• Follow Us On : 

Dinilai Ancam Keselamatan Penerbangan, Kemenhub Bakal Tuntut Penumpang Lion Air yang Ngaku Bawa Bom


Redaksi | Rabu,30 Mei 2018 - 01:50:14 WIB
Dibaca: 180 kali 
Dinilai Ancam Keselamatan Penerbangan, Kemenhub Bakal Tuntut Penumpang Lion Air yang Ngaku Bawa Bom Paniknya penumpang pesawat Lion Air yang diancam bom (Foto: screenshot video)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menuntut penumpang Lion Air rute Pontianak-Jakarta yang mengaku membawa bom. Menurut Kemenhub, apa yang dilakukan penumpang tersebut merupakan ancaman keselamatan penerbangan.

"Kementerian Perhubungan akan menindak pelaku yang memberikan informasi palsu tentang bom. Ini merupakan ancaman terhadap keamanan dan keselamatan bagi kita semua. Pelaku candaan bom akan kami tuntut secara hukum," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (29/5/2018).

Budi meminta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) bekerja sama dengan kepolisian menindaklanjuti kejadian tersebut. Ia menyatakan ancaman bom tersebut telah menimbulkan kerugian.

"Saya minta PPNS dapat bekerja sama dengan kepolisian untuk menindaklanjuti beberapa kejadian terkait adanya informasi bom di bandara dan memprosesnya secara hukum. Kejadian ini tentunya mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit, setidak-tidaknya tertundanya jadwal penerbangan," ujar Budi.

Ia juga mengatakan pelaku ancaman bom itu harus diberi tindakan tegas. Tujuannya agar kejadian tersebut tidak terulang.

"Melalui tindakan hukum ini, kami harap dapat memberikan efek jera kepada pelaku candaan bom. Sehingga menjadi bahan pelajaran bagi kita semua untuk tidak lagi bercanda mengenai bom. Bom bukan bahan untuk bercanda," ucapnya.

Selain itu, ia mengatakan ancaman bom tersebut diatur dalam Pasal 437 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Penyampaian informasi palsu soal bom yang membahayakan keselamatan penerbangan hingga mengakibatkan kecelakaan atau kerugian harta benda bisa dipidana penjara paling lama 8 tahun.

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT 687 rute Pontianak-Jakarta batal terbang karena seorang penumpang mengaku membawa bom. Sejumlah penumpang terluka akibat insiden ini.

Penyebabnya, para penumpang yang panik keluar lewat emergency exit dan naik ke sayap pesawat. Beberapa terlihat nekat meloncat sehingga mengalami luka.

Selain pelaku ancaman bom, pihak Lion Air melaporkan pembuka jendela darurat. Alasannya, jendela darurat dibuka tanpa instruksi awak kabin dan dianggap sebagai dugaan perusakan pesawat.

[detik]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,05 September 2016 - 14:53:16 WIB
Desak SP3 15 Perusahaan Dibuka Kembali

Dinilai Tak Becus Tangani Karhutla, HMI Desak Presiden Jokowi Copot Kapolri dan Kapolda Riau

PEKANBARU (WR) - Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau-Kepulauan Riau berdemonstras

Senin,21 Agustus 2017 - 23:15:55 WIB

Pemko Pekanbaru Dinilai Picu Bentrok Angkutan Online Vs Konvensional

PEKANBARU (Wahanariau) - Pemerintah Kota Pekanbaru dinilai sebagai penyebab bentrokan antara sopir a

BERITA LAINNYA
Kamis,18 Oktober 2018 - 00:50:50 WIB

Warga Laporkan Dugaan Korupsi di Kota Sungai Penuh ke KPK

JAKARTA - Sejumlah warga Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Provinsi J

Kamis,18 Oktober 2018 - 00:41:49 WIB

Suap Bupati Bekasi dan Sejumlah Kepala Dinas Diduga Terkait Prizinan Meikarta

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga suap diterima Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasi

Kamis,18 Oktober 2018 - 00:29:50 WIB

Fraksi PKS Tolak Legalisasi Penyebaran Paham LGBT di Sidang Parlemen Internasional

JAKARTA - Delegasi Parlemen Indonesia yang diwakili Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyatakan penol

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI