• Follow Us On : 

Di OTT KPK, Demokrat Pecat Anggota DPR Amin Santono


Redaksi | Minggu,06 Mei 2018 - 14:37:22 WIB
Dibaca: 950 kali 
Di OTT KPK, Demokrat Pecat Anggota DPR Amin Santono

JAKARTA - Partai Demokrat (PD) resmi memecat anggota DPR Amin Santono yang di-OTT KPK. Sekjen PD Hinca Pandjaitan menegaskan tak ada ruang bagi koruptor di partai berlambang mirip logo Mercy itu.

"Sebagai bentuk dukungan kepada KPK dan tanggung jawab moril Partai Demokrat yang tidak memberikan ruang sedikitpun di dalam partai Demokrat bagi koruptor, maka Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat Saudara AS (Amin Santono) dari Partai Demokrat," ujar Hinca dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (5/5/2018).

Selain memecat Amin, Hinca mengatakan posisi Amin di DPR sebagai anggota Komisi XI akan segera diganti. Demokrat sedang menyiapkan administrasi pengganti antarwaktu (PAW) Amin.

"Dan memberhentikan dari keanggotaan di DPR. Semua administrasi yang terkait pemberhentian tersebut akan diproses segera dan pada kesempatan pertama," ucap Hinca.

Amin ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait APBN-P 2018. Amin diduga menerima duit Rp 500 juta.

Selain Amin, dalam kasus ini KPK juga menetapkan 3 tersangka lainnya. Mereka adalah EKK (Eka Kamaluddin) swasta atau perantara, YP (Yaya Purnomo) Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, dan Ahmad Giast.

"Diduga penerimaan total Rp 500 juta merupakan bagian dari 7 persen biaya komitmen yang dijanjikan dari 2 proyek di Pemkab Sumedang senilai total sekitar Rp 25 miliar, diduga komitmen fee Rp 1,7 miliar," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2018).

[detikNews]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,07 Februari 2019 - 02:58:22 WIB

Mantan Politisi Anti Islam Kini Jadi Mualaf

JAKARTA - Mantan politisi anti-Islam Belanda Joram Van Klaveren, kini memutuskan untuk masuk Islam a

Sabtu,21 Januari 2017 - 20:42:58 WIB

Dipimpin Andi Rachman, Golkar Bahas Pemenangan Pilkada di Riau

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Ketua DPD Golkar Riau Arsyadjuliandi Rachman pimpin pertemuan partai di Kan

Senin,26 September 2016 - 18:32:29 WIB

Cibir Agus Anak Ingusan, Pengamat LIPI Disebut Intelektual Kurang Rujukan Saat Berpendapat

JAKARTA (WR) - Pengamat LIPI Ikrar Nusa Bhakti mencibir Agus Harimurti yang maju menjadi Cagub DKI 2

Minggu,18 Desember 2016 - 17:56:53 WIB

Komisi I DPRD Pekanbaru Sebut ASN Dilarang Berpolitik Praktis

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Dimasa kampanye calon kepala daerah di setiap daerah di Indonesia, khususn

Selasa,06 Juni 2017 - 13:18:17 WIB

Paripurna PAW, Pangkat Purba Resmi Dilantik Menggantikan Eri Sumarni

PEKANBARU – DPRD Kota Pekanbaru gelar sidang paripurna istimewa pengucapan sumpah atau janji P

Minggu,19 Oktober 2014 - 20:00:08 WIB

Rabu , Gusri Efendi Dilantik Jadi Ketua Definitif

WahanaRiau.Com - Dumai - Jika tak ada aral melintang, ketua DPRD kota Dumai yang saat ini masih bers

BERITA LAINNYA
Selasa,21 Mei 2019 - 03:10:22 WIB

Alibaba Cloud, China Telecom, Google Cloud, HUAWEI CLOUD & McAfee – Catch them All In One Place at Cloud Expo Asia, Hong Kong

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 20 May 2019 - With just two days to go until

Selasa,21 Mei 2019 - 03:07:03 WIB

Atradius Reveals Fear of Rising Insolvencies Drives up Demand for Credit Insurance in Asia Pacific

Over 44% of businesses in the region will increase bad debt reserves, given the challenging business

Selasa,21 Mei 2019 - 03:02:59 WIB

Luzheng Futures & Guohai Liangshi Capital Management Selected for Cotton Options Market Making, Powered by Horizon

Zhengzhou Commodity Exchange chooses Luzheng Futures and Guohai Liangshi Capital Management to provi

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI