• Follow Us On : 

Ini Loh Perbedaan Jilbab dan Hijab


Redaksi | Senin,28 Mei 2018 - 03:34:45 WIB
Dibaca: 4788 kali 
Ini Loh Perbedaan Jilbab dan Hijab

JAKARTA - Ada dua istilah yang biasa kita dengar dan dianggap sebagai dua hal yang maknanya sama, yaitu jilbab dan hijab. Keduanya menunjuk pada makna pakaian muslimah dengan kerudung yang menutup kepala.

Jilbab dan hijab sebenarnya berbeda, tapi keduanya kini dianggap sama. Apa beda hijab dengan jilbab yang digunakan untuk menutup aurat perempuan? Lalu sebenarnya bagaimana sih cara menutup aurat yang sesuai syariat Islam?

Menjawab pertanyaan ini, pengasuh Pondok Pesantren Mahasina, Bekasi, Jawa Barat Hj Badriyah Fayumi, MA, mengajak untuk melihat dulu bagaimana penggunaan dua kata ini, yaitu jilbab dan hijab, dalam Alquran sebagai sumber utama hukum Islam. 

Jilbab ada dalam Surat Al-Ahzab ayat 59. Para mufassir memaknai jilbab dengan banyak makna. Ada yang memakai jilbab sebagai pakaian luar, kemudian menggunakan pakaian lagi yang menutup seluruh tubuh, ada yang sampai menutupi semuanya, hingga hanya terlihat matanya. 

Ada juga yang memaknai jilbab sebagai seperti khimar atau kerudung. Selain itu, ada yang memaknai jilbab itu izar, seperti sarung, yakni pakaian luar yang menutupi, di dalamnya sudah pakai baju tertutup, kemudian ditutup lagi. 

Inilah makna-makna jilbab antara lain yang terdapat dalam kitab-kitab tafsir, menafsirkan Surat Al-Ahzab ayat 59.

Hijab
Hijab dalam Alquran selalu digunakan dalam konsep pembatas ruang. Maka hijab dimaknai sebagai pembatas antara ahli surga dan ahli neraka. Jadi, kalau kita lihat dalam Alquran, hijab itu merupakan pembatas atau pembeda ruang antara laki-laki dan perempuan. 

Jilbab
Sementara itu, jilbab itu adalah pakaian luar tertutup, ada juga yang kemudian memaknainya seperti sarung, ada juga yang memaknai seperti penutup kepala, dan ada juga yang memaknainya menutupi seluruh tubuh.

Dengan melihat makna asli dari jilbab dan hijab, sebagaimana disebutkan dalam Alquran dan kemudian ditafsirkan oleh para ulama, kita bisa mengatakan bahwa hijab dan jilbab adalah dua konsep yang berbeda.

Namun saat ini, secara sosiologis, secara realitas, kita menganggap ini dua hal yang sama. Kemudian ada pertanyaan muncul, bagaimanakah batasan berhijab yang benar menurut syariat? 

Menjawab pertanyaan ini, kita tentu saja kembali pada Alquran dan hadis serta akwal atau pendapat para ulama. 

Dalam Alquran, batasan berpakaian muslimah dalam Surat An-Nur disebutkan di situ, yaitu dengan mengenakan kerudung yang menutupi hingga ke dada. Dalam hadis yang menjelaskan dialog Rasulullah SAW dengan Asma' binti Abu Bakar disebutkan bahwa tidak patut ketika seorang muslimah sudah balig maka terlihat kecuali wajah dan dua telapak tangannya.

Dari hadis ini kemudian juga dimaknai bahwa pakaian syar'i tidak boleh ketat dan tidak boleh transparan. Dan ketika kita merujuk lagi pada ayat-ayat mengenai pakaian dalam Alquran, dalam hal ini Surat Al-A'raf ayat 26 dan Al-A'raf ayat 31, kita akan mendapati kembali batasan berpakaian menurut syariat. 

Berhijab yang sesuai dengan ketentuan syariat yaitu, ketika kita beribadah, gunakan pakaian yang baik, tapi jangan sampai berlebihan. Dan pakaian yang terbaik, yang substantif, sesungguhnya adalah pakaian takwa. 

Kemudian dalam hadis Nabi juga disebutkan:
"Makanlah, minumlah, berpakaianlah dan bersedekahlah tanpa berlebihan dan tanpa kesombongan." (Riwayat Ahmad dan Abu Dawud. Imam Bukhari meriwayatkan hadits secara ta'liq)

Jadi, dengan demikian, kalau kita simpulkan sesuai dengan ketentuan syariat:
1. Menutup aurat
2. Tidak ketat 
3. Tidak transparan 
4. Tidak berlebihan 
5. Tidak menunjukkan kesombongan. 

Lebih dari itu, yang menjadi hakikat dari itu semua adalah, pakaian tersebut mengantarkan pada ketakwaan.

[detik]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,21 Agustus 2014 - 06:39:40 WIB

Gelas Sampanye Ini Berbentuk Payudara Kiri Kate Moss

WAHANA - Sebuah merek sampanye, yang sangat menggemari supermodel Kate Moss, telah berkolaboras

Jumat,04 Agustus 2017 - 14:58:54 WIB

Kenapa Harus Diam Ketika Adzan Berkumandang? Ini Penjelasannya

Wahanariau - Adzan adalah seruan dari Allah SWT agar kita beribadah kepada-Nya. Namun mengapa saat a

Sabtu,09 Juli 2016 - 01:31:55 WIB

Ini Prosedur dan Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Wahanariau.com - Proses membeli rumah bekas tentu tidak sama dengan membeli rumah baru. Bila dalam m

Kamis,22 Desember 2016 - 21:31:15 WIB

Selain Uang, Anda Juga Perlu Ini untuk Jalani Program Kehamilan

WAHANARIAU -- Tidak sedikit wanita Indonesia yang mendambakan kehadiran buah hati dalam rumah tangga

Sabtu,01 Juli 2017 - 19:37:53 WIB

Bikin Ayam Goreng Rumahan Senikmat Restoran Berbintang, Ini Caranya

KULINER – Salah satu hidangan paling ikonik dan lezat, yang dapat ditemukan di hampir di

Sabtu,09 September 2017 - 05:29:02 WIB

Ini 4 Bagian Tubuh Wanita yang Membuat Pria Tertarik

Wahanariau - Setiap wanita pasti memiliki kekurangan dan juga kelebihan yang berbeda-beda. Wanita ju

BERITA LAINNYA
Rabu,15 Agustus 2018 - 00:28:28 WIB

More than 400 IT Professionals Joined CLOUDSEC Hong Kong 2018

CHINA - 14 August 2018 - More than 400 professionals from Hong Kong and Macau today joined CLOUDSEC

Rabu,15 Agustus 2018 - 00:22:40 WIB

Avnet Memperluas Jaringan dengan Microchip

Dinobatkan sebagai Mitra Pemasaran Global bagi Microsemi Portfolio   PHOENIX - 14 AGUSTUS 201

Selasa,14 Agustus 2018 - 00:01:23 WIB

Sihuan Pharmaceutical’s Self-Developed Innovative Oncology Drug Pirotinib Commenced Phase II Clinical Trial in China

Led by Top Oncologist Professor Wu Yilong Expected to Commence Phase III Clinical Trial in 2H2019. D

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI