• Follow Us On : 

Peluang Indonesia Ikut Piala Dunia


Redaksi | Senin,25 Juni 2018 - 14:21:03 WIB
Dibaca: 920 kali 
Peluang Indonesia Ikut Piala Dunia Muhammad Fadhli, Pengamat Sepakbola. (Dok. Diatunes Management)

PADANG - Ajang bergengsi Piala Dunia yang selalu menarik perhatian penduduk bumi menjadi satu kebanggaan tersendiri bagi setiap negara yang bisa ikut tampil. Untuk dapat menjadi salah satu dari 32 negara pesertanya tentu tidaklah mudah, babak kualifikasi begitu ketat harus dihadapi.

Sebagai bangsa Indonesia kita seperti sudah menisankan keinginan, seakan Indonesia tak layak tampil di ajang itu. Ironi, seperti di FIFA World Cup Russia 2018 ini, kita menjagokan negara lain dan membelanya, sampai mau mengeluarkan biaya untuk mengoleksi bermacam merchandise dan mengenakan kaos tim negara itu.

Menyaksikan setiap pertandingan FIFA World Cup yang digelar setiap sekali empat tahun ini kita bisa menarik kesimpulan, bahwa banyak faktor yang membuat sebuah tim untuk bisa jadi pesertanya, mulai dari skill permainan, fisik, tim yang solid, dukungan pemerintah, dan lainnya.

Meskipun bangsa Indonesia seakan telah menisankan keinginan Timnas dari negaranya untuk ikut Piala Dunia, namun bukan berarti Pemerintah tinggal menaburkan bunga. Justru pemerintah selalu berusaha menghidupkan terus kemungkinan itu, dengan memberikan perhatian dan dukungan nyata pada dunia persebakbolaan di Tanahair, baik dalam bentuk fasilitas, pendanaan, pelatihan, kaderisasi, dan berbagai bentuk dukungan moril dan materil lainnya. Tapi ini belum membuahkan hasil sesuai yang diinginkan.

Kita tahu, permainan sepakbola itu juga adalah adu kekuatan fisik, mental, dan sprint. Setiap tim yang ikut Piala Dunia sudah memiliki itu, bisa dikatakan Piala Dunia saat ini lebih pada adu strategi. Bagaimana otak akan bisa diadu ketika fisik dan mental belum mendukung?

Membahas fisik tentu akan merujuk pada postur dan stamina atlitnya. Dan ini sangat erat kaitannya dengan ras. Selama ini rekrut permain untuk Timnas bertujuan baik, dari liga untuk melahirkan pemain yang layak dipilih. Tim yang berlaga berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, mencerminkan keadilan dan Bhineka Tunggal Ika.

Kita juga tahu, Indonesia dihuni oleh beberapa ras, di antaranya; Negro Melanesia, Mongoloid Melayu, keturunan asing. Ras campuran secara fisik tidak sekuat ras murni.

Di Indonesia ras negro melanesia diklasifikan sebagai ras yang memiliki tubuh yang tegap, dan lebih tinggi. Mayoritas mereka menghuni Papua, Maluku, dan Riau. Secara fisik mereka lebih kuat.

Jika dari orang-orang dari ras negroid melanesia ini direkrut dan dibina, dengan penanganan khusus dan beradaptasi pada stereotip agar sejalan dengan regulasi yang ada dalam dunia persebakbolaan, akan jadi peluang besar bagi Indonesia untuk ikut Piala Dunia.****

Ditulis oleh Muhammad Fadhli

 


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Sabtu,17 November 2018 - 00:28:09 WIB

Strong Interest In ASEAN Summit 2018 With 2.1m Tweets Around The Region’s Biggest Diplomatic Meetings This Week

SINGAPORE - Media OutReach - 16 November 2018 - As the world tuned in for the 33rd&nb

Sabtu,17 November 2018 - 00:15:12 WIB

Arrow Electronics Named as 'Great Place to Work for 2018' in Korea

SEOUL, KOREA - Media OutReach - November 16, 2018 - Global technology solutions provi

Sabtu,17 November 2018 - 00:11:13 WIB

Targus Rai 35 Tahun Perintis Inovasi Harian Bagi Tenaga Kerja Kian Berubah Untuk Kekal Memberi Pencapaian Terbaik Setiap Masa Dan Di Mana Juga

BEIJING, CHINA - Media OutReach - 16 November 2018 - Targus, peneraju dalam aksesori

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI