• Follow Us On : 

Ngaku Bawa Bom, Penumpang Lion Air Terancam 8 Tahun Penjara


Redaksi | Selasa,29 Mei 2018 - 02:29:02 WIB
Dibaca: 484 kali 
Ngaku Bawa Bom, Penumpang Lion Air Terancam 8 Tahun Penjara Paniknya penumpang pesawat Lion Air yang diancam bom (Foto: screenshot video)

JAKARTA - Polisi memproses hukum Frantinus Nirigi (26), penumpang yang mengaku membawa bom dalam pesawat Lion Air JT 687 dengan rute penerbangan Pontianak-Jakarta. Akibat ulahnya itu, Frantinus terancam hukuman 8 tahun penjara.

"Pelaku diancam dengan Pasal 437 (2) UU No 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dengan ancaman hukuman pidana 8 tahun," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal dalam keterangannya, Selasa (29/5/2018).

Iqbal menegaskan kasus ini akan terus diproses agar tak ada lagi kejadian serupa yang dapat meresahkan penumpang pesawat. "Pelaku joke bomb ini akan kita proses hukum agar memberikan efek jera," ucap dia.

Peristiwa tersebut bermula saat Frantinus mengaku membawa bom di bungkusan yang tertinggal di pesawat pada Senin (25/5/2018) pukul 18.50 WIB. Pesawat saat itu sudah dalam keadaan siap take off. Semua penumpang panik saat mengetahui ada bom di pesawat. "Suasana menjadi panik setelah penumpang mendengar bahwa ada bahan berbahaya dalam pesawat," ujar Iqbal.

Salah seorang penumpang lalu membuka pintu pintu darurat dan keluar melalui sayap pesawat. Akibat kejadian tersebut, sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka-luka. "Korban luka-luka sebanyak 10 orang (8 orang dirujuk ke RS Auri Supadio dan 2 orang meneruskan penerbangan karena luka ringan)," papar Iqbal.

Sementara itu, Lion Air juga melaporkan penumpang yang membuka jendela darurat akibat adanya ancaman bom di pesawat rute Pontianak-Jakarta tersebut. Penumpang itu dipolisikan karena diduga telah merusak fasilitas pesawat.

"Penumpang yang diduga melakukan tindakan merusak pesawat telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/5/2018).

[detik]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,14 Maret 2017 - 15:33:39 WIB

Mengaku Anggota SPSI, 2 Pelaku Pungli Pekanbaru Diciduk Polisi

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Dua orang yang mengaku sebagai anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (

Kamis,16 Juni 2016 - 06:10:49 WIB

Andika Pembantai Pasutri Ngaku Dapat Bisikan Gaib, “Sebelum Aku Dimatikan, Kumatikan Duluan Dia”

Labura – Sebelum melakukan pembunuhan sadis terhadap tetangganya, Erwin Syahputra Hasibuan (

Rabu,30 Mei 2018 - 01:50:14 WIB

Dinilai Ancam Keselamatan Penerbangan, Kemenhub Bakal Tuntut Penumpang Lion Air yang Ngaku Bawa Bom

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menuntut penumpang Lion Air rute Pontianak-Jakart

Kamis,03 Agustus 2017 - 22:41:33 WIB

Heboh...! Bayi Baru Lahir Ditemukan Dalam Freezer, Ini Pengakuan Sang Ibu

TARAKAN (Wahanariau) - Warga gempar seorang bayi ditemukan meninggal dalam mesin pendingin, di Kampu

Rabu,05 April 2017 - 15:01:31 WIB

Pengakuan Pembobol Tiket.com, Foya-foya hingga Beli Ducati

WAHANARIAU -- Direktorat Siber Bareskrim Polri mengungkap otak pembobol laman jual-beli tiket berbas

Minggu,21 Agustus 2016 - 14:03:57 WIB

Paman Gauli Keponakan, Ngakunya Sudah Nikah Siri

SAMARINDA (WR) - Siswi SMP berinisial AM (14) ditindih pamannya sendiri, AS. Hubungan badan antara p

BERITA LAINNYA
Kamis,18 Oktober 2018 - 00:50:50 WIB

Warga Laporkan Dugaan Korupsi di Kota Sungai Penuh ke KPK

JAKARTA - Sejumlah warga Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Provinsi J

Kamis,18 Oktober 2018 - 00:41:49 WIB

Suap Bupati Bekasi dan Sejumlah Kepala Dinas Diduga Terkait Prizinan Meikarta

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga suap diterima Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasi

Kamis,18 Oktober 2018 - 00:29:50 WIB

Fraksi PKS Tolak Legalisasi Penyebaran Paham LGBT di Sidang Parlemen Internasional

JAKARTA - Delegasi Parlemen Indonesia yang diwakili Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyatakan penol

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI