• Follow Us On : 

Di OTT KPK, Demokrat Pecat Anggota DPR Amin Santono


Redaksi | Minggu,06 Mei 2018 - 14:37:22 WIB
Dibaca: 558 kali 
Di OTT KPK, Demokrat Pecat Anggota DPR Amin Santono

JAKARTA - Partai Demokrat (PD) resmi memecat anggota DPR Amin Santono yang di-OTT KPK. Sekjen PD Hinca Pandjaitan menegaskan tak ada ruang bagi koruptor di partai berlambang mirip logo Mercy itu.

"Sebagai bentuk dukungan kepada KPK dan tanggung jawab moril Partai Demokrat yang tidak memberikan ruang sedikitpun di dalam partai Demokrat bagi koruptor, maka Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat Saudara AS (Amin Santono) dari Partai Demokrat," ujar Hinca dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (5/5/2018).

Selain memecat Amin, Hinca mengatakan posisi Amin di DPR sebagai anggota Komisi XI akan segera diganti. Demokrat sedang menyiapkan administrasi pengganti antarwaktu (PAW) Amin.

"Dan memberhentikan dari keanggotaan di DPR. Semua administrasi yang terkait pemberhentian tersebut akan diproses segera dan pada kesempatan pertama," ucap Hinca.

Amin ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait APBN-P 2018. Amin diduga menerima duit Rp 500 juta.

Selain Amin, dalam kasus ini KPK juga menetapkan 3 tersangka lainnya. Mereka adalah EKK (Eka Kamaluddin) swasta atau perantara, YP (Yaya Purnomo) Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, dan Ahmad Giast.

"Diduga penerimaan total Rp 500 juta merupakan bagian dari 7 persen biaya komitmen yang dijanjikan dari 2 proyek di Pemkab Sumedang senilai total sekitar Rp 25 miliar, diduga komitmen fee Rp 1,7 miliar," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2018).

[detikNews]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,22 Oktober 2014 - 17:59:10 WIB

FITRA: Pengadaan Mobdin Senilai Rp 4,9 M Itu Pemborosan

Pekanbaru - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau menilai pemerintah daera

Jumat,06 Juli 2018 - 10:30:21 WIB

Proses Hukum Dugaan Pelanggaran Pilkada di TPS 02 Kepenghuluan Sungai Kubu Dihentikan

BAGANSIAPIAPI - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari Panwaslu, Kejaksaan, dan

Minggu,11 Maret 2018 - 17:06:41 WIB

Rapimnas Demokrat Singgung Isu Penistaan dan Radikalisme Agama

JAWA BARAT - Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tengah memasuki sesi acara &quo

Kamis,26 Juli 2018 - 14:35:49 WIB

Puluhan Anggota PWI Riau Maju Jadi Caleg

PEKANBARU - Sekitar 50 Wartawan yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) P

Senin,08 Oktober 2018 - 14:43:22 WIB

Fahri Hamzah Minta Prabowo Sering Tampil Dihadapan Masyarakat

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta calon presiden Prabowo Subianto lebih sering tampi

Senin,26 September 2016 - 18:32:29 WIB

Cibir Agus Anak Ingusan, Pengamat LIPI Disebut Intelektual Kurang Rujukan Saat Berpendapat

JAKARTA (WR) - Pengamat LIPI Ikrar Nusa Bhakti mencibir Agus Harimurti yang maju menjadi Cagub DKI 2

BERITA LAINNYA
Selasa,15 Januari 2019 - 01:57:49 WIB

CITIC-Prudential Receives Regulatory Approval to Establish a Branch in China’s Shaanxi Province

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 14 January 2019 - CITIC-Prudential Life

Selasa,15 Januari 2019 - 01:53:28 WIB

Romantic Solaire Resort & Casino Arts, Food, Shopping, SPA and Music All-In-One

PHILIPPINES - Media OutReach - January 14, 2019 - As the development of the global tourism

Selasa,15 Januari 2019 - 01:50:31 WIB

Fitnesssg Launch A New Co-Collaboration Platform To Support And Excel Exercise Professionals In Singapore

The new non-profit organisation will offer empowerment, opportunities and champion exercise profes

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI