• Follow Us On : 

Lima JCH Riau Gagal Berangkat Tahun Ini


Redaksi | Rabu,11 Juli 2018 - 01:44:32 WIB
Dibaca: 135 kali 
Lima JCH Riau Gagal Berangkat Tahun Ini

PEKANBARU - Lima Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Riau dipastikan batal berangkat tahun ini. Pasalnya, Kelima JCH tersebut tidak memenuhi syarat Istithaah. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Nazir kepada wartawan, Selasa (10/7/2018).

Dijelaskannya, batalnya berangkat Lima dari 5.302 JCH tersebut disebabkan beberapa faktor, seperti mengidap penyakit kanker calon stadium IV, hamil, dimensi berat, dan gagal ginjal.

Disisi lain kata Mimi, ada juga JCH Riau yang dinyatakan tidak lulus istithaah, namun bisa diberangkatkan dengan syarat, sebanyak 17 jemaah. Ke 17 jamaah ini kembali akan menjalani cek kesehatan, jika dinyatakan memenuhi syarat maka bisa diberangkatkan.

“Jadi seluruh JCH Riau wajib mengikuti tes kesehatan dan dikeluarkan istithaahnya. Kalau tidak memenuhi syarat maka tidak diberangkatkan. Sedangkan yang cadangan itu bisa berangkat setelah ada tes selanjutnya dan dinyatakan sehat,” jelas Mimi.

Dijelaskan Mimi, untuk jumlah JCH Riau diperkirakan berangkat sebanyak 5.050 jemaah, dan selebihnya cadangan. Seluruh JCH diwajibkan menjalani istithaah walaupun masuk sebagai JCH cadangan.

Dari jumlah 5.302 JCH hanya 927 JCH yang betul-betul memenuhi syarat istithaah. Sedangkan 4.353 JCH memenuhi syarat dengan pendampingan.

"Jadi pada tahun 2018 ini terjadi perubahan kebijakan oleh Kementerian Agama dimana hasil pemeriksaan kesehatan menjadi syarat pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dan bagi jemaah haji yang tidak istithaah tidak dapat melunasi BPIH serta penetapan pelunasan yang dipercepat,” jelanya.

“Selain itu juga terjadi perubahan dalam pencatatan hasil pemeriksaan kesehatan jemaah haji dari menggunakan Buku Kesehatan Jemaah Haji (BKJH) menjadi Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH). Dan perubahan kebijakan tersebut cepat diadaptasi oleh Tim Penyelenggaran Kesehatan Jemaah di Provinsi maupun di Kabupaten sehingga tidak menjadi hambatan dan masalah dalam penyelenggaraan kesehatan haji. Yang cadangan ketika dia masuk, tinggal masuk saja. Jadi semua harus dites,” tambah Mimi.

Dijelaskan Mimi, dari sisi kondisi kesehatan jemaah haji, JCH risiko tinggi (Risti) masih cukup tinggi yaitu sebesar 73,93 % hal ini tentunya beban petugas kesehatan haji yang mendampingi jemaah di kloter Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD). Termasuk Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang akan melayani jemaah haji selama melaksanakan ibadah haji di Arab Saudi.

“Selain itu suhu yang cukup tinggi di Arab Saudi akan memperburuk kondisi kesehatan jemaah haji risti apabila tidak dijaga dengan baik. Untuk itulah sangat diwajibkan adanya tes kesehatan,” ungkapnya.

Pada Tahun 2018 jumlah kloter Riau sebanyak 16 kloter penuh dan 2 kloter gabungan. Untuk kloter penuh semua petugas berasal dari Provinsi Riau yang terdiri dari TKHI: 11 dokter dan 22 perawat serta TKHD: 3 orang dokter dan 1 orang perawat.

Untuk jadwal keberangkatan JCH Riau sendiri dimulai pada tanggal 18 Juli melalui embarkasi Batam. Dan kloter terakhir akan diberangkatkan pada tanggal 13 Agustus 2018. (mcr/mcr)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,14 Agustus 2017 - 17:14:04 WIB

Mau Merusak Indonesia Dengan Intoleransi? Ini Pesan Panglima TNI

JAKARTA (Wahanariau) - Beragam isu intoleran masih banyak beredar di tengah masyarakat. Isu tak jela

Selasa,22 Mei 2018 - 01:06:38 WIB

''Peluk Saya'' Muslimah Bercadar Curi Perhatian Pengunjung Pasar Ramadan Sudirman

DUMAI - Puji, wanita memakai hijab yang melakukan aksi serangan teror bom bunuh diri di gereja di Su

Selasa,18 Juli 2017 - 17:54:53 WIB

Panglima TNI : Pada Era Global Peran Ulama Jauh Lebih Penting

JAKARTA (WR) - Panglima TNI Gatot Nurmantyo menyebut saat ini bangsa Indonesia hidup di era yang pen

Minggu,01 April 2018 - 14:15:26 WIB

Lima Fakta Menarik Temuan Parasit Cacing di Ikan Makarel Kaleng

JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menemukan sebanyak 27 merek ikan makarel atau sa

Senin,18 September 2017 - 21:49:32 WIB

Nobar Film G30S/PKI, Panglima TNI: Itu Perintah Saya, Mau Apa?

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo rupanya tidak ambil pusing atas polemik pemutaran fi

Sabtu,26 Mei 2018 - 21:11:33 WIB

RAPP Santuni Lima Panti Asuhan di Pekanbaru

PEKANBARU - PT Riau Andalan Pulp and Paper mengadakan acara buka bersama kalangan insan pers, pemeri

BERITA LAINNYA
Sabtu,14 Juli 2018 - 01:55:33 WIB

Satu Korban Terjepit Tongkang di Dermaga PT BDL Indragiri Hilir Meninggal Dunia

TEMBILAHAN - Satu dari dua korban yang terjepit tongkang di Dermaga PT BDL Desa Belantaraya, Kecamat

Sabtu,14 Juli 2018 - 01:17:51 WIB

Ahli Waris Bisa Gantikan JCH yang Meninggal Dunia

PEKANBARU - Ada kabar baik bagi seluruh keluarga Jamaah Calon Haji (JCH) yang berangkat untuk tahun

Sabtu,14 Juli 2018 - 01:03:40 WIB

DPMPTSP Pekanbaru Raih Penghargaan Investment Award 2018

PEKANBARU - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI memberikan penghargaan terbaik nasional dibid

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI