tak punya alasan lagi menolak pernikahan dini itu.

(dtk/dtk)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,14 Agustus 2017 - 16:27:53 WIB

KPK Periksa Ketua DPRD Malang Untuk Dua Kasus

JAKARTA (Wahanariau) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua DPRD Kota Malang Moch Arie

Senin,12 September 2016 - 18:35:04 WIB

Memalukan...! Ngakunya Tolak Dua Sapi Korban Dari Ahok, Ini Ada Bukti Tanda Terima

JAKARTA (WR) – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dharma Jaya yang menjadi penanggungjawab pengir

Senin,08 Agustus 2016 - 11:01:38 WIB
Heboh Pengemis di Bandung

Dua Tahun 'Buntung', Kini Tangan Alexander Sudah Pulih Kembali

BANDUNG (WR) - Pengemis yang mengaku bernama Alexander (48) ditangkap Dinsos Kota Bandung karena pur

Selasa,13 Maret 2018 - 12:20:51 WIB

KPK Titipkan Dua Kuda Presiden Jokowi ke Istana Bogor

BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menitipkan dua kuda hasil laporan gratifikasi Presiden Jo

Rabu,18 April 2018 - 00:53:01 WIB

DPRD Riau Sahkan Dua Ranperda

PEKANBARU - DPRD Riau, Senin (16/04/2018) sahkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) jadi Pera

Senin,12 September 2016 - 15:16:23 WIB

Pengurus Masjid Tolak Dua Ekor Sapi Korban Dari Ahok

JAKARTA (WR) - Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, menolak dua

BERITA LAINNYA
Rabu,12 Desember 2018 - 02:06:54 WIB

Second Yidan Prize Summit Sets Forth Ideas for Educating for the Future

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 11 December 2018 - The second Yidan Prize Su

Selasa,11 Desember 2018 - 16:48:42 WIB

Amiruddin Dinilai Layak Jadi Sekda Kota Dumai

DUMAI - Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhammad Nasir resmi ditahan Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK)

Selasa,11 Desember 2018 - 08:00:10 WIB

Abdul Wahid Serahkan Bantuan 1 Unit Mobil Ambulance Kepada Puskesmas Kota Baru Seberida

KERITANG - Kepedulian Abdul Wahid sebagai anggota DPRD Provinsi Riau terhadap kesehatan masyarakat p

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI