• Follow Us On : 

KPK Dalami Suap Pejabat Kemenkeu yang Kena OTT Bareng Anggota DPR


Redaksi | Minggu,06 Mei 2018 - 14:49:48 WIB
Dibaca: 685 kali 
KPK Dalami Suap Pejabat Kemenkeu yang Kena OTT Bareng Anggota DPR

JAKARTA - KPK menetapkan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo sebagai penerima suap terkait RAPBN-P 2018. Yaya juga diduga menerima uang dari berbagai daerah.

"Untuk yang YP (Yaya Purnomo) kita amati sudah lama. Jadi banyak orang daerah yang memberi, nanti ada satu kasus sebelum OTT, sebelum ini. Mudah-mudahan juga sangat-sangat terkait erat karena kita sudah amati itu," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2018).

Yaya saat ini menjabat sebagai Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan. Menurut Agus saat ditangkap, ditemukan emas di apartemen Yaya yang kemudian disita KPK.

"Uang tadi kita temukan di apartemennya saudara YP dan yang diterima itu sebetulnya duit dari daerah itu tapi ini kemudian menggali bentuknya logam mulia tadi. Nah siapa saja yang memberi karena kita juga punya data nanti akan digali lebih lanjut. Mudah-mudahan nanti coba akan segera ditemukan," ujar Agus.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT pada Jumat (4/5/2018) kemarin. Dari OTT itu KPK mengamankan 9 orang, termasuk Yaya dan anggota komisi XI DPR Amin Santoso.

Setelah melakukan pemeriksaan secara intensif, KPK menetapkan 4 orang sebagai tersangka. Keempatnya adalah Amin, Yaya, Eka Kamaluddin, dan Ahmad Ghiast.

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke peny dikan serta menetapkan 4 orang tersangka, yaitu diduga sebagai penerima AMS (Amin Santono), Anggota Komisi XI DPR RI, EKK (Eka Kamaluddin), swasta atau perantara, YP (Yaya Purnomo), Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Sementara, Ahmad ditetapkan sebagai tersangka karena diduga memberi suap kepada Amin. KPK menduga suap sejumlah Rp 500 juta yang diterima Amin berasal dari commitment fee senilai total Rp 1,7 miliar.

[detikNews]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,16 September 2017 - 22:53:50 WIB
Akan Digantikan Istri

Tiga Bulan Lagi Lengser, Walikota Batu Malah Diciduk KPK

JAKARTA - Wali Kota Batu Eddy Rumpoko bakal habis masa jabatannya pada Desember 2017. Namun, sebelum

Minggu,27 Agustus 2017 - 16:54:23 WIB

KPK Sita Pabrik Bernilai Rp 400 Miliar di Kampar

PEKANBARU (Wahanariau) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita aset bernilai Rp 400 milia

Kamis,29 Maret 2018 - 17:51:34 WIB

Dituntut JPU KPK 16 Tahun Penjara, Setnov Akan Ajukan Pledoi

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut terda

Selasa,13 Desember 2016 - 17:58:05 WIB

Diperiksa KPK Selama 7 Jam, Setya Novanto Merasa Senang

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Ketua DPR RI Setya Novanto mengaku senang usai diperiksa KPK selama tujuh ja

Jumat,19 Mei 2017 - 17:36:23 WIB

KPK Kembali Periksa Miryam

JAKARTA - Penyidik KPK kembali memeriksa politisi Hanura, Miryam S Haryani terkait dugaan pemberian

Rabu,16 Agustus 2017 - 23:13:12 WIB

KPK Geledah Rumah Dinas Sekda Dumai

DUMAI (Wahanariau) - Empat orang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan

BERITA LAINNYA
Rabu,12 Desember 2018 - 02:06:54 WIB

Second Yidan Prize Summit Sets Forth Ideas for Educating for the Future

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 11 December 2018 - The second Yidan Prize Su

Selasa,11 Desember 2018 - 16:48:42 WIB

Amiruddin Dinilai Layak Jadi Sekda Kota Dumai

DUMAI - Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhammad Nasir resmi ditahan Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK)

Selasa,11 Desember 2018 - 08:00:10 WIB

Abdul Wahid Serahkan Bantuan 1 Unit Mobil Ambulance Kepada Puskesmas Kota Baru Seberida

KERITANG - Kepedulian Abdul Wahid sebagai anggota DPRD Provinsi Riau terhadap kesehatan masyarakat p

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI