• Follow Us On : 

Ini Hukumnya Mengucap Salam Pada Non-Muslim


Redaksi | Senin,04 Juni 2018 - 04:06:24 WIB
Dibaca: 12428 kali 
Ini Hukumnya Mengucap Salam Pada Non-Muslim

JAKARTA - Dalam agama Islam, mengucapkan salam sangat dianjurkan bagi sesama muslim. Ucapan salam mengandung makna doa atau selamat, sejahtera dan keberkahan.

Apabila seorang muslim berjumpa dengan muslim lain maka disunnahkan memberi salam, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh yang berarti selamat sejahtera atas kamu.

Bagi yang menerima atau mendengar salam tersebut maka wajib menyahut atau membalas salamnya dengan lafaz, Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh yang artinya selamat sejahtera atas kamu juga.

Namun dalam pergaulan sehari-hari, seringkali teman non muslim kita terbiasa ikut mengucapkan salam pada kita, dan kita pun terkadang melemparkan salam untuk mereka.

Apa hukumnya apabila kita mengucapkan salam kepada selain yang beragama Islam dan bagaimana sikap kita saat menerima salam dari non muslim?

Menjawab pertanyaan ini, Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr Abdul Moqsith Ghazali menjelaskan bahwa di Indonesia sendiri, banyak kegiatan dan aktivitas yang sebenarnya melibatkan muslim dan non muslim. Beberapa di antaranya seperti hidup bertetangga dan bekerja sama dengan umat agama lain. 

"Kita hidup di Indonesia, kita bertetangga dengan umat agama lain. Umat Islam bertetangga dengan orang Kristen, bertetangga dengan orang Hindu, bertetangga dengan orang Budha, bertetangga dengan orang Konghucu dan seterusnya. Bahkan di lingkungan kantor kita menyaksikan umat Islam bekerja di dalam satu kantor dengan umat agama lain," ujar Moqsith.

Disampaikan Moqsith, mengenai bagaimana hukumnya mengucapkan salam kepada umat agama lain atau sebaliknya, dalam kitab fiqih, secara jelas akan menemukan perbedaan pendapat para ulama.

Sebagian ulama menyatakan, mengucapkan salam kepada umat agama lain atau menerima salam dari umat agama lain, itu diperbolehkan. Hal ini didasarkan kepada ketentuan umum di dalam Alquran yang menyatakan:

'Waidza khuyyitum bitakhiyyatin fakhayyu biakhsana minha au ruddhuha'

Jika mereka mengucapkan salam kepada umat Islam, ungkapan salamnya adalah ungkapan yang baik.

"Misalnya mengucapkan 'Assalamu'alaikum' kepada kita, maka kita diperbolehkan untuk mengucapkan 'wa'alaikumussalam'. Bahkan jika mereka sempurna mengucapkan 'Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh', maka kita mengembalikan salam itu kepada mereka juga secara sempurna," ucapnya.

Akan tetapi bagaimana apabila kita ingin mengucapkan salam kepada individu-individu atau kepada komunitas umat agama lain? Sebagian ulama menyatakan jika kita sesama umat Islam, langsung mengucapkan 'Assalamu'alaikum', baik umat Islam itu sedang sendiri atau bersamaan dengan yang lain. 

Tidak demikian halnya mengucapkan salam kepada umat agama lain. Contoh, jika kita bertemu dengan orang Kristen sedang sendirian, maka para ulama mengatakan kita tidak perlu mengucapkan 'Assalamu'alaikum', tapi mengucapkan 'Assalamu'alaika', yang artinya salam sejahtera hanya buat kamu.

Tapi jika mereka sedang bersama dengan yang lain dalam jumlah yang banyak, maka sebagian ulama memperbolehkan mengucapkan 'Assalamu'alaikum'.

"Apa inti dari ajaran salam ini? Kalau kita teliti redaksi, makna dan kandungan 'Assalamu'alaikum', sebenarnya adalah perintah untuk menebarkan perdamaian di permukaan bumi ini," urai Moqsith.

Alumni Ma'had Aly Situbondo Jawa Timur ini kemudian menuturkan, pernah ada sebuah kisah ketika umat Islam bersitegang dengan umat agama lain, persisnya adalah umat Islam dengan orang Yahudi di Madinah.

Orang Yahudi mengucapkan salam dengan makna yang diskriminatif, dengan makna yang buruk kepada umat Islam mereka menyatakan 'Assamu'alaikum', artinya kematian, kecelakaan buat kalian umat Islam. Dalam konteks ini maka kemudian umat Islam diperintahkan untuk menjawab 'Wa'alaikum', artinya begitu juga dengan kalian.

Moqsith mengatakan, hal tersebut adalah suasana yang tidak normal, di mana umat Islam berada dalam sebuah konflik dan ketegangan. Dalam konteks yang seperti itulah, maka keluar sebuah hadis dari Baginda Nabi Muhammad SAW yang melarang umat Islam untuk mengucapkan salam kepada orang Yahudi dan orang Kristen.

Artinya, jika suasananya di dalam perdamaian damai dan tidak sedang di dalam konflik, maka tidak ada argumen yang cukup memadai untuk melarang umat Islam mengucap salam kepada umat agama lain atau juga sebaliknya, menerima salam dari umat agama lain.

"Tapi dalam konteks Indonesia, seringkali kita menggunakan salam-salam yang lain. Misalnya selamat pagi, selamat sore, salam sejahtera, yang dari sudut dan maknanya memiliki kesamaan dengan apa yang diperintahkan oleh Baginda Rasulullah SAW. Perdamaian, toleransi, kerukunan adalah ajaran pokok yang terpatri di dalam anjuran untuk mengucapkan salam kepada sesama umat manusia," pungkas Moqsith.

[dtk/dtk]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,31 Desember 2016 - 13:36:27 WIB

Selain Melangsingkan, Ternyata Ini Manfaat Positif Berdiet

WAHANARIAU -- Menjaga asupan pola makan atau diet merupakan salah satu cara efektif untuk menurunkan

Rabu,02 Agustus 2017 - 18:35:32 WIB

Ini Ciri Miss V Normal dan Sehat

JAKARTA (Wahanariau) - Seperti manusia, vagina juga bersifat individualistis. Meski satu sama lain t

Kamis,27 Desember 2018 - 00:32:14 WIB

Konser Sheila On 7 di Yogyakarta Dihentikan, Ini Penjelasan Polisi

YOGYAKARTA - Penghentian konser Sheila On 7 oleh ke polisian menjadi perbincangan di media sosial. K

Jumat,13 Oktober 2017 - 12:41:13 WIB

Turun Hingga 20 Kilogram, Ini Tips Diet Dari Gracia Indri

JAKARTA - Gracia Indri sedang melakukan diet total semenjak rumah tangganya dalam proses cerai denga

Senin,18 September 2017 - 11:36:29 WIB

Ini 7 Fakta Menarik Jelang Pernikahan Kahiyang Ayu Putri Presiden Jokowi

JAKARTA - Kabar rencana pernikahan puteri Presiden Jokowi dengan pria berdarah Batak, Bobby Nasutio

Sabtu,07 Januari 2017 - 19:20:34 WIB

Ini yang Terjadi Pada Tubuh Bila Terlalu Banyak Minum Air

WAHANARIAU -- Gaya hidup sehat bisa jadi berbahaya bila dipraktekkan dengan cara yang tidak sehat da

BERITA LAINNYA
Selasa,21 Mei 2019 - 03:10:22 WIB

Alibaba Cloud, China Telecom, Google Cloud, HUAWEI CLOUD & McAfee – Catch them All In One Place at Cloud Expo Asia, Hong Kong

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 20 May 2019 - With just two days to go until

Selasa,21 Mei 2019 - 03:07:03 WIB

Atradius Reveals Fear of Rising Insolvencies Drives up Demand for Credit Insurance in Asia Pacific

Over 44% of businesses in the region will increase bad debt reserves, given the challenging business

Selasa,21 Mei 2019 - 03:02:59 WIB

Luzheng Futures & Guohai Liangshi Capital Management Selected for Cotton Options Market Making, Powered by Horizon

Zhengzhou Commodity Exchange chooses Luzheng Futures and Guohai Liangshi Capital Management to provi

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI