• Follow Us On : 

Dekat Dengan Kediaman Wali Kota Dumai

Berada Ditengah Kota Dumai, Kondisi SDN 025 Teluk Binjai Sangat Memprihatinkan


Redaksi | Selasa,24 April 2018 - 09:58:46 WIB
Dibaca: 277 kali 
Berada Ditengah Kota Dumai, Kondisi SDN 025 Teluk Binjai Sangat Memprihatinkan SD Negeri 025 Teluk Binjai, sekolah di tengah kota dan di pemukiman pejabat serta Walikota Dumai kondisinya sangat memprihatinkan

DUMAI - Jika dilihat sekilas, tak ada yang ganjil dengan bangunan SD Negeri 025 Teluk Binjai yang terletak di Jalan Kesehatan Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai. Namun jika kita masuk dan melihat lebih dekat, bangunan berlantai dua itu kondisinya sangat menyedihkan dan memprihatinkan.

Tim mendapatkan informasi dari salah seorang wali murid, melakukan liputan ke sekolah tersebut, Senin (24/04/2018). Ditemani oleh ketua komite dan majelis guru, tim berkeliling sekolah melihat kondisi bangunan dan lokal yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Sungguh miris, kondisi bangunan utama yang memiliki tiga lokal di lantai bawah dan tiga lokal lagi di lantai atas terlihat sangat menyedihkan. Lokal di lantai dua, platfonnya terlihat terjuntai dan hampir ambruk, sehingga tidak digunakan lagi untuk belajar siswa. "Lokal ini tidak kami pakai lagi pak, takut nanti ambruk dan menimpa siswa kita," kata salah seorang guru.
 
Kondisi ubin lantai juga sudah terkelupas hampir seluruh ruangan. Belum lagi terlihat retakan-retakan bangunan dibagian atas lokal bagian bawah. Yang paling menyedihkannya, seluruh ruang belajar siswa di SD Negeri 025 Teluk Binjai ini tidak dialiri listrik. Sehingga menyulitkan proses belajar-mengajar jika cuaca mendung. "Anak-anak tidak bisa belajar karena gelap, jika cuaca mendung dan hujan. Sejak bangunan ini ada memang tidak pernah dialiri listrik," jelas guru-guru di sekolah tersebut.

 

Sebuah Kisah Ironis
Ganda Jaya Siregar yang baru saja ditunjuk sebagai ketua komite SD Negeri 025 Teluk Binjai mengaku sangat prihatin dengan sekolah ini. Menurutnya hal ini sangat ironis, sekolah yang berada di tengah kota, berada di komplek pejabat, di sekitar perkantoran pemerintah dan dekat sekali dengan kediaman Walikota Dumai namun kondisinya sangat memprihatinkan. 
 
"Ini suatu kisah yang sangat ironis, ibaratnya semut di ujung lautan nampak, sedangkan gajah dipelupuk mata tak terlihat. Dimana kepedulian pemerintah atas hal ini, bahkan bangunan yang berdiri sejak tahun 1986 ini sama sekali tak dialiri listrik," cetus Ganda.

Tidak hanya itu kata Ganda, sekolah ini juga kekurangan mobiler seperti meja dan kursi belajar. Makanya ada lokal yang tidak bisa dipakai karena tidak memiliki bangku sekolah. "Sehingga jadinya ada murid yang terpaksa harus masuk siang. Nah kita tau sistem pendidikan saat ini tidak menganjurkan murid belajar siang hari," jelasnya.
 
SD Negeri 025 Teluk Binjai hanya memiliki delapan lokal atau ruang belajar. Enam lokal dari bangunan lama berlantai dua, namun dari 3 lokal di lantai dua hanya satu yang dipakai karena dua lokal lainnya tidak memiliki bangku dan kondisinya tidak aman bagi siswa.

Dua lokal lainnya adalah bangunan yang dibangun oleh Pemprov Riau. Selebihnya siswa terpaksa menumpang di bangunan milik koperasi PGRI yang masih berada di lingkungan sekolah. "Jadi lokal milik sekolah ini hanya ada delapan. Itupun yang layak pakai hanya 6 lokal, lalu selebihnya anak-anak menumpang di bangunan milik koperasi PGRI Dumai," ungkap Ganda lagi.
 
Ganda mengharapkan peranan pemerintah untuk melengkapi fasilitas dan menyalurkan dana untuk perehaban bangunan SD Negeri 025 Teluk Binjai. "Pemerintah harus turun dan meninjau sekolah ini, sehingga nanti bisa melihat kondisinya langsung dan nampak dengan jelas bahwa sekolah ini perlu dibantu dan diperhartikan," pungkasnya.
 
Ya, di usia Kota Dumai yang akan menginjak ke-19 tahun ini, masih ada kisah tragis dunia pendidikan yang notabenenya berada di tengah Kota. Masih ada hal-hal yang luput dari perhatian pemerintah kita. 

Tentunya pihak sekolah, komite dan wali murid menginginkan sarana dan fasilitas terbaik untuk siswa dan anak-anak mereka. Dan menanggapi hal adalah cara terbaik bagi pemerintah dalam menunjukkan kepeduliannya.

[rls/rls]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,04 April 2018 - 15:05:25 WIB

Kepala OPD Diminta Tetap Berada Ditempat Selama Pemeriksaan BPK

KAMPAR - Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Riau hari ini menggelar acara pembukaan dalam rangka pemeri

Jumat,23 Maret 2018 - 20:03:10 WIB

Pelantikan DPD LMR Inhil, Bupati: 'Tak Kan Melayu Hilang Di Bumi, Bumi Bertuah Negeri Beradat'

Tembilahan - 'Tak kan melayu Hilang di bumi, Bumi bertuah Negeri beradat', petuah yang penuh pe

Rabu,04 Oktober 2017 - 13:00:38 WIB

Lacak Keberadaan Beruang Yang Serang Warga, BBKSDA Riau Turunkan Tim Pemburu

PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau menurunkan tim guna memburu beruang liar ya

Jumat,04 Mei 2018 - 01:40:05 WIB

Penyebaran Keberadaan Guru di Pelosok Riau Minim

PEKANBARU - Ketua Komisi V DPRD Riau yang salah satunya membidangi masalah pendidikan, Aherson menga

Rabu,20 September 2017 - 12:36:54 WIB
Riau Pos Group Berduka

Momo Geisha Berada di Jepang Saat Ayahanda Tutup Usia, Proses Pemakaman Adat Batak Saor Matua

PEKANBARU - Vokalis Grup Band Geisha Navora Morina Sinaga atau dikenal Momo, langsung bertolak dari

Jumat,21 April 2017 - 13:01:40 WIB
Peresmian Mushalla An - Nahar

Bupati Inhil: Keberadaan Mushalla Penting bagi kemajuan Daerah

TEMBILAHAN HULU - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyebut, keberadaan Mush

BERITA LAINNYA
Minggu,20 Mei 2018 - 14:24:17 WIB

Tahun Ini PNS Tidak Dapat THR

PACITAN - Sirna sudah harapan pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Pacitan menikmati tunjanga

Sabtu,19 Mei 2018 - 22:10:24 WIB

Kuasai Pasar Dunia, Ekspor Batik Nasional Lampaui 58 Juta Dollar

JAKARTA - Industri batik Indonesia dinilai telah menguasai pasar dunia sehingga mampu menjadi pengge

Sabtu,19 Mei 2018 - 21:52:02 WIB

Pasukan Khusus Gabungan Dibentuk Jika Situasi di Luar Kapasitas Polri

JAKARTA - Selain berusaha menyelesaikan revisi Undang-Undang Terorisme, Presiden Joko Widodo (Jokowi


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI