• Follow Us On : 

Ini Hukumnya Mengucap Salam Pada Non-Muslim


Redaksi | Senin,04 Juni 2018 - 04:06:24 WIB
Dibaca: 12895 kali 
Ini Hukumnya Mengucap Salam Pada Non-Muslim

JAKARTA - Dalam agama Islam, mengucapkan salam sangat dianjurkan bagi sesama muslim. Ucapan salam mengandung makna doa atau selamat, sejahtera dan keberkahan.

Apabila seorang muslim berjumpa dengan muslim lain maka disunnahkan memberi salam, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh yang berarti selamat sejahtera atas kamu.

Bagi yang menerima atau mendengar salam tersebut maka wajib menyahut atau membalas salamnya dengan lafaz, Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh yang artinya selamat sejahtera atas kamu juga.

Namun dalam pergaulan sehari-hari, seringkali teman non muslim kita terbiasa ikut mengucapkan salam pada kita, dan kita pun terkadang melemparkan salam untuk mereka.

Apa hukumnya apabila kita mengucapkan salam kepada selain yang beragama Islam dan bagaimana sikap kita saat menerima salam dari non muslim?

Menjawab pertanyaan ini, Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr Abdul Moqsith Ghazali menjelaskan bahwa di Indonesia sendiri, banyak kegiatan dan aktivitas yang sebenarnya melibatkan muslim dan non muslim. Beberapa di antaranya seperti hidup bertetangga dan bekerja sama dengan umat agama lain. 

"Kita hidup di Indonesia, kita bertetangga dengan umat agama lain. Umat Islam bertetangga dengan orang Kristen, bertetangga dengan orang Hindu, bertetangga dengan orang Budha, bertetangga dengan orang Konghucu dan seterusnya. Bahkan di lingkungan kantor kita menyaksikan umat Islam bekerja di dalam satu kantor dengan umat agama lain," ujar Moqsith.

Disampaikan Moqsith, mengenai bagaimana hukumnya mengucapkan salam kepada umat agama lain atau sebaliknya, dalam kitab fiqih, secara jelas akan menemukan perbedaan pendapat para ulama.

Sebagian ulama menyatakan, mengucapkan salam kepada umat agama lain atau menerima salam dari umat agama lain, itu diperbolehkan. Hal ini didasarkan kepada ketentuan umum di dalam Alquran yang menyatakan:

'Waidza khuyyitum bitakhiyyatin fakhayyu biakhsana minha au ruddhuha'

Jika mereka mengucapkan salam kepada umat Islam, ungkapan salamnya adalah ungkapan yang baik.

"Misalnya mengucapkan 'Assalamu'alaikum' kepada kita, maka kita diperbolehkan untuk mengucapkan 'wa'alaikumussalam'. Bahkan jika mereka sempurna mengucapkan 'Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh', maka kita mengembalikan salam itu kepada mereka juga secara sempurna," ucapnya.

Akan tetapi bagaimana apabila kita ingin mengucapkan salam kepada individu-individu atau kepada komunitas umat agama lain? Sebagian ulama menyatakan jika kita sesama umat Islam, langsung mengucapkan 'Assalamu'alaikum', baik umat Islam itu sedang sendiri atau bersamaan dengan yang lain. 

Tidak demikian halnya mengucapkan salam kepada umat agama lain. Contoh, jika kita bertemu dengan orang Kristen sedang sendirian, maka para ulama mengatakan kita tidak perlu mengucapkan 'Assalamu'alaikum', tapi mengucapkan 'Assalamu'alaika', yang artinya salam sejahtera hanya buat kamu.

Tapi jika mereka sedang bersama dengan yang lain dalam jumlah yang banyak, maka sebagian ulama memperbolehkan mengucapkan 'Assalamu'alaikum'.

"Apa inti dari ajaran salam ini? Kalau kita teliti redaksi, makna dan kandungan 'Assalamu'alaikum', sebenarnya adalah perintah untuk menebarkan perdamaian di permukaan bumi ini," urai Moqsith.

Alumni Ma'had Aly Situbondo Jawa Timur ini kemudian menuturkan, pernah ada sebuah kisah ketika umat Islam bersitegang dengan umat agama lain, persisnya adalah umat Islam dengan orang Yahudi di Madinah.

Orang Yahudi mengucapkan salam dengan makna yang diskriminatif, dengan makna yang buruk kepada umat Islam mereka menyatakan 'Assamu'alaikum', artinya kematian, kecelakaan buat kalian umat Islam. Dalam konteks ini maka kemudian umat Islam diperintahkan untuk menjawab 'Wa'alaikum', artinya begitu juga dengan kalian.

Moqsith mengatakan, hal tersebut adalah suasana yang tidak normal, di mana umat Islam berada dalam sebuah konflik dan ketegangan. Dalam konteks yang seperti itulah, maka keluar sebuah hadis dari Baginda Nabi Muhammad SAW yang melarang umat Islam untuk mengucapkan salam kepada orang Yahudi dan orang Kristen.

Artinya, jika suasananya di dalam perdamaian damai dan tidak sedang di dalam konflik, maka tidak ada argumen yang cukup memadai untuk melarang umat Islam mengucap salam kepada umat agama lain atau juga sebaliknya, menerima salam dari umat agama lain.

"Tapi dalam konteks Indonesia, seringkali kita menggunakan salam-salam yang lain. Misalnya selamat pagi, selamat sore, salam sejahtera, yang dari sudut dan maknanya memiliki kesamaan dengan apa yang diperintahkan oleh Baginda Rasulullah SAW. Perdamaian, toleransi, kerukunan adalah ajaran pokok yang terpatri di dalam anjuran untuk mengucapkan salam kepada sesama umat manusia," pungkas Moqsith.

[dtk/dtk]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,13 Agustus 2017 - 15:32:50 WIB

Tingkatkan Gairah Seksual Dengan 5 Cara Alami ini

Wahanariau - Banyak pasangan yang mengalami masalah , salah satunya adalah gairah seksual yang renda

Selasa,22 Agustus 2017 - 18:32:32 WIB

Engku Emran Izin Menikahi Laudya Bella, Ini Reaksi Putrinya

JAKARTA (Wahanariau) -- Laudya Cynthia Bella  santer dikabarkan akan mengakhiri masa lajang den

Selasa,27 Maret 2018 - 02:04:11 WIB

Suasana Hati Lagi Buruk? Makan 6 Makanan Ini

TIPS - Suasana hati yang buruk akan membuat Anda tidak nyaman. Ini juga akan membuat orang lain terg

Kamis,21 Agustus 2014 - 06:39:40 WIB

Gelas Sampanye Ini Berbentuk Payudara Kiri Kate Moss

WAHANA - Sebuah merek sampanye, yang sangat menggemari supermodel Kate Moss, telah berkolaboras

Senin,17 Juli 2017 - 11:10:29 WIB

Ini 7 Manfaat Menyantap Buah dengan Kulitnya

JAKARTA (WR) - Buah memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Oleh karena itu, sangat penting untuk memp

Senin,21 Agustus 2017 - 13:07:09 WIB

Temenmu Susah Bayar Hutang? Ini Dia Tips Jitu Cara Nagih Hutang Biar Bayarnya Lebih Ngalir Lagi

WAHANARIAU -- Utang-piutang selalu saja jadi urusan yang pelik, terlebih bila berhubungan dengan ika

BERITA LAINNYA
Kamis,07 November 2019 - 15:21:41 WIB

FlexEnable Acquires Merck’s OTFT Materials Portfolio for Flexible Displays

FlexEnable is the first company to offer a complete solution – materials and processes –

Kamis,07 November 2019 - 15:15:18 WIB

Kuehne + Nagel Launches New Airfreight Perishable Hub in New Zealand

One of the world's leading perishable logistics providers further expands its global network

Kamis,07 November 2019 - 15:12:12 WIB

New Economic Impact Study Shows that Singapore SMEs Financed by SME Financing Platform Validus Capital Contributed Over S$400 Million in GDP in 2018

Validus Capital (Validus) is filling a critical financing gap for SMEs across industries to fuel S

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI