• Follow Us On : 

Di OTT KPK, Demokrat Pecat Anggota DPR Amin Santono


Redaksi | Minggu,06 Mei 2018 - 14:37:22 WIB
Dibaca: 224 kali 
Di OTT KPK, Demokrat Pecat Anggota DPR Amin Santono

JAKARTA - Partai Demokrat (PD) resmi memecat anggota DPR Amin Santono yang di-OTT KPK. Sekjen PD Hinca Pandjaitan menegaskan tak ada ruang bagi koruptor di partai berlambang mirip logo Mercy itu.

"Sebagai bentuk dukungan kepada KPK dan tanggung jawab moril Partai Demokrat yang tidak memberikan ruang sedikitpun di dalam partai Demokrat bagi koruptor, maka Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat Saudara AS (Amin Santono) dari Partai Demokrat," ujar Hinca dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (5/5/2018).

Selain memecat Amin, Hinca mengatakan posisi Amin di DPR sebagai anggota Komisi XI akan segera diganti. Demokrat sedang menyiapkan administrasi pengganti antarwaktu (PAW) Amin.

"Dan memberhentikan dari keanggotaan di DPR. Semua administrasi yang terkait pemberhentian tersebut akan diproses segera dan pada kesempatan pertama," ucap Hinca.

Amin ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait APBN-P 2018. Amin diduga menerima duit Rp 500 juta.

Selain Amin, dalam kasus ini KPK juga menetapkan 3 tersangka lainnya. Mereka adalah EKK (Eka Kamaluddin) swasta atau perantara, YP (Yaya Purnomo) Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, dan Ahmad Giast.

"Diduga penerimaan total Rp 500 juta merupakan bagian dari 7 persen biaya komitmen yang dijanjikan dari 2 proyek di Pemkab Sumedang senilai total sekitar Rp 25 miliar, diduga komitmen fee Rp 1,7 miliar," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2018).

[detikNews]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,07 Oktober 2014 - 08:42:21 WIB

Hari Ini SK Plt Gubernur Riau Diserahkan

PEKANBARU - Direncanakan hari ini Selasa (7/10/2014), Menteri Dalam Negeri melalui Dirje

Senin,10 April 2017 - 10:26:29 WIB

Kepala Bappeda Bengkalis: Pulau Rupat Akan Jadi Pintu Gerbang Pesisir

RUPAT - Pulau Rupat yang meliputi dua kecamatan, Rupat dan Rupat utara dalam Rencana Pembangunan Jan

Rabu,06 September 2017 - 00:22:34 WIB

Kekanak-kanakan Golkar di bawah Novanto

JAKARTA (Wahanariau) - Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing menil

Senin,16 April 2018 - 15:33:47 WIB

Abraham Samad ''Ogah'' Jadi Menteri

YOGYAKARTA - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad tidak berminat jika akhirnya di

Sabtu,07 Januari 2017 - 19:49:40 WIB

PDIP DIY Beri Hadiah Rp 5 Juta untuk 'OTT' Pelaku Politik Uang

JAKARTA (WAHANARIAU) -- DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memberikan hadiah u

Senin,11 September 2017 - 16:35:50 WIB
Hanya 32 dari 65 Legislator yang Datang

Tak Kuorum, Paripurna Pengesahan Ranperda RTRW Riau Dibatalkan

PEKANBARU (Wahanariau) - Paripurna beragendakan pengesahan Rancangan peraturan daerah Rencana Tata R

BERITA LAINNYA
Minggu,20 Mei 2018 - 14:24:17 WIB

Tahun Ini PNS Tidak Dapat THR

PACITAN - Sirna sudah harapan pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Pacitan menikmati tunjanga

Sabtu,19 Mei 2018 - 22:10:24 WIB

Kuasai Pasar Dunia, Ekspor Batik Nasional Lampaui 58 Juta Dollar

JAKARTA - Industri batik Indonesia dinilai telah menguasai pasar dunia sehingga mampu menjadi pengge

Sabtu,19 Mei 2018 - 21:52:02 WIB

Pasukan Khusus Gabungan Dibentuk Jika Situasi di Luar Kapasitas Polri

JAKARTA - Selain berusaha menyelesaikan revisi Undang-Undang Terorisme, Presiden Joko Widodo (Jokowi


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI