• Follow Us On : 

KPK Dalami Suap Pejabat Kemenkeu yang Kena OTT Bareng Anggota DPR


Redaksi | Minggu,06 Mei 2018 - 14:49:48 WIB
Dibaca: 431 kali 
KPK Dalami Suap Pejabat Kemenkeu yang Kena OTT Bareng Anggota DPR

JAKARTA - KPK menetapkan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo sebagai penerima suap terkait RAPBN-P 2018. Yaya juga diduga menerima uang dari berbagai daerah.

"Untuk yang YP (Yaya Purnomo) kita amati sudah lama. Jadi banyak orang daerah yang memberi, nanti ada satu kasus sebelum OTT, sebelum ini. Mudah-mudahan juga sangat-sangat terkait erat karena kita sudah amati itu," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2018).

Yaya saat ini menjabat sebagai Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan. Menurut Agus saat ditangkap, ditemukan emas di apartemen Yaya yang kemudian disita KPK.

"Uang tadi kita temukan di apartemennya saudara YP dan yang diterima itu sebetulnya duit dari daerah itu tapi ini kemudian menggali bentuknya logam mulia tadi. Nah siapa saja yang memberi karena kita juga punya data nanti akan digali lebih lanjut. Mudah-mudahan nanti coba akan segera ditemukan," ujar Agus.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT pada Jumat (4/5/2018) kemarin. Dari OTT itu KPK mengamankan 9 orang, termasuk Yaya dan anggota komisi XI DPR Amin Santoso.

Setelah melakukan pemeriksaan secara intensif, KPK menetapkan 4 orang sebagai tersangka. Keempatnya adalah Amin, Yaya, Eka Kamaluddin, dan Ahmad Ghiast.

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke peny dikan serta menetapkan 4 orang tersangka, yaitu diduga sebagai penerima AMS (Amin Santono), Anggota Komisi XI DPR RI, EKK (Eka Kamaluddin), swasta atau perantara, YP (Yaya Purnomo), Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Sementara, Ahmad ditetapkan sebagai tersangka karena diduga memberi suap kepada Amin. KPK menduga suap sejumlah Rp 500 juta yang diterima Amin berasal dari commitment fee senilai total Rp 1,7 miliar.

[detikNews]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,08 Agustus 2017 - 12:36:04 WIB

KPK Geledah Rumah Mertua Sekda Dumai

DUMAI (Wahanariau) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggeledah rumah mertua Muhammad

Jumat,01 Juni 2018 - 14:22:15 WIB

KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Bengkalis

BENGKALIS - Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) mendadak geledah rumah Dinas Bupat

Selasa,08 Agustus 2017 - 20:44:05 WIB

Dugaan Korupsi Sekda Dumai, KPK Geledah Kantor PUPR Bengkalis

BENGKALIS (Wahanariau) - Terkait kasus dugaan korupsi melibatkan Sekretaris Kota (Sekko) Dumai Muham

Sabtu,05 Mei 2018 - 00:04:13 WIB

OTT Anggota DPR, KPK Sita Emas 1,9 Kg dan Rp 1,8 Miliar

JAKARTA - KPK menyita sejumlah aset saat melakukan operasi tangkap tangan terhadap anggota DPR

Minggu,18 September 2016 - 21:48:26 WIB

Heran...! KPK Sigap Tangkap Ketua DPD, Kasus Korupsi Sitemik BLBI Dibiarkan

JAKARTA (WR) - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri, mengaku heran atas operas

Sabtu,16 September 2017 - 22:53:50 WIB
Akan Digantikan Istri

Tiga Bulan Lagi Lengser, Walikota Batu Malah Diciduk KPK

JAKARTA - Wali Kota Batu Eddy Rumpoko bakal habis masa jabatannya pada Desember 2017. Namun, sebelum

BERITA LAINNYA
Jumat,21 September 2018 - 09:31:43 WIB

Southco Launches Global Brand Refresh Initiative

CHINA - Media OutReach - 20 September 2018 - Southco Asia launched a global bran

Kamis,20 September 2018 - 20:52:29 WIB

Bawaslu Riau Minta KPU Percepat Verifikasi DPT

PEKANBARU - Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, meminta KPU Riau memaksimalkan waktu 2 bulan untuk me

Kamis,20 September 2018 - 20:38:44 WIB

Surat Cinta Karyawan Mimi Perabot Ujung Batu Berujung Kantor Polisi

ROHUL - Apes memang nasib RN (22) warga asal Sumatera Utara (Sumut) ini harus menahan pesakitan di h

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI