• Follow Us On : 

KPK Dalami Suap Pejabat Kemenkeu yang Kena OTT Bareng Anggota DPR


Redaksi | Minggu,06 Mei 2018 - 14:49:48 WIB
Dibaca: 920 kali 
KPK Dalami Suap Pejabat Kemenkeu yang Kena OTT Bareng Anggota DPR

JAKARTA - KPK menetapkan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo sebagai penerima suap terkait RAPBN-P 2018. Yaya juga diduga menerima uang dari berbagai daerah.

"Untuk yang YP (Yaya Purnomo) kita amati sudah lama. Jadi banyak orang daerah yang memberi, nanti ada satu kasus sebelum OTT, sebelum ini. Mudah-mudahan juga sangat-sangat terkait erat karena kita sudah amati itu," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2018).

Yaya saat ini menjabat sebagai Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan. Menurut Agus saat ditangkap, ditemukan emas di apartemen Yaya yang kemudian disita KPK.

"Uang tadi kita temukan di apartemennya saudara YP dan yang diterima itu sebetulnya duit dari daerah itu tapi ini kemudian menggali bentuknya logam mulia tadi. Nah siapa saja yang memberi karena kita juga punya data nanti akan digali lebih lanjut. Mudah-mudahan nanti coba akan segera ditemukan," ujar Agus.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT pada Jumat (4/5/2018) kemarin. Dari OTT itu KPK mengamankan 9 orang, termasuk Yaya dan anggota komisi XI DPR Amin Santoso.

Setelah melakukan pemeriksaan secara intensif, KPK menetapkan 4 orang sebagai tersangka. Keempatnya adalah Amin, Yaya, Eka Kamaluddin, dan Ahmad Ghiast.

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke peny dikan serta menetapkan 4 orang tersangka, yaitu diduga sebagai penerima AMS (Amin Santono), Anggota Komisi XI DPR RI, EKK (Eka Kamaluddin), swasta atau perantara, YP (Yaya Purnomo), Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Sementara, Ahmad ditetapkan sebagai tersangka karena diduga memberi suap kepada Amin. KPK menduga suap sejumlah Rp 500 juta yang diterima Amin berasal dari commitment fee senilai total Rp 1,7 miliar.

[detikNews]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,08 Agustus 2017 - 20:44:05 WIB

Dugaan Korupsi Sekda Dumai, KPK Geledah Kantor PUPR Bengkalis

BENGKALIS (Wahanariau) - Terkait kasus dugaan korupsi melibatkan Sekretaris Kota (Sekko) Dumai Muham

Senin,16 Oktober 2017 - 10:52:43 WIB

Kena OTT KPK Hingga Tim Saber, 40 Aparat Pengadilan Disanksi Etik

JAKARTA - Sebanyak 40 aparat pengadilan, baik hakim atau PNS, dijatuhi sanksi etik sepanjang J

Selasa,16 Oktober 2018 - 00:22:34 WIB

KPK OTT di Bekasi, Diduga Terkait Izin Properti di Meikarta

BEKASI - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 10 orang dalam operasi tangkap ta

Selasa,20 Maret 2018 - 14:54:31 WIB

KPK Geledah Gedung DPRD Bengkalis Selama 12 Jam

BENGKALIS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama 12 jam dari pukul 16.00 hingga pukul 04.00 WIB

Jumat,19 Mei 2017 - 17:36:23 WIB

KPK Kembali Periksa Miryam

JAKARTA - Penyidik KPK kembali memeriksa politisi Hanura, Miryam S Haryani terkait dugaan pemberian

Sabtu,20 Oktober 2018 - 00:59:02 WIB

KPK Telusuri Alur Proses Perizinan Proyek Meikarta

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah 12 lokasi guna mencari bukti kasus dugaan s

BERITA LAINNYA
Senin,18 Maret 2019 - 22:02:53 WIB

Global Real Estate Investment Volumes Reach Record High

Global real estate investment volumes reach US$1.75 trillion in 2018 and are forecast to match thi

Senin,18 Maret 2019 - 22:00:20 WIB

Ruckus Introduces ICX 7850 Switch for 100GbE Edge-to-Core Networks

Enables multi-gigabit networks with pay-as-you-grow model suitable for education, government and ent

Senin,18 Maret 2019 - 21:58:06 WIB

Ensign InfoSecurity and IronNet Cybersecurity Establish Partnership to Bring Advanced Cyber Analytical Detection and Collective Defense to Critical Infrastructure Enterprises

Singapore-based joint venture to form a Cyber Analytics Center for Excellence focused on securing re

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI