• Follow Us On : 

Ini Peran Indonesia Sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB


Redaksi | Minggu,10 Juni 2018 - 02:40:12 WIB
Dibaca: 837 kali 
Ini Peran Indonesia Sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB

NEW YORK — Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB (DK-PBB) untuk periode 2019-2020. Pemilihan dilakukan oleh majelis umum PBB di markas besar PBB di New York (8/6/2018).

Pada periode tersebut Indonesia akan mengemban tugas bersama 5 negara anggota tetap DK PBB (Amerika Serikat, Inggris, Perancis, RRT dan Rusia) serta 5 negara anggota tidak tetap lainnya (Pantai Gading, Guinea Ekuatorial, Kuwait, Peru dan Polandia), serta 4 negara lainnya yang terpilih bersama Indonesia (Republik Dominika, Afrika Selatan, Jerman dan Belgia).

Dalam laman resmi Kementrian Luar Negri disebutkan bahwa Indonesia akan memperkuat ekosistem perdamaian dan stabilitas global. Sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, Indonesia akan mendorong budaya habit of dialogue, agar penyelesaian konflik dapat selalu dilakukan secara damai.

Indonesia juga akan berupaya meningkatkan sinergi antara organisasi kawasan dengan DK PBB dalam menjaga perdamaian, serta meningkatkan kapasitas pasukan perdamaian PBB termasuk peran perempuan.

Indonesia juga akan memanfaatkan keanggotaan di DK PBB agar terbentuk global comprehensive approach untuk memerangi terorisme, radikalisme, dan ekstrimisme.

Sejalan dengan prioritas polugri Indonesia untuk meningkatkan peran Indonesia di tingkat kawasan dan global di bawah Pemerintahan Jokowi, pencalonan dan kampanye Indonesia untuk DK PBB dimulai pada tahun 2016.

Mulai 1 Januari 2019 sampai dengan 31 Desember 2020 mendatang, Indonesia akan menjadi bagian dari proses perumusan kebijakan di dalam DK PBB. Badan tersebut merupakan badan utama PBB yang memiliki peran dan tugas untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Peran Indonesia di Dewan Keamanan PBB juga akan dimanfaatkan untuk mendorong kemitraan global agar tercapai sinergi antara penciptaan perdamaian dan kegiatan pembangunan berkelanjutan.

“Global partnership yang kuat dalam menciptakan perdamaian, keamanan dan stabilitas akan berkontribusi pencapaian agenda pembangunan PBB 2030,” tegas Menlu Retno.

Selain keempat fokus tersebut, isu Palestina juga akan menjadi perhatian Indonesia, selama menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Indonesia juga akan mengajak negara anggota Dewan Keamanan PBB lainnya, untuk membuat Dewan Keamanan PBB bekerja, lebih efesien, efefektif, dan akuntable Dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan perdamaian global.*** [Kemlu]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,12 September 2016 - 18:35:04 WIB

Memalukan...! Ngakunya Tolak Dua Sapi Korban Dari Ahok, Ini Ada Bukti Tanda Terima

JAKARTA (WR) – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dharma Jaya yang menjadi penanggungjawab pengir

Jumat,18 Agustus 2017 - 15:53:14 WIB

Mengapa ''Monster Laut'' Ini Sering Terdampar Menjelang Gempa?

WAHANARIAU -- Fenomena mengenai oarfish yang panjang dan mirip ular terbang di pantai selalu mengund

Selasa,25 Juli 2017 - 14:39:12 WIB

Kaget Pemerintahnya Dipercaya Rakyat, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

JAKARTA (WR) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasi, penghargaan yang tinggi kepada se

Rabu,30 Agustus 2017 - 22:13:25 WIB

Dari Balik Penjara, Ini Isi Doa Ahok untuk Najwa Shihab

JAKARTA (Wahanariau) -- Acara Mata Najwa episode terakhir ditayangkan pada Rabu (30/8/2017). Dalam a

Selasa,15 Agustus 2017 - 23:01:26 WIB

Ini Profil 8 Tokoh Penerima Anugerah Tanda Kehormatan dari Presiden Jokowi

JAKARTA (Wahanariau) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indon

Jumat,01 September 2017 - 00:47:21 WIB

Memasuki Tahun Politik, Ini Pesan Presiden Pada Semua Menteri

JAKARTA (Wahanariau) - Dalam pengantarnya pada sidang kabinet paripurna, Selasa (29/8/2017) siang, P

BERITA LAINNYA
Selasa,22 Januari 2019 - 02:05:03 WIB

MIMS and Ashfield Healthcare Communications Join Forces in Strategic Alliance

SINGAPORE - Media OutReach - 21 January 2019 - MIMS, Asia's largest multi-channel

Selasa,22 Januari 2019 - 01:50:52 WIB

SalamWeb Technologies MY Introduces World’s First Shariah Compliant Internet Suite of Services

Endorsed by Amanie Shariah Supervisory Board; in conformity with MDEC's Islamic Digital Econom

Selasa,22 Januari 2019 - 01:46:44 WIB

CUHK Business School Research Reveals Local CEOs Are Less Likely To Make Myopic Operating Decisions Than Nonlocal CEOs

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 21 January 2019 - Chief Executive Offic

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI