• Follow Us On : 

Dijemur dan Rambut Dicolak Seolah Pelaku Kriminal

Tanpa Pemberitahuan ke Pihak Keluarga, Orang Tua di Dumai 'Kutuk' Aksi Polisi Sembarang Tangkap Anak


Redaksi | Rabu,30 Mei 2018 - 03:02:18 WIB
Dibaca: 20502 kali 
Tanpa Pemberitahuan ke Pihak Keluarga, Orang Tua di Dumai 'Kutuk' Aksi Polisi Sembarang Tangkap Anak Photo : Monitorriau

DUMAI - Orang tua di Kota Dumai mengutuk aksi sweeping pihak kepolisian yang sembarangan melakukan penangkapan terhadap anak-anak, Selasa (29/05/2018).

Seperti diungkapkan Iren, warga Jalan Teratai yang mengaku kesal karena anaknya AA (12) ditangkap tanpa alasan yang jelas dan diperlakukan tidak pantas oleh pihak polisian.

"Anak saya bersama dua orang temannya setelah sholat subuh, tiba-tiba saja dihampiri polisi. Merasa takut salah seorangnya lari. Anak saya dan satu temannya tidak lari karena tidak merasa berbuat apa-apa, eh... malah mereka berdua ditangkap," kata Iren, sebagaimana dilansir Monitorriau.

Dikatakan Iren lagi, di kantor polisi anaknya bersama anak-anak lainnya dijemur dan dicolakkan seolah-olah pelaku kriminal. Padahal belum tentu mereka bersalah atau pelaku tawuran.

"Anak saya tak pernah terlibat tawuran kok malah ditangkap. Tidak hanya saya aja yang mengutuk aksi polisi ini, orang tua lainnya juga tidak terima," tukasnya geram.

Bahkan lebih parahnya kata Iren, tidak ada pemberitahuan dari polisi ke pihak keluarga soal anak-anak mereka yang ditangkap. Orang merasa kehilangan dan Iren sendiri mengakui baru mengetahui anaknya ditangkap polisi dari salah seorang teman anaknya pada pukul 2 siang.

"Bayangkan saya ini bulan puasa anak kami dijemur dan dibotakkan padahal anak kami bukan teroris. Tidak ada pemberitahuan sama sekali, saya saja tau sudah jam dua siang, itupun dari teman anak saya bukan ari pihak kepolisian" jelasnya.

Saat ini Iren mengakui anaknya AA yang masih berusia 12 tahun itu trauma dan tidak mau makan padahal dia dalam keadaan puasa. "Sungguh saya tidak terima, kalau anak saya sakit atau kenapa-kenapa karena hal ini," pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Dumai Novita Husni SH menyayangkan sikap polisi. Menurutnya secara psikologis mental anak akan terganggu dengan menjemur dan mencolakkan rambut anak-anak yang masih dibawah umur.

"Ya saya sebelumnya juga sudah mendapat laporan warga Jayamukti yang anaknya juga ditangkap polisi. Hal ini tentu mempengaruhi psikologis anak," jelasnya.

Novita mengatakan, seharusnya polisi yang mengaku sebagai sahabat anak tidak langsung bertindak demikian. Harusnya dilakukan pendataan dan memanggil orang tua si anak untuk tidakan lebih lanjut.

"Anak-anak ini dibawah umur, harus dilakukan pembinaan tapi jangan sampai menciderai mental dan psikologis mereka, terlepas mereka bersalah atau tidak," tutup Novita.

[mrc/mrc]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,26 Juli 2017 - 22:03:21 WIB

Konversi Lahan Tanpa Izin, PT Hutahean Ditetapkan Sebagai Tersangka

PEKANBARU (WR) - Diduga ‎mengkonversi 835 hektar kawasan hutan menjadi perkebunan tanpa ada izin

Sabtu,12 November 2016 - 14:55:05 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Pulau Jemur

ROKAN HILIR, Wahanariau -- Nelayan Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dihebohkan dengan penemu

Jumat,13 April 2018 - 12:49:28 WIB

Warga Bantan Bengkalis Digegerkan Penemuan Mayat Tanpa Busana

BENGKALIS - Warga Desa Teluk Papal, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, digegerkan dengan penemua

Rabu,08 Agustus 2018 - 03:55:40 WIB

Polri Bisa Tangkap Terduga Teroris Tanpa Menunggu Mereka Beraksi

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah memerintahkan kepada Densus 88 untuk terus melakukan

Selasa,23 Agustus 2016 - 17:24:58 WIB

Heboh...! Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Pelaku Pencurian

PEKANBARU (WR) - Penemuan sesosok mayat pria dengan kondisi tergeletak bersimbah darah bikin geger w

Selasa,15 November 2016 - 14:15:39 WIB

Nelayan Rohil Kembali Temukan Mayat Tanpa Identitas

ROKAN HILIR, Wahanariau -- Masyarakat Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) kembali diheboh

BERITA LAINNYA
Selasa,15 Januari 2019 - 02:08:37 WIB

Blockchain Project OASIS BEBIT Hosted Singapore Meetup Successfully

SINGAPORE - Media OutReach - 14 January 2019 - January 10, 2018, project OASIS B

Selasa,15 Januari 2019 - 02:04:25 WIB

ABACA member CEZEX becomes Asia’s First Digital Asset Exchange for Currency, Asset-Backed Security Tokens and Derivatives

SINGAPORE - Media OutReach - 14 January 2019 - Asia Blockchain and Crypto Associ

Selasa,15 Januari 2019 - 02:00:58 WIB

Chubb Appoints Glen Browne Deputy Regional President for Asia Pacific and Division President, Southeast Asia

SINGAPORE - Media OutReach - 14 January 2019 - Chubb announced today the appoint

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI