• Follow Us On : 

Ini Alasan SPKMPT Pertamina RU II Dumai Gelar Demo


Redaksi | Rabu,18 Juli 2018 - 23:58:03 WIB
Dibaca: 2184 kali 
Ini Alasan SPKMPT Pertamina RU II Dumai Gelar Demo

DUMAI - Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SPKMPT) Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai menggelar aksi demo besar - besaran dengan mengerahkan ratusan Karyawan Pertamina.

Demo yang berlangsung di sekitaran kantor dan kilang Pertamina RU II, Jalan Putri Tujuh, Dumai pada Rabu (18/7/2018) bertujuan untuk menentang sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai mempersulit kondisi dan bahkan dapat menyebabkan perusahaan milik BUMN ini gulung tikar.

Ketua SP-KMPT Pertamina RU II Dumai Riduan menyatakan, aksi yang dilakukan itu merupakan bentuk keprihatinan pekerja melihat kondisi perusahaan yang dinilai mengkhawatirkan, seperti bongkar pasang susunan direksi, kebijakan BBM satu harga, dimana seluruh biaya operasionalnya ditanggung Pertamina, penambahan kuota premium tanpa disubsidi dan penghapusan direktorat gas hingga berdampak terganggu efektifitas kinerja dan menyebabkan bertambahnya kerugian perusahaan.

"Aksi demonstrasi ini merupakan bentuk keprihatinan, karena pemerintah tidak menyikapi kebijakan yang dianggap dapat mengancam kelangsungan bisnis Pertamina dan Kedaulatan Negara atas Energi Nasional di sektor Migas," kata Riduan kepada pers, Rabu (18/7/2018) melalui rilisnya.

Kondisi Pertamina, Lanjutnya, makin dipeparah, karena belum ditunjuknya hingga kini pejabat tetap Direktur Utama oleh Kementrian BUMN, ditambah persoalan penyatuan Pertamina Gas (Pertagas) ke Perusahaan Gas Negara (PGN) yang dianggap jadi penyebab kesulitan kelangsungan bisnis kedepan.

Rencana proses penggabungan Pertagas ke PGN ini dinilai akan menjatuhkan laba perusahaan dari sebelumnya 100 persen milik Pertamina ke tangan publik sehingga berpotensi mengurangi pendapatan Negara.

Menurutnya, sejumlah kebijakan Pemerintah dirasa juga bertentangan dengan semangat mengembalikan Kedaulatan Negara di sektor Migas, salah satu peraturan Menteri ESDM nomor 23 tahun 2018 tentang wilayah kerja Migas akan habis kontrak kerjasama diprioritaskan untuk diberikan kembali ke operator eksisting (Asing).

Kondisi ini menyebabkan makin kecilnya kesempatan Pertamina untuk dapat memiliki dan mengelola wilayah kerja Migas tersebut, khususnya blok rokan si Provinsi Riau berkapasitas produksi mencapai 220.000 BOPD dan akan berakhir kontrak kerjasamanya pada tahun 2021. Makanya sudah sepatutnya Gas Bumi dikelola oleh Negara bukan publik sesuai yang tertulis pada UUD 1945 pasal 33 ayat 2.

"Hal tersebut yang mendasari SPKMPT dengan tegas menyatakan menolak akusisi Pertagas oleh PGN," imbuh Agustiawan selaku Sekjen SPKMPT.

FSPPB (Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu) sebagai induk organisasi SPKMPT juga berpendapat, akuisisi yang dilakukan tidak menjamin dominasi penguasaan Negara sesuai amanat konstitusi, dimana Perusahaan yang 43,036 persen sahamnya dimiliki publik/swasta (dominan pihak asing) akun mengakuisisi perusahaan yang 100 persen dimiliki Negara.

Tindakan akuisisi Pertagas oleh PGN tersebut juga berpotensi mengakibatkan kerugian Negara dan patut diduga adanya tindakan penyalahgunaan wewenang yang bertujuan menguntungkan sekelompok pihak tertentu saja.

"Perjuangan inilah kita awali dengan menggelar aksi keprihatinan di depan kantor Pertamina RU II Dumai dan dilanjutkan pada Jum'at 20 Juli di Jakarta, juga akan dilanjutkan mogok kerja jika tidak mendapat perhatian serius dari Pemerintah," tukas Riduan.

Pantauan dilapangan, para Pekerja menyampaikan orasi di depan Gate I dan membentang spanduk bertuliskan Blok migas yang akan habis kontraknya harus dikelola oleh negara melalui Pertamina, kembalikan kedaulatan energi kepangkuan ibu pertiwi.

Juga bertuliskan Selamatkan Pertamina dari penjarahan yang terstruktur dan semena-mena. Dan jangan jadikan Pertamina sapi perahan hanya untuk memenuhi syahwat kekuasaan. (dcp/dcp)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,19 Februari 2017 - 20:51:12 WIB

Ada Kandungan Babinya, Warga Pekanbaru Kini Takut Makan Bakso

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Penemuan bakso berbahan daging babi oleh Dinas Peternakan (Distanak) Kota

Minggu,30 April 2017 - 23:03:06 WIB

Tak Jera, Residivis Kasus Narkoba di Meranti Ini Kembali Masuk Penjara

SELATPANJANG - Pernah mendekam empat tahun dalam penjara akibat terjerat dalam kasus narkoba, sepert

Sabtu,04 Maret 2017 - 09:18:47 WIB

Banjir Mulai Surut, Daerah Pangkalan Sumbar Masih Terisolir Hingga Pagi Ini Akibat Longsor yang Menutup Jalan, Berikut Info Terbarunya

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Banjir besar yang melanda wilayah Pangkalan Koto Baru Provinsi Sumatera Ba

Selasa,29 Agustus 2017 - 22:11:27 WIB

Perempuan Ini Nyaris Tewas

SHENZHEN (Wahanariau) -- Seorang wanita nyaris kehilangan nyawanya, ketika lantai yang dipijak ambru

Kamis,09 Maret 2017 - 10:48:36 WIB

Ngaku dapat Sewaan Senjata dari Mantan Marinir, Perampok di Bengkalis Diringkus

BENGKALIS - Polres Bengkalis berhasil menangkap Dua orang Pelaku dari komplotan prampokan lintas pro

Jumat,16 Februari 2018 - 00:53:04 WIB

Ditangkap Karena Narkoba, Pria Ini Kabur Lalu Tabrak Polisi dan Warga

SURABAYA - Ifron Muchtarom, warga Jalan Raya Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur

BERITA LAINNYA
Sabtu,13 April 2019 - 02:03:12 WIB

The Ancient Art of a Powerful Divination Method is Sparking Global Interest

Chinese Metaphysics Expert Dato' Joey Yap Held the Biggest-ever Qi Men Dun Jia Class for over 2,

Sabtu,13 April 2019 - 01:53:33 WIB

MSIG Launches Gluco SafeGuard

The First General Insurer To Launch An Innovative Product For People With Pre-Diabetes And Type

Sabtu,13 April 2019 - 01:49:13 WIB

Sega Entertainment Selects Infor ERP Solution to Modernise its Operating Environment

Deploys versatile “Infor LN” to streamline workflows limited by highly-customized missio

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI