• Follow Us On : 

Telegram Terancam Dihapus di Negara Asalnya Sendiri


Redaksi | Jumat,20 April 2018 - 22:22:17 WIB
Dibaca: 1359 kali 
Telegram Terancam Dihapus di Negara Asalnya Sendiri

MOSKOW - Kenyataan pahit harus diterima Telegram karena kehadirannya terancam dihapus di negara asalnya sendiri, yaitu Rusia.

Federal Service for Supervision of Communications, Information Technology and Mass Media selaku lembaga yang bertanggung jawab terhadap segala urusan TIK dan media massa di Rusia berniat memblokir kehadiran aplikasi Telegram di App Store maupun Google Play Store. Penghapusan tersebut ditargetkan untuk berlaku di seluruh daerah di Rusia.

Terkait dengan hal tersebut, lembaga yang disebut juga sebagai Roskomnadzor ini telah mengirimkan permohonan kepada pihak Apple dan Google untuk meminta mereka agar menghapus Telegram pada toko aplikasi keduanya, sebagaimana detikINET kutip dari Reuters, Rabu (18/4/2018).

Meski begitu, kedua perusahaan tersebut belum memberikan tanggapan apa pun terkait permohonan Roskomnadzor.

Upaya tersebut merupakan tindak lanjut dari telah dimulainya pemblokiran akses user terhadap Telegram sejak Senin (16/4/2018) lalu. Pemblokiran ini dilakukan atas keputusan yang dijatuhkan kepada aplikasi penyedia layanan berbagi pesan tersebut.

Sebelumnya, pengadilan di Tagansky, Moscow, Rusia, pekan lalu melayangkan permintaan untuk memblokir Telegram di negara pecahan Uni Soviet tersebut kepada Roskomnadzor. Gugatan tersebut diturunkan lantara Telegram enggan untuk memberikan software yang berisi kunci enkripsi kepada otoritas setempat.

Karena posisinya dianggap sebagai operator penyebar informasi di Rusia, Telegram diharuskan untuk menyerahkan kunci enkripsi agar Federal Security Service dapat melacak keterkaitan jejaring sosial tersebut dengan hal-hal berbau terorisme.

[dtk/dtk]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,14 Juli 2017 - 16:55:25 WIB

Kemenkominfo Blokir Aplikasi Chat Telegram

JAKARTA (WR) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memerintahkan pemblokiran aplik

Selasa,18 Juli 2017 - 11:03:15 WIB

Kementerian Kominfo Jelaskan Pemblokiran Akses Aplikasi Telegram

JAKARTA (WR) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam siaran pers yang disampaikan p

Minggu,16 Juli 2017 - 15:48:36 WIB

Presiden Jokowi Sebut Telegram Sudah Lama ''Dipantau''

JAKARTA (WR) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah sudah lama mengawasi layanan Tel

Jumat,14 Juli 2017 - 22:03:06 WIB

Telegram Diblokir, Pavel Durov : Kami Salah Apa...?

JAKARTA (WR) - Pavel Durov, Pencipta Telegram, ikut angkat bicara soal pemblokiran layanan pesan ins

Senin,17 Juli 2017 - 11:03:14 WIB

Pemblokiran Telegram Hanya Gertakan

JAKARTA (WR) - Pengamat Media Sosial Nukman Luthfie menyebut langkah pemerintah yang memblokir layan

BERITA LAINNYA
Rabu,23 Januari 2019 - 04:01:52 WIB

Nexusguard Report Shows Nearly Two-Thirds of DDoS Attacks in Q3 2018 Targeted Communications Service Providers

New data indicates attackers preyed on the large attack surface of ASN-level communications service

Selasa,22 Januari 2019 - 14:21:04 WIB

Peserta Terbaik Akademi Bela Negara Nasdem Resmi Mundur Dari Keanggotaan

TEMBILAHAN - Peserta Terbaik Akademi Bela Negara Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Sekal Arian

Selasa,22 Januari 2019 - 03:48:07 WIB

Lapas Biaro Sumbar Terbakar, Polisi Periksa 20 Napi

AGAM - Polisi memeriksa 20 narapidana terkait kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas II Bukittinggi d

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI