• Follow Us On : 

Ini Alasan SPKMPT Pertamina RU II Dumai Gelar Demo


Redaksi | Rabu,18 Juli 2018 - 23:58:03 WIB
Dibaca: 677 kali 
Ini Alasan SPKMPT Pertamina RU II Dumai Gelar Demo

DUMAI - Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SPKMPT) Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai menggelar aksi demo besar - besaran dengan mengerahkan ratusan Karyawan Pertamina.

Demo yang berlangsung di sekitaran kantor dan kilang Pertamina RU II, Jalan Putri Tujuh, Dumai pada Rabu (18/7/2018) bertujuan untuk menentang sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai mempersulit kondisi dan bahkan dapat menyebabkan perusahaan milik BUMN ini gulung tikar.

Ketua SP-KMPT Pertamina RU II Dumai Riduan menyatakan, aksi yang dilakukan itu merupakan bentuk keprihatinan pekerja melihat kondisi perusahaan yang dinilai mengkhawatirkan, seperti bongkar pasang susunan direksi, kebijakan BBM satu harga, dimana seluruh biaya operasionalnya ditanggung Pertamina, penambahan kuota premium tanpa disubsidi dan penghapusan direktorat gas hingga berdampak terganggu efektifitas kinerja dan menyebabkan bertambahnya kerugian perusahaan.

"Aksi demonstrasi ini merupakan bentuk keprihatinan, karena pemerintah tidak menyikapi kebijakan yang dianggap dapat mengancam kelangsungan bisnis Pertamina dan Kedaulatan Negara atas Energi Nasional di sektor Migas," kata Riduan kepada pers, Rabu (18/7/2018) melalui rilisnya.

Kondisi Pertamina, Lanjutnya, makin dipeparah, karena belum ditunjuknya hingga kini pejabat tetap Direktur Utama oleh Kementrian BUMN, ditambah persoalan penyatuan Pertamina Gas (Pertagas) ke Perusahaan Gas Negara (PGN) yang dianggap jadi penyebab kesulitan kelangsungan bisnis kedepan.

Rencana proses penggabungan Pertagas ke PGN ini dinilai akan menjatuhkan laba perusahaan dari sebelumnya 100 persen milik Pertamina ke tangan publik sehingga berpotensi mengurangi pendapatan Negara.

Menurutnya, sejumlah kebijakan Pemerintah dirasa juga bertentangan dengan semangat mengembalikan Kedaulatan Negara di sektor Migas, salah satu peraturan Menteri ESDM nomor 23 tahun 2018 tentang wilayah kerja Migas akan habis kontrak kerjasama diprioritaskan untuk diberikan kembali ke operator eksisting (Asing).

Kondisi ini menyebabkan makin kecilnya kesempatan Pertamina untuk dapat memiliki dan mengelola wilayah kerja Migas tersebut, khususnya blok rokan si Provinsi Riau berkapasitas produksi mencapai 220.000 BOPD dan akan berakhir kontrak kerjasamanya pada tahun 2021. Makanya sudah sepatutnya Gas Bumi dikelola oleh Negara bukan publik sesuai yang tertulis pada UUD 1945 pasal 33 ayat 2.

"Hal tersebut yang mendasari SPKMPT dengan tegas menyatakan menolak akusisi Pertagas oleh PGN," imbuh Agustiawan selaku Sekjen SPKMPT.

FSPPB (Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu) sebagai induk organisasi SPKMPT juga berpendapat, akuisisi yang dilakukan tidak menjamin dominasi penguasaan Negara sesuai amanat konstitusi, dimana Perusahaan yang 43,036 persen sahamnya dimiliki publik/swasta (dominan pihak asing) akun mengakuisisi perusahaan yang 100 persen dimiliki Negara.

Tindakan akuisisi Pertagas oleh PGN tersebut juga berpotensi mengakibatkan kerugian Negara dan patut diduga adanya tindakan penyalahgunaan wewenang yang bertujuan menguntungkan sekelompok pihak tertentu saja.

"Perjuangan inilah kita awali dengan menggelar aksi keprihatinan di depan kantor Pertamina RU II Dumai dan dilanjutkan pada Jum'at 20 Juli di Jakarta, juga akan dilanjutkan mogok kerja jika tidak mendapat perhatian serius dari Pemerintah," tukas Riduan.

Pantauan dilapangan, para Pekerja menyampaikan orasi di depan Gate I dan membentang spanduk bertuliskan Blok migas yang akan habis kontraknya harus dikelola oleh negara melalui Pertamina, kembalikan kedaulatan energi kepangkuan ibu pertiwi.

Juga bertuliskan Selamatkan Pertamina dari penjarahan yang terstruktur dan semena-mena. Dan jangan jadikan Pertamina sapi perahan hanya untuk memenuhi syahwat kekuasaan. (dcp/dcp)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,13 September 2017 - 13:19:59 WIB

Jual Istri untuk ''Foursome'', Suami Tetapkan Tarifnya Segini

SURABAYA - Polisi mengungkap perilaku seks menyimpang foursome yang dilakukan pasangan suami istri (

Kamis,08 Desember 2016 - 22:42:45 WIB

Masih Ingat Seekor Anjing Selamatkan Bayi...? Ternyata Wanita Ini yang Membuang Bayinya

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Kepolisian Resor (Polres) Siak, Provinsi Riau berhasil meringkus orangtua

Kamis,24 Agustus 2017 - 13:36:05 WIB

Viral di Medsos, Truk Cold Diesel Standing di Roro Bengkalis, Ternyata Ini Penyebabnya

BENGKALIS (Wahanariau) - Penumpang penyeberangan di Bengkalis dibuat geleng-geleng kepala oleh ulah

Kamis,15 Juni 2017 - 01:00:17 WIB

Rampas Motor Nasabah, Tiga Debt Collector Diamankan, Polisi : Ini Negara Hukum, Bukan Negara Barbar

SURABAYA - Tiga debt collector diamankan polisi. Mereka terbukti telah melakukan tindakan kekerasan

Sabtu,03 Desember 2016 - 17:24:07 WIB

Diduga Makar, Ini Alasan Mabes Polri Bebaskan 8 Aktivis

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Mabes Polri mengungkapkan alasan tidak melakukan penahanan terhadap 8 orang

Selasa,14 Maret 2017 - 15:00:53 WIB

Nekat Jual Sabu, Anak Putus Sekolah di Meranti Ini Ditangkap Polisi 

SELATPANJANG (WAHANARIAU) -- Kasus peredaran narkoba di Kepulauan Meranti kian marak, bahkan melibat

BERITA LAINNYA
Senin,13 Agustus 2018 - 15:24:37 WIB

Watts Miners Powerful Mining Rigs Create High Impact on the Market

NEW YORK - August 11, 2018 - Watts Miners, one of the latest players to enter the global c

Sabtu,11 Agustus 2018 - 15:56:27 WIB

Sandiaga Uno Cium Mobil Dinas Terakhir Kalinya

JAKARTA - Sejak dideklarasikan menjadi pendamping Prabowo dalam Pilpres 2019, Sandiaga Uno tamp

Sabtu,11 Agustus 2018 - 15:25:26 WIB

Ini yang Dilakukan Pendukung Prabowo-Sandi Usai Pencalonan Pilpres

JAKARTA - Berbicara mengenai capres dan cawapres, terselip pemandangan menarik dalam pencalonan pilp

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI